Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Halalin Dulu


__ADS_3

Azzura bingung ketika di tanya soal mahar, apa yang dia ingin minta dari Arya?. Ini juga terlalu mendadak, dia belum memikirkan soal mahar.


"Apa ya? Aku bingung" jawab Azzura memang benar benar bingung.


Arya tersenyum lalu mengusap tangan Azzura


"Pikirkan saja dulu mau apa, masih ada sedikit waktu untuk memikirkannya. Tapi jangan minta yang aneh aneh ya, misal kamu minta aku turunkan bulan gitu, kan gak mungkin,,," kelekar Arya


"Ihh ya enggak lah,, nanti aku akan pikirkan lagi. Bisa jadi aku meminta semua harta mu! Hahahahaah!" Azzura tertawa lepas,


Baru kali itu Arya melihat Azzura tertawa benar benar lepas, biasanya Azzura hanya tersenyum atau tertawa kecil, mungkin gadis itu sudah mulai nyaman sekarang.


"Tidak masalah, asalkan kita terus bersama. Toh nanti juga semuanya juga jadi milikmu, termasuk,, aku,," ucap Arya dengan mengedipkan satu mata kirinya


"Genit!" ucap Azzura kemudian mencubit pipi Arya dengan gemas,


"Masak sih?" jawab Arya


"Yaaaaa dasar genittt!" ucap Azzura yang terdengar sangat manja.


Lagi lagi Arya di buat terperangah saat tau sedikit demi sedikit karakter aseli calon istrinya.


"Apa benar ini Azzura? Biasanya dia sangat jutek saat bicara, suka bicara ketus, tapi ini,,,,?!" Arya membatin


"Gemesinn deh! Jadi pengen cium!" ucap Arya


"Halalin dulu lah! baru cium cium!" pungkas Azzura dan keduanya langsung tertawa bersamaan, bukankah sebelumnya mereka juga sudah pernah?


Begitu sampai di lokasi pembangunan Proyek, Azzura dan Arya turun. Lalu keduanya melihat proses finishing gedung itu.


"Bagaimana?" tanya Arya

__ADS_1


" Bagus, aku suka. Ini sudah sangat mirip dengan miniatur yang kamu berikan. Tinggal mungkin di depannya nanti di kasih tamanan hias outdoor jadi makin terlihat cantik dan Asri dengan banyaknya pohon pohon di sebelah bangunan ini" jawab Azzura


"Baiklah, nanti aku akan tambahkan beberapa tanaman hias. Kita masuk yuk, lihat lihat kedalam" ajak Arya


"Boleh,, tapi pakai ini dulu ya" ucap Arya lalu memasangkan topi savety dan setelah itu Arya menggandeng tangan Azzura , keduanya lalu masuk kedalam bangunan klinik dan melihat lihat bagian dalam nya.


Saat masuk mereka bertemu dengan kepala lapangan. Kemudian pegawai itu menjelaskan progres pengerjaan. Pagi itu Rangga ataupun Azzam belum meninjau lapangan, karena keduanya masih ada kerjaan di rumah sakit.


"Nah ini bagian belakang, masih ada kita sisakan lahannya nanti kita buat kebun kebunan kecil disini, iya kan tuan?"


"Iya betul, nanti kita buat kebun kecil di sini batas tanah kita bangunkan pagar agar tidak di masuki sembarang orang" jawab Arya


"Oohh iya ide bagus itu" jawab Azzura


"Kemungkinan 3 hari lagi bangunan ini selesai, kita kebut pengerjaannya " ucap kepala lapangan.


Saat sedang berbincang di bawah, membahas progress pembangunan. Arya sangat kaget saat melihat tangga yang tadi di pakai pekerjanya untuk mengecat dinding atas bergerak ke belakang saat pekerja itu turun.


Kemudian menarik Azzura untuk menjauh, tapi na'as


Bruukk!


"Aa!" Arya merasakan kesakitan saat punggungnya terkena hantaman pinggiran tangga. Tapi mereka tidak sampai jatuh ke tanah.


"Arya!" Azzura menjerit saat masih berada di pelukan Arya.


Dengan cepat yang lain membantu menyingkirkan tangga itu, Ada yang membantu pekerjaan yang tadi ikut tertimpa tangga ada juga yang menghampiri Arya. Azzura langsung melihat kondisi belakang Arya,


"Arya apa kamu terluka parah?" tanya Azzura saat memeriksa Arya


"Lumayan sakit" jawab Arya

__ADS_1


Kita kerumah sakit sekarang!" ucap Azzura, gadis itu melihat kemeja yang di kenakan Arya sampai robek akibat tersangkut di ujung tangga, bukan hanya itu saja, sobekan kain itu sudah bercampur dengan darah.


Arya mengangguk dan mengikuti langkah Azzura yang tergesa gesa menuju mobil mereka.


Zaky yang baru saja sampai di lokasi sampai terbengong bengong melihat Arya yang di seret Azzura sampai masuk kedalam mobil Arya.


"Kenapa tuan di seret begitu?" ucap Zaky


"Tuan kecelakaan kerja, tadi kejatuhan tangga karena melindungi Nona Azzura" sahut salah satu pekerja yang tidak sengaja lewat di dekat Zaky


"Apa?!"


"Tolong ambilkan kotak obat di jok belakang sayang" ucap Arya


"Iya,," jawab Azzura kemudian menjalankan perintah Arya, sedang Arya sendiri membuka kemejanya


"Wah sampai sobek gini ternyata,,," ucap Arya


"Ini obat,,,nya" Azzura terperangah saat melihat Arya sudah membuka kemejanya. Jika dulu saat merawat Arya sakit tubuhnya kurus biasa biasa saja, tapi kali ini terlihat berbeda. Tubuhnya sudah tidak sekurus saat sakit, ototnya juga terlihat menonjol bahkan membuat Azzura sampai tak berkedip


"Awas ngiler!"


.


.


.


.


Hahahahahahah ngecessss neng ula🤣😅

__ADS_1


__ADS_2