Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Nasihat Opa dan Oma


__ADS_3

Semua keluarga Dermawan sedang menikmati sarapan nya, seperti biasa, tidak ada yang menunjukkan keanehan. Semuanya berkumpul menikmati sarapan mereka. Eh tunggu!


Ada yang berbeda dari Aunty Liora pagi ini


"Kamu kenapa Ly?" Tanya Oma Marissa memperhatikan wajah Liora seperti lesu


"Gak papa ma,, lesu saja sedikit" jawab Liora dengan tersenyum kecil


"Kayak kurang tidur" sahut Opa


Semua orang jadi teralih melihat ke arah Liora


"Hehe,," Liora tersenyum kaku saat sekilas menatap suaminya yang terlihat anteng anteng saja, memang semalam dia di hajar habis habisan oleh suaminya karena ketahuan mengajari keponakannya yang tidak tidak. Memang hukumannya mengenakkan tapi, paginya dia merasa badannya remuk semua.


"Biasalah ma,, kayak gak pernah muda aja" jawab Liora


Semua orang dewasa tertawa kecil, sudah tau maksud ucapan Liora. Tapi tidak untuk Om Rizal yang sejak tadi tidak ada suara ataupun merubah ekspresi wajahnya, datar saja.


Selesai sarapan, semuanya bubar, anak anak bersiap berangkat ke sekolah dan orang dewasa bersiap pergi bekerja. Lalu mereka satu persatu pamitan kepada Oma dan Opa yang saat itu duduk di depan teras rumah.


"Masih gak nyangka ya pa,, rumah kita jadi seramai ini" ucap Oma saat mereka sedang melihat para anak anak mereka berdua membawa cucu cucu mereka masuk kedalam mobil dan akan di antar sekolah


"Iya,, rasanya senang sekali, semoga mereka semua tetap rukun sampai kapan pun" ucap Opa Awan, Andai saja bisa setiap hari mereka berkumpul, tentu sangat menyenangkan. Tapi sayang mereka juga memiliki keluarga sendiri sendiri dan mereka hanya sesekali menginap di setiap minggunya.


"Aamiin,,,"


Setelah mobil Angga, Rizal, Rangga, Azzam, dan Aqsa meninggalkan rumah keluarga Dermawan, mobil Arya baru saja memasuki halaman rumah keluarga itu. Tak lama mobil Arya berhenti di depan rumah besar itu. Lalu Arya turun dan menyapa Opa Awan dan Oma Marissa dengan sopan.


"Mau jemput Azzura ya?" tanya Opa


"Iya Opa,, tadi saya sudah menghubunginya sebelum kesini. Rencananya kami akan lokasi pembangunan Proyek" jawab Arya

__ADS_1


"Oh begitu,, tinggal beberapa hari lagi ya? apa semuanya sudah beres?" tanya Opa


"Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, tinggal sedikit lagi proses finishing, klinik itu sudah jadi" jawab Arya


"Bagus kalau begitu" jawab Opa


"Sudah ada rencana kapan kamu akan menikahi cucu Oma?" tanya Oma Marissa


Arya tersenyum,


"Kalau saya siap kapan saja Oma, tinggal Azzura saja yang menentukan kapan saya boleh datang untuk melamar" jawab Arya


"Nanti akan saya bicarakan bersama Azzuranya, kapan dia siap nya" sambung Arya lagi


Tak lama Azzura keluar dan melihat Arya sedang berbincang dengan Opa dan Omanya


"Kalian pasti membicarakan aku! Iya kann?!" ucap Azzura


"Ihh! Pede sekali kamu!" ucap Oma


Azzura terkekeh, jelas dia tau, karena tadi dia sempat menguping pembicaraan mereka bertiga.


"Iya dong ma,,! Turunan siapa dulu! Hehehe" ucap Azzura dengan terkekeh lagi.


"Sudah sana berangkat! Jangan ganggu Opa sama Oma mau pacaran!" usir Oma pada cucu dan calon cucu mantunya.


"Yahhhhh! si Oma dan Opa gak inget umur nihhh,,, pacaraaannn ajaaa terusss!" ucap Azzura lalu menyalami Opa dan Oma


"Iya dong, biarpun kami berdua sudah tidak muda lagi, tapi harus tetap seperti ini, kalian berdua juga gitu nanti ya. Cintanya bukan hanya saat tubuh bugar saat muda saja, tapi juga sampai seperti kami ini. Bahkan sampai maut memisahkan. Iya kan Pa?" ucap Oma


"Iya,, cintanya gak luntur luntur" sambung Opa

__ADS_1


"Baik Opa, Oma, kami akan dengarkan nasihat Oma dan Opa, terima kasih" ucap Arya


"Kalau begitu kami pamit ya Opa, Oma" sambungnya lagi


"Iya, kalian hati hati ya" ucap Oma dan Opa


Setelah berpamitan Arya dan Azzura masuk kedalam mobil lalu pergi menuju lokasi pembangunan kliniknya.


"La,, aku ingin bicara sesuatu dengan mu" ucap Arya saat mereka masih berada di perjalanan


"Bicara apa? mau bicara ya tinggal bicara saja" jawab Azzura


"Ini soal hubungan kita. Menurutmu, kapan sebaiknya aku melamar mu?" tanya Arya to the point saja


Azzura terdiam, gadis itu langsung berfikir


"Apa sebaiknya sebelum klinik itu jadi atau setelahnya?" tanya Arya lagi


"Mungkin sebelum klinik jadi saja, besok lusa papa mau ke Surabaya sama mama. Kalau kamu ingin datang kerumah malam sebelum mereka pergi saja" jawab Azzura


"Oh begitu ya,, Oke, kalau begitu aku akan persiapkan untuk acara lamaran nanti. Kamu minta mahar apa?" tanya Arya


.


.


.


.


Jawab neng mau minta mahar apa? 😅

__ADS_1


__ADS_2