
"Pagi Tante, bisa bertemu dengan Cheryl?" Mama sedikit terkejut tiba-tiba ada suara dibelakangnya.
Mama Cheryl pun menoleh mencari tahu siapa yang pagi-pagi datang mencari anaknya .
Sedikit terkejut Mama Cheryl lalu mengeryitkan keningnya."Haii Arka, tumben pagi-pagi. Ada apa nih?" selidik Mama Cheryl.
Yang awal melihat kehadiran Arka sempat mengira melihat sosok Bagas mendatanginya. Tetapi detik berikutnya akal sehat mama, kembali bekerja dan sadar bahwa yang sedang berada dihadapannya saat ini adalah Arka bukanlah Bagas.
Arka tersenyum sambil mengulurkan tangannya hendak berjabat tangan.
"Maaf ya Arka, mama tidak bisa berjabat tangan,. Mama tangannya belepotan." mama menolak halus sambil menunjukan tangannya yang penuh tanah karena baru saja menanam beberapa bunga kesayangannya di halaman samping.
"Oh tidak apa-apa. Wah Tante ternyata suka berkebun juga ya.Suka bunga apa Tan?" tanya Arka basa basi.
"Suka banget juga enggak.Kalau ada waktu saja Tante berkebun .Damai rasanya bila melihat aneka bunga warna-warni di halaman rumah kita." ungkap mama Cheryl.
"Arka punya lukisan bunga, Tante mau? Nanti Arka bawa kesini ya hadiah special buat Tante dari Arka. Walau bukan bunga beneran tapi yakin Tante pasti suka."
"Terima kasih nak Arka, gak perlu repot-repot." ucap Mama Cheryl.
"Gak repot kok Tan. Lukisannya juga sudah lama siap.Selesai pameran di London waktu itu." jelas Arka.
"Oh ya,? Pasti bagus itu kalau selesai pameran." puji Mana Cheryl.
__ADS_1
Arka hanya tersenyum."Selera Tante. Karya seni itu tidak ada yang yang bagus atau jelek. Semua tergantung selera. Setiap individu itu pasti berbeda seleranya. Yang kita bilang bagus belum tentu orang lain juga suka. Bisa jadi bagi mereka itu jelek"
Mama Cheryl mengangguk angguk tanda mengerti maksud Arka.
Mama Cheryl kagum akan penilaian Arka, benar-benar mencerminkan jiwa seninya.Bahwa yang namanya seni itu tidak bisa diukur dari bagus atau jeleknya rupa tetapi nilai dan selera masing-masing individu.
"Anak yang cerdas.Walau secara fisik mirip dengan Bagas tetapi cara berpikir mereka sangat bisa dipastikan jauh berbeda. " batin mama Cheryl.
" Oh iya tan, bisa Arka ketemu dengan Cheryl?" ulang Arka kembali.
"Cheryl?" Mama Cheryl terlihat bingung harus menjawab apa pertanyaan Arka.
"Iya. Cheryl nya ada?"
Arka menyatukan kedua alisnya."Beberapa hari ke depan? Lha memangnya Cheryl kemana Tante?"
"Ehmm Cheryl sekarang ada di Australia." jawab singkat mama.
"Australia Tante? Beneran?" Arka terkejut mendengar jawaban mama Cheryl.
Mama pun menganggukkan kepalanya tanda yakin dengan yang diucapkannya.
Arka terlihat sedikit bingung. Sesaat Arka berpikir mungkin ada hubungannya dengan kehamilan Cheryl sehingga mengharuskan ia berobat ke Australia."Tapi kalau memang berobat kok Australia yang dipilih? Sepertinya bukan masalah kandungan Cheryl.Lantas kenapa?" gejolak hati Arka.
__ADS_1
'Kalau Arka boleh tahu, ada keperluan apa Tante, Cheryl berada di Australia?" tanya Arka penasaran.
"Itu ...., karena waktu itu kan---" belum selesai mama menjelaskan. Fany datang dan memotong pembicaraan mama dengan Arka.
"Kak Arka?? Wow pa kabar kak? Tumben pagi-pagi sudah sampai disini ada apa nih? Jarang - jarang lho kakak muncul sebelum matahari benar-benar total menyinari sebagian dari bumi ini." seru Fany terkejut.
Arka hanya tersenyum samar.
"Baik.Kamu sendiri pa kabar?"
"Alhamdulillah kak ." jawab Fany.
"Ya sudah kalian ngobrol dulu yang enak.Mama mau ke dapur dulu, bikin minuman special buat kita semua ." Lalu mama pun pergi meninggalkan Arka dengan Fany.
"Fan, kata Tante Eva, Cheryl sekarang berada di Australia untuk beberapa hari ke depan.Benarkah?" tanya Arka lebih detail.
Fany terlihat menarik napas beberapa kali."Yup kami belum tahu, kapan pastinya Cheryl kembali ke Indo. Harusnya sih besok atau mungkin lusa. Ntar kalau dia sudah pulang aku kabari kak Arka deh!" janji Fany.
"Dengan siapa Cheryl kesana dan ada keperluan apa dia ke Australia, pentingkah? Bukannya kandungan Cheryl sudah memasuki bulan ke sembilan. Tinggal tunggu tanda-tanda persalinannya saja. Kok malah terbang ke negri orang." protes Arka.
"Cheryl berangkat sendiri.Menyusul Darrel ke sana." ucap singkat Fany.
"Darrel? Menyusul Darrel?" Arka terkejut dengan jawaban Fany
__ADS_1
......................🌺🌸🌺............