Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
ABG Jatuh Cinta


__ADS_3

Setelah Arya menyelesaikan makannya, Azzura memberikan obat yang dia racik kemarin untuk Arya, dan dengan cepat Arya langsung meminumnya.


"Obat ini harus di habiskan, 3 kali sehari setiap butirnya" ucap Azzura, ntah kenapa dia menyebutkan itu, biasanya juga dia yang menyiapkan obat untuk Arya


"Iyah bu dokter" jawab Arya dengan tersenyum


"Jangan senyum senyum begitu! mengundang semut datang!" ucap Azzura dengan nada ketus dan membuang wajahnya kesamping


Arya terkekeh kecil lalu memajukan wajahnya mendekat pada Azzura


"Kenapa begitu? terlalu manis yah?" tanya Arya dengan tetap tersenyum


Azzura menoleh dan mendorong wajah Arya agar menjauh


"Iya bikin diabetes!" jawab Azzura lalu menarik tangannya.


Arya semakin terkekeh, senang sekali melihat Azzura seperti itu.


"Aku hanya tersenyum untuk mu saja,, bukan untuk semut semut,," ucap Arya sambil menopang dagu dengan kedua tangannya


"Tugas ku sudah selesai, silahkan istirahat, aku akan keluar menemani Arka bermain" ucap Azzura kemudian berdiri


"Tidak disini saja menemani aku?" tanya Arya kemudian memegang tangan Azzura. Rasanya sangat berat membiarkan Azzura pergi, Berat sekali rasanya...


"Arka sudah menunggu lama,," jawab Azzura


"Hem,,, ya sudah,, aku istirahat kalau begitu" jawab Arya lalu membaringkan tubuhnya.


Kemudian Azzura membenarkan selimut yang di pakai Arya dan sekilas menatapnya, dikira Arya tidak sedang menatapnya, tapi ternyata pria itu malah menatapnya dengan tersenyum.


"Sudah jangan senyum senyum! pejemin matanya biar cepet tidur!" cetus Azzura


"Tapi sayang, pemandangan cantik begini, sayang untuk di lewatkan" ucap Arya dengan tersenyum

__ADS_1


Wajah Azzura tiba tiba merona, kian menambah cantik pada wajahnya, Sampai Arya tak berkedip melihat indahnya ciptaan Tuhan.


"Semoga dia jodohku,,aamiin" Arya membatin


Terus berdekatan dengan Arya nyatanya membuat jantung Azzura tidak baik baik saja. Pandai sekali pria itu membuat debaran jantung tak biasa, apalagi Azzura tidak pandai menyembunyikan debaran jantung itu.


Tidak ingin terus di tatap, Azzura memilih pergi untuk mengamankan debaran jantungnya.


"Ternyata dia lebih berbahaya saat membuka mata!" Azzura bergumam sendiri


Seperti ABG jatuh cinta, Arya senyum senyum sendiri sambil memeluk gulingnya.


"Aahhh cantiknyaaaaa, aku benar benar bisa gilaaaa!" ucap nya tak jelas


.........


Baru saja Azzura akan ke dapur, langkahnya langsung terhenti saat tangannya tiba tiba di cekal dengan sanga kuat


"Bawa gadis ini pak! dia telah meracuni suami saya!!!" Ucap Rena dengan berteriak


"Apa apaan ini?! lepaskan saya!" ucap Azzura


"Cepat bawa dia pak!" ucap Rena


"Tunggu pak! saya tidak bersalah! saya tidak pernah meracuni tuan Arya! justru wanita jahat ini yang melakukannya!" ucap Azzura


"Tutup mulutmu! aku sudah memberikan bukti bukti obat yang selama ini diam diam kamu berikan pada suamiku!! cepat bawa dia pak!" ucap Rena


"Ayo jalan! Nanti kamu bisa jelaskan di kantor polisi!" ucap polisi kemudian memborgol kedua tangan Azzura


"Saya tidak bersalah pak!" ucap Azzura


"Jelaskan semuanya di kantor polisi!" ucap polisi itu.

__ADS_1


Rena tersenyum senang, lalu dia pun ikut pergi bersama Polisi yang menangkap Azzura. Kegaduhan itu membuat semua pembantu dirumah itu bertanya tanya, apa benar Azzura melakukan itu semua, tapi untuk apa dia melakukannya?


"Ontyyyyyy!" Teriak Arka saat melihat Azzura di bawa pergi oleh orang berseragam polisi bersama mamanya naik ke dalam mobil mamanya.


Saat Arka berusaha mengejarnya, bude Ratih mencegah karena Mobil Rena sudah berjalan cepat. Arka mengamuk lalu berlari ke kamar papanya sambil menangis.


Ceklek


"Papaaaaaaaa,,,,," teriak Arka lalu berlari ke ranjang papanya dan naik ke atas. Arya kaget saat Arka tiba tiba masuk dengan tangis yang begitu keras


"Papa,,, banyun paaa,,," ucap Arka mengoyang goyangkan tubuh papanya


"Ada apa ini?!" Batin Arya


"Paaa,, banyunnn,,, Onty Ulla,, di,, bawa polci pa,,, papa banyunnnn!" teriak Arka sambil terus membangunkan Arya


"Apa?!" Arya langsung membuka mata kaget.


Arka yang tadi menangis terjingkat kaget, bukan hanya Arka tapi bude Ratih yang baru saja sampai di depan pintu juga terlihat sangat kaget melihat Arya tiba tiba bangun


"PAPA?!"


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Bagi Vote dong🤭


__ADS_2