
Azzura sedang menyapu di depan teras pagi itu. Karena hari libur, Azzura gunakan untuk bersih bersih rumah daripada hanya tidur tiduran saja di kamar. Saat sedang menyapu, Azzura melihat mobil Axel berhenti di depan rumah.
"Kenapa kak Axel datang kesini sepagi ini?" Azzura membatin
Tak lama Axel keluar dari mobil dengan senyum manis yang merekah
"Selamat pagi Ra,, rajin banget pagi pagi nyapu" sapanya saat menghampiri Azzura
"Pagi kak,, biasa aja kak. Ada apa kak?" tanya Azzura
"Seperti kata kakak waktu itu Ra, kakak mau ngajakin kamu ke ulang tahun Vannia,, " ucap Axel
Walah, Azzura sampai lupa jika hari ini ulang tahun Vannia, padahal keluarganya juga memberi kabar kemarin, tapi Azzura lupa karena banyaknya pekerjaannya di Apotek sampai dia harus lembur. Ingin menolak jadi tidak enak jika sudah begini,,
"Aku belum mandi kak, kakak bisa pergi lebih dulu, nanti aku akan pergi sendiri" ucap Azzura
"Naik apa? Mobil mu tidak ada. Lagian kakak sudah disini, tidak masalah menunggu sebentar. Kamu mandi saja dulu dan siap siap, kakak akan menunggumu disini" ucap Axel lalu duduk di kursi teras rumah.
Tidak enak mengusir, lalu Azzura masuk kedalam dan bersiap siap untuk ikut pergi ke ulang tahun Vannia.
Sementara itu, di rumah Arya, Arka sudah selesai bersiap akan datang ke rumah Oma Vannia, tak lupa bocah tampan itu sudah menyiapkan kado untuk Vannia. Melihat Papanya sedang sarapan, Arka berlari dan menghampirinya
"Pa,, papa antel Alca ke lumah Oma Nia yaa" ucap Arka
"Boleh, nanti papa Antar Arka kesana. Tapi papa habiskan sarapan papa dulu yah,,, kamu sudah sarapan belum?" tanya papa Arya
"Cudah tadi cama bik Latih" jawab Arka
"Oke,, papa habiskan makanan papa dulu baru setelah itu papa bersiap yah,," ucap Arya dan Arka mengangguk senang.
Setelah itu Arka berlari ke depan menonton TV sambil menunggu papanya bersiap.
Dirumah Oma Vannia, sudah mulai ramai, tamu tamu yang di undang sudah mulai berdatangan. Keluarga besar Dirdja dan besannya juga sudah ada disana. Sedangkan keluarga Dermawan baru saja sampai dan di sambut ramah oleh tuan rumah. Meski Axel sudah bercerai dengan mama Vannia, tapi hubungan keluarga tetap baik, demi Vannia.
Kemudian Arya dan Arka baru saja tiba, keduanya hanya berjalan kaki karena rumah Arya dan Oma Vannia tidak terlalu jauh. Melihat rombongan keluarga Dermawan, Arya pun menyapa mereka dan memperkenalkan Arka putranya.
"Hai Alca,, acu Cyla,," ucap Cyla dengan tersenyum manis kepada Arka
"Hai,, calam tanal yahhh" jawabnya balas tersenyum
"Dadi ini anak Om Alya?" tanya Cyla kepada Arya
__ADS_1
"Iya Cyla,, ini Anak Om,," jawab Arya
"Danteng duga,," sahutnya dengan terkekeh genit, sedang Arka tersenyum malu malu.
"Ya ampunnn,, anak siapaa siih ini,,,?" ucap Arya terkekeh saat melihat genitnya cyla
"Ehem!"
Arya terkaget saat mendengar deheman Rangga. Arya pun tersenyum kikuk
Perhatian semua orang teralihkan saat melihat Axel dan Azzura turun dari mobil yang sama. Sontak saja Arya terlihat meradang, hatinya terbakar cemburu.
"Aunty Ulla,," Teriak Cyla lalu melambaikan tangannya ke arah Azzura
Azzura tersenyum Canggung, karena melihat semua orang menatap ke arahnya. Sementara Axel terlihat begitu senang. Azzura melihat ada Arya terus menatapnya.
"Ayo,," ajak Axel
"Papa,,,,," teriak Vannia saat melihat papanya datang
"Hai sayang,,, selamat ulang tahun yahhh,,, ini kado untuk kamu. Oh iya papa datang bersama Aunty Ulla loh, pasti kamu seneng kann?" tanya Axel
"Iyaaa paaa, makacihhh Aunty,,," ucap Vannia
"Sayang,, ayo masuk, acara mau di mulai,," Ada rasa ketidaksukaan mama Vannia saat melihat Axel datang bersama Azzura.
"Iya ma,, ayo paa kita masuk" ucap Vannia
Lalu Axel menggendong Vannia dan mengajak Azzura untuk masuk, sedangkan Mama Vannia berjalan lebih dulu didepan, sementara tamu yang lain sudah masuk lebih dulu ke dalam rumah.
Langkah Azzura terhenti saat tangannya di genggam cukup kuat, siapa lagi orangnya jika bukan Arya.
"Arya?"
"Aku ingin bicara,," ucap Arya
Azzura mengangguk lalu dia tidak ikut masuk kedalam bersama Axel.
"Kenapa bisa datang bersama papa Vannia? Kalau mau datang bisa bilang sama aku, jadi aku bisa menjemputmu" ucap Arya
"Sebenarnya aku tidak mau datang, tapi kak Axel pagi pagi datang ke rumah, aku sudah menyuruhnya pergi duluan, tapi dia tetap ingin menunggu,," jawab Azzura
__ADS_1
"Nanti pulang aku antar ya,,?" pinta Arya
"Iya,, cepat lepaskan tanganku! Ada papa disini!" cetus Azzura
"Oh iya,, maaf lupa,, ayo masuk,, jangan dekat dekat dengan papa Vannia, ingat ada aku disini" sungut Arya
"Laa, memang kamu siapaku?" kekeh Arya
"Calon suami mu!" jawab nya
"Pede sekali,,,! aku tidak menyukaimu!" ucap Azzura
"Iya di bibir bilang gak suka, tapi di hati bilang suka!" sahut Arya.
Azzura terdiam, karena mereka berdua sedang mendapat tatapan tajam dari papa Angga!
Arya tersenyum kikuk,
"Maaf tuan, saya minjam Azzura sebentar" ucapnya pelan
Papa Angga tidak menjawab apapun, karena acara sudah di mulai. Seperti nya sudah mulai akrab, sejak tadi Cyla terus saja menempeli Arka.
Sepanjang Acara, Azzura tidak bisa bergerak ke mana mana, bagaimana tidak, jika Arya tak hentinya mengekori gadis itu, jika Azzura bersama keluarganya, Arya tak lepas untuk menatapnya dari kejauhan. Saat Axel akan mendekat, Arya langsung menyusul dan mendekati gadis itu.
"Itu lihat, putrimu di perebutkan oleh dua duda tampan!" mama Zara berbisik kepada papa Angga
"Iya, bahkan mereka juga akan memperebutkan tender rumah sakit" balas papa Angga
"Benarkah?" mama Zara terlihat terkejut
"Iya, tapi jangan bilang pada Azzura dulu" ucap papa Angga
"Oke,, sayang pilih calon mantu yang mana?" tanya Mama Zara
"Yang mencintai dan menyayangi Azzura dengan segenap hatinya"
.
.
.
__ADS_1
.
Duhhh paaa,,, siapa tuh? 😅