Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Aku Rindu


__ADS_3

Arya dan timnya langsung bergerak cepat, karena akan menambah pekerja lapangan, Arya pun menghubungi beberapa kenalan kontraktor untuk mencari tambahan pekerja lapangan. Tidak ada waktu yang terbuang sia sia, Arya langsung meninjau lokasi yang akan di bangun klinik nanti. Beruntung tanahnya keras dan termasuk dataran tinggi jadi bisa langsung di proses pondasi.


Sebagai penanggung jawab lapangan dari pihak rumah sakit, Rangga dan Azzam datang ke lokasi bergantian. Keduanya melihat dan mengawasi proses pembangunannya.


"Kamu yakin bisa menyelesaikan pembangunan ini dengan cepat?!" tanya Rangga saat berada di lokasi dan kebetulan Arya juga sedang ada disana. Mereka sedang melihat para pekerja yang sedang bekerja saat ini.


"Yakin! Harus yakin,," jawab Arya


Rangga tersenyum kecil, untung saja dia anak laki laki di keluarga Dermawan andai Jasmine yang menjadi anak papa dan mamanya, sudah tentu dia akan juga di beri ujian yang pasti tidak akan mudah.


"Secinta itu kamu pada adikku?!" tanya Rangga


"Jika saya tidak mencintainya, saya tidak akan menjawab tantangannya" sahut Arya


Sudah terhitung satu minggu ini Arya mengawasi pembangunan dari 0 klinik itu. Semua harus sesuai dengan aturan perusahaannya. Selama itu juga Arya tidak pernah bertemu langsung dengan Azzura, pekerjaannya banyak, mereka pun hanya bisa berhubungan lewat telfon genggam saja.


Ternyata menahan rindu itu tidak enak, meski setiap hari mereka saling bertukar pesan dan sesekali saling bicara, tapi rindu terus menggerogoti hati keduanya.


Ting Tung


Bel berbunyi, Cyla yang sedang bermain bersama anak anak yang lain langsung berlarian menuju pintu dan membuka pintunya.


Ceklek


"Assalamualaikum"


Senyum gadis itu langsung mengembang saat melihat siapa yang datang


"Om alyaaa?!" teriak nya


"Eh, ada Alca,,," gadis kecil itu langsung senyum senyum saat Arya datang bersama Arka


"Wa'alaikumcalam Om,, macuk om,,," ucap Cyla mempersilahkan Arya dan Arka masuk kedalam rumah


"Hai cyla,," Sapa Arka


"Haiiii" sahutnya


"Auntyyyyy ada Om Alya" teriak Cyla

__ADS_1


Bukan cuma Azzura yang keluar dari ruang keluarga tapi juga para bocil yang sedang bermain bersama nya juga ikut keluar.


"Arya??"


Senyum kecil itu seperti mengisyaratkan rindu yang mendalam, ingin lari dan memeluk tapi itu tidak akan terjadi.


Arya terpaku pada sosok gadis dengan berpakaian sederhana saja, tanpa polesan makeup tapi terlihat benar benar cantik.


"La,, kami datang ingin bertamu,," jawab Arya


"Silahkan duduk" ucap Azzura.


"Terima kasih" jawab Arya lalu duduk di sofa bersama Arka


"Ini kami bawakan buah tangan " ucap Arya


"Kok repot repot Ar? Kesini main ya main saja" sahut Aunty liora yang baru muncul dari belakang.


"Aunty, apa kabar?" sapa Arya


"Baik,, ayo ikut ke belakang, di belakang lagi ada acara bakar bakar. Sekalian ajak Arka. Hei anak anak,, ayo ke belakang, di panggil Eyang!" ucap Aunty memerintahkan anak anak yang lain ke belakang.


Arya tidak tau jika hari itu di rumah besar itu sedang mengadakan pesta makan sekeluarga seperti biasa. Mumpung semua keluarga sedang berkumpul dan Papa Angga juga baru pulang dari luar kota bersama Om Rizal jadi mereka mengadakan acara makan makan bersama di halaman belakang.


"Iya,, Om, ayo,, alca icut jugaa" ucap Cyla


Arya merasa canggung, tapi dia ikut juga karena Arka sudah di tarik oleh Cyla untuk ikut ke belakang .


"Ajak Arya La,," ucap Aunty yang sudah jalan lebih dulu


"Iya aunty" jawab Azzura


"Ayo Ar, ke belakang" ucap Azzura sedikit canggung, karena dia hari itu tidak seperti biasanya.


Arya berdiri lalu mengekori Azzura yang sudah akan berjalan


"Kamu kenapa?" tanya Arya


"Kamu kenapa kesini gak bilang bilang dulu sama aku? Aku malu, kamu datang aku begini" ucap Azzura

__ADS_1


"Memangnya kenapa?" tanya Arya


"Lihat saja, aku tidak berdandan sama sekali, cuma pake dasteran gini! Aku malu!" ucap nya


"Begini saja cantik, aku tetap suka,," ucap Arya


Azzura mengulum senyum, senang di puji cantik padahal tidak memakai riasan seperti biasa


"Yang penting masih punya alis, kalau gak punya alis aku takut!"Arya terkekeh saat melihat Azzura tersenyum malu malu


"Ish! Ini alis aseli yaaahh! bukan alis buatan!" sahutnya nyolot keduanya berbicara sambil berjalan menuju ke halaman belakang.


Arya tersenyum, senang sekali bisa melihat gadis cantik itu lagi.


"Aku rindu" ucap Arya lalu merangkul pundak Azzura


Gadis itu langsung menoleh dan mereka saling menatap


"Singkirkan tangan mu, atau orang lain akan melihatnya!" ucap Azzura penuh peringatan


Ehem!


Azzura dan Arya sama sama menoleh ke belakang dan betapa kagetnya saat melihat ada Aunty Liora yang saat itu sedang membawa makanan dari dapur


"Aunty?!" Azzura langsung mendorong Arya untuk menjauh darinya


"Hey kalian ketahuan yahh!! Aunty aduin papa Angga ahhhhhhhhh!"


Aunty Liora lewat dari samping dan berlarian menuju ke belakang.


"Auntyyyy jangannnn!!!"


.


.


.


.

__ADS_1


Laporinnn aja deh Lion🤣


__ADS_2