
^^H A P P Y R E A D I N G^^
🌹🌹🌹🌹🌹
Siang berganti sore, seperti itulah hari-hari yang di lalui Arr sepanjang hari nya yang tidak pernah merasakan waktu yang cepat berlalu, karena banyak nya pekerjaan nya yang setiap harinya semakin bertambah banyak itu.
Tok..tok..
Tidak mendapatkan sahutan, membuat Arr masuk ke rumah sederhana nya itu, tidak terlalu besar tapi memiliki dua kamar, ruang tamu yang tidak terlalu luas, satu kamar mandi dan satu petak dapur.
Rumah sederhana yang penuh dengan kenangan perjuangan masa kecilnya yang banting tulang untuk bisa mendapatkan surat rumah nya.
Ahk, mengingat itu membuat Arr menjadi merindukan adik kesayangan nya.
adiknya itu pasti sedang bekerja di tempat baru, Arr cukup senang karena Jenn adik nya kembali mendapatkan pekerjaan yang bisa membuat tabungan mereka kenyang.
"Sebentar lagi Jenn pasti pulang, lebih baik aku mandi duluan." gumam Arr.
Arr masuk ke kamar nya, dan saat melihat tempat tidur nya yang nampak masih rapih itu.
ingin rasanya dia merebahkan tubuhnya di tempat tidur saat ini juga, tapi melihat jam yang sudah jam lima sore membuat Arr memilih bergegas mengambil handuk lalu berjalan ke kamar mandi yang berdekatan dengan dapur.
Setelah 15 puluh menit Arr keluar dengan kepala nya yang di tutupi handuk.
"Tumben dia telat." gumam Arr sambil membuka handuk dan mulai menyisir rambut pendek nya itu.
Saat melihat cermin entah kenapa Arr merasa minder dengan fisik nya.
Arr merasa jika dirinya yang 33 tahun itu mungkin tidak akan mendapatkan dambatan hati nya.
Sebenarnya itu mungkin sudah takdir, mungkin Tuhan masih belum memberikan nya pria yang bisa mengartikan dirinya.
entah itu karena Arr yang pernah menolak beberapa pria yang mendekati nya sewaktu kuliah dulu, dan karena itu juga yang mungkin membuat Arr menjadi perawan tua.
"Aku harus ke salon, kerutan di bawah mata ku seperti nya sudah mau muncul." gumam Arr sambil melihat ke cermin.
Tubuhnya memang bagus, kulitnya putih tapi entah kenapa hal itu tidak mempermudah Arr dalam hal percintaan.
apalagi setelah penantian nya selama beberapa tahun ini yang sia-sia karena Bos nya sudah mencintai wanita lain.
Tangan Arr tergerak untuk mengusap perutnya yang rata, tadi siang dia melihat ibu hamil yang sedang berbelanja di mini market, dan melihat itu sebenarnya membuat Arr sedikit iri, meski pun di luar dia terlihat dingin dan tidak perduli pada apapun tapi tentu di dalam hatinya yang paling dalam Arr juga bermimpi untuk menjadi seorang ibu.
__ADS_1
Saat sedang melamun tiba-tiba terdengar suara motor, yang membuat Arr langsung kaget dan berjalan cepat ke arah dapur.
di dapur Arr langsung membuat kan jus jeruk kesukaan adiknya.
"Kakak! aku pulang." teriakan Jenn terdengar di telinga Arr.
Arr sengaja membuatku jus jeruk karena adiknya itu sangat menyukai jus jeruk.
dan seperti biasa nya keduanya menghabiskan es jeruknya dalam waktu dua menit, dan tak hanya itu Jenn juga terlihat sangat kesal dan menceritakan keseharian nya.
Adiknya memang selalu curhat padanya, bahkan Arr juga merasa kasihan pada adiknya itu karena Jenn baru saja patah hati.
sama hal nya dengan nya, cinta Jenn untuk Bos nya juga bertepuk sebelah tangan.
Malam harinya karena Jenn meminta ke Mall Arr pun akhirnya memilih menurutinya.
keduanya sekarang sedang berada di salah satu pusat perbelanjaan.
"Kak ini bagus nggak?." tanya Jenn.
"Jelek." sahut Arr.
"Terlalu terbuka." sahut Arr lagi.
Membuat Jenn menghembuskan nafasnya kesal, dari tadi kakak nya terus saja punya alasan untuk Jenn tidak membeli dress nya.
Dan tentu saja Arr punya alasan tersendiri mengapa dia begitu.
Arr tidak pernah membeli dress, pernah sekali dia membeli rok span dan itupun sudah dia simpan di lemari yang paling bawah karena masih teringat akan mement terburuk nya dimana dia kehilangan cinta nya.
"Jenn ini bagus, mau nggak." tanya Arr sambil mengambil baju yang menurut nya bagus dan cocok di pakai adik nya.
Jenn melihat dress yang ada di tangan kakak nya, lalu mengelengkan kepalanya, dia memang tomboi seperti kakaknya tapi Jenn juga tentu saja memiliki rasa suka pada sesuatu.
"Norak, jelek!" sahut Jenn sebal, lalu melirik ke sekeliling nya. "Kita ke atas saja yuk." lanjut Jenn merasa tidak ada dress yang cocok untuk nya.
Arr hanya mengikuti kemana adiknya melangkah, keduanya naik eskalator untuk ke lantai atas.
"Kita beli CD dulu yuk kak, aku udah pengen ganti." kata Jenn sambil berjalan mendekati gerai yang menjual aneka pakaian dalam itu.
"Ya udah, ayo." akhirnya keduanya menghabiskan waktu sampai malam di Mall.
__ADS_1
Tapi satu hal yang membuat Arr penasaran itu dia bertemu dengan seorang gadis ceria yang baik hati, wajahnya sangat mirip sekali dengan istri Bos nya.
"Kak dua hari lagi aku mau ke acara reuni bos aku." ucap Jenn, keduanya baru sampai di rumah.
"Ngapain?." tanya Arr kepo.
Dan Jenn malah tersenyum, membuat Arr yang melihat nya mengerutkan keningnya aneh.
"Heh, kesambet nanti." ucap Arr sambil menepuk tangan adiknya.
"Nggak akan, kakak cepet nikah dong." kata Jenn melirik kakak nya.
Arr pikir adiknya akan lupa akan masalah jodoh, tapi ternyata Jenn masih tetap ingin membahas masalah itu.
"Udah malam, kita tidur besok kerja." kata Arr sambil berjalan ke kamar nya.
"Kakak jangan mengalihkan topik pembicaraan, besok Minggu, libur!" teriak Jenn.
Arr tidak mendengarkan, dia memilih masuk kedalam kamar dan menutup pintu kamar nya, seolah malas untuk membahas itu.
"Jika aku sudah dapat sudah pasti aku akan menikah, kenapa hidup rumit seperti ini padahal sebelumnya aku bahkan santai menjalani ke jombloan ku ini." gumam Arr yang sedang merebahkan tubuhnya.
Dan saat akan memejamkan mata nya tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu lagi, membuat Arr langsung berpura-pura menutup matanya.
Jenn masuk ke dalam kamarnya, dan dia melihat kakak nya yang jelas-jelas sudah terlihat seperti orang pura-pura tertidur.
"Makasih untuk traktiran nya, aku sayang kakak." ucap Jenn sambil mengusap kepala kakak nya, lalu keluar dari kamar sang kakak.
Arr membuka matanya saat mendengar suara pintu tertutup, senyuman terlihat di wajah cantik nya itu.
"Kakak janji akan cepat mencari laki-laki yang pas untuk kakak, setelah itu kakak akan melihat mu menikah dengan pria idaman mu." batin Arr.
Arrlianna Julia.
__________
🌹🌹🌹🌹🌹
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️
__ADS_1