Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Sudah Jangan Ribut!


__ADS_3

Cukup lama Azzura berada di rumah Arya, setelah kejadian yang memalukan tadi, Azzura lebih banyak melakukan ini dan itu, seperti sekarang, Azzura berada di dapur membuatkan bubur untuk Arya dan Arka. Zaky juga sudah kembali ke kantor karena ada pekerjaan yang harus di kerjakan.


"Ma,, alca juga mau d cuapin, macak papa teluc?!" protes Arka dengan wajah cemberut


Azzura dan Arya tersenyum melihat Arka yang mulai cemburu.


"Kamu ini,,, kan papa sakit, jadi papa yang harus di perhatikan mama..." sahut Arya lalu mengacak acak rambut Arka.


"Ini makan sendiri ya, aku akan suapi Arka" ucap Azzura kemudian memberikan mangkok di tangannya kepada Arya


"Loh,,, kan aku yang sakit,,, sayangggg" jawab Arya dengan suara manja.


"Tapi kan tanganmu masih bisa buat makan sendiri, sini Arka,, Aunty suapi" ucap Azzura lalu mengambil mangkok Arka, bocah itu pun cekikikan saat melihat papanya gantian merajuk


"Mama,,," sahut Arya


"Belum nikah yah,,!" sahut Azzura, menatap tajam ke arah Arya


"Kan sebentar lagi" jawab Arya dengan tersenyum


Azzura tidak tahan melihat senyum Arya, lalu gadis itu beralih menyuapi Arka.


"Ish,,! Apa sih pake senyum senyum gitu!" Azzura ngedumel sendiri.


Ketiganya sudah terlihat seperti keluarga kecil saja sekarang.


....

__ADS_1


Sore hari, Azzura akan pulang ke rumah nya. Dia sudah bilang akan pulang naik taksi, tapi Arya memaksa untuk mengantarkan nya pulang. Dia tidak akan tega melihat calon istri nya pulang sendiri, lagian dia masih bisa menyetir meski tubuh nya terluka.


Saat mereka baru berjalan menuju ke garasi mobil Arya, Keduanya berhenti berjalan saat melihat Axel menghampiri mereka, mungkin Axel dari rumah Oma Vannia.


"Azzura,," panggil Axel


"Kenapa kemari?!" tanya Arya dengan wajah tak suka, melihat wajah Axel saja sudah membuat pria itu meradang!


"Mau pulang ya?" tanya Axel seolah tidak mendengar ucapan Arya


"Iya kak," jawab Azzura singkat saja


"Bareng kakak aja, ini tadi kakak habis nganter Nia ke rumah Oma nya" ucap Axel


"Tidak perlu! Aku yang akan mengantarkan Azzura pulang!" sungut Arya


"Aku bicara pada Azzura, kamu jangan ikut campur!" sahut Axel


"Biar Azzura yang pilih, mau pulang bareng aku atau di antar kamu. Lagian jalan rumah kami searah" jawab Axel tersenyum kecil


"Sudah sudah jangan ribut! Ar, biarkan aku pulang bareng kak Axel ya" ucap Azzura dan Axel tersenyum penuh kemenangan


"Tapi La,,," Arya mau protes


"Kamu istirahat saja ya,," ucap Azzura


Arya menghela nafas kecewa, kenapa Azzura harus pulang bersama Axel?! Itu membuatnya sangat tidak suka.

__ADS_1


"Ayo Ra,," ucap Axel lalu mengajak Azzura ke mobilnya


"Kalau ada apa apa segera hubungi aku" ucap Arya dan Azzura mengangguk


Azzura pamit pada Arya, meski sebenarnya kasihan juga tapi lebih kasihan lagi melihat kondisinya yang masih sakit harus mengantarkannya pulang ke rumah.


Kemudian Azzura masuk kedalam mobil begitu juga dengan Axel. Sementara Arya hanya mampu menatap kepergian Azzura dan Axel.


Di mobil, Axel terlihat senang sekali karena Azzura mau memilih pulang bersamanya. Lalu pria itu mencoba mengajak Azzura bicara, dia juga menceritakan kejadian lucu saat tadi di pemancingan bersama Vannia dan sesekali Azzura terlihat tertawa kecil mendengar cerita kelucuan Vannia.


Axel ingat kata kata papanya soal niatnya melamar Azzura


"Ra,, aku ingin bicara serius sama kamu" ucap Axel


"Bicara apa kak?" tanya Azzura


"Ra, besok malam, kakak ingin melamar kamu,," ucap Axel


Deg!


Azzura langsung terperangah saat Axel mengatakan jika ingin melamarnya besok.


.


.


.

__ADS_1


Terima Laaaaaa!


Haahahahahhaahahaah,,,,


__ADS_2