Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Aku Minta Maaf


__ADS_3

"JANGAN ADA YANG MASUK!"


Jantung Zaky dan Roy terasa ingin copot saat mendapat bentakkan dari bossnya.


"Baik tuan" Jawab Zaky dan Roy bersamaan.


Kemudian Arya menutup pintu, sedang Roy dan Zaky terlihat baru bernafas


"Ini semua gara gara kamu!" sarkas Zaky


"Salah siapa aku di beri tugas berat?! Aku jadi lupa kan?!" jawab Roy


"Aku yakin Tuan pasti akan berbuat messum didalam! Makanya kita tidak boleh masuk!" ucap Roy, pria sedikit kemayu itu memang kadang suka ngegosip


"Terserah mereka mau apa! Kerjakan saja tugasmu!" sahut Zaky


"Ya ampunn kak,, galak banget sih! Pantes saja gak ada cewek mau sama kamu! Keburu kabur!" sungutnya lalu terkekeh


"Daripada kemayu seperti mu?! Memang kamu punya kekasih?!" Zaky tersenyum sinis


"Adaaa,, begini begini, aku tuh cowok tulen ya kak! Masih doyan sama cewek!" jawabnya


"Whatever, bye!" Zaky memilih pergi meninggalkan Roy dibandingkan meladeni pria itu. Masih banyak kerjaan yang harus dia selesaikan daripada bergosip dengan Roy yang jelas bukan urusan mereka apa yang akan terjadi didalam. Toh mereka berdua juga akan menikah, tunggu, itu kata Arya yah,, bukan Azzura. Hehe...


Sementara itu, Arya bergeming saat menatap wajah damai Azzura yang sedang tidur, sepertinya dia sangat terlelap.


"Bagaimana bisa dia tidur di tempat seperti ini? Kalau ada yang masuk dan berbuat jahat bagaimana?!" Arya membatin


Andai saja dia sedang tidak berpura pura marah, mungkin Arya akan membangunkan Azzura dengan penuh cinta, bahkan mungkin dengan kemessumannya. Tapi kali ini, dia tidak boleh tergoda, Arya harus tahan godaan dan berusaha untuk tidak terpancing ...


Lalu Arya memikirkan cara untuk membangunkan Azzura..

__ADS_1


Ah!


Kemudian Arya duduk di sofa berbeda, setelah itu dia mengeluarkan ponselnya. Saat di buka ternyata Azzura mengirimkan pesan kepadanya. Arya tersenyum kecil, ternyata gadis itu datang untuk meminta maaf. Lalu Arya menekan tombol telfon pada nomer ponsel Azzura


Dddrrttt ddrrrttt....


Azzura terkejut saat ponselnya bergetar di samping tubuhnya, lalu gadis itu terbangun cepat, tidak peduli bagaimana penampilannya sekarang, yang pasti sangat berantakan


"Tunggu! Aku dimana ya?" ucap Azzura masih dalam kondisi setengah sadar. Arya sempat tersenyum ketika melihat tingkah Azzura


"Oh iya, aku kan di kantor Arya" Lalu Azzura mengambil ponsel, matanya langsung terbuka lebar saat melihat siapa yang menelponnya.


Dengan cepat Azzura mengangkat panggilan itu sebelum habis waktunya


"Hallo Assalamualaikum" ucap Azzura sambil menutup mulutnya setelah berbicara


"Wa'alaikumsalam, kenapa kamu di kantorku?!" tanya Arya


"Arya?!" ucap Azzura berwajah kaget


Arya tidak menjawab lalu dia langsung mematikan sambungan telfonnya. Gemasss sekali melihat Calon istrinya itu yang terlihat sangat berantakan.


"Sejak kapan kamu ada disitu?!' tanya Azzura lalu berdiri dan mendekati tempat duduk Arya


"Belum lama,," jawab Arya singkat saja, wajah nya juga terkesan biasa saja, padahal hatinya sangat riang gembira karena Azzura datang menemuinya.


Setelah Azzura duduk di samping Arya, gadis itu memberanikan diri untuk mengakui kesalahannya.


"Em,,, aku,, kesini,, mau bicara dengan mu" ucap Azzura


"Bicara saja" jawab Arya seolah enggan menatap Azzura.

__ADS_1


"Kenapa tidak membalas pesanku?" tanya Azzura dengan suara pelan


"Tidak sempat buka ponsel" jawab Arya


"Ohh,, begitu,,, "


"Arya,, aku mau minta maaf, mungkin waktu itu,, aku keterlaluan padamu,, aku,, sebenarnya hanya,,,"


"Aku sudah memaafkanmu" jawab Arya, pria itu sudah tau jika maksud Azzura hanya ingin mengetesnya saja, itu pun juga dari mama Zara yang mengatakan kepada Arya beberapa waktu lalu saat Arya mampir ke rumah Dermawan.


"Benarkah?" tanya Azzura


"Iya" Jawab Arya, tapi dia belum puas karena Azzura masih menggantungkan hubungan mereka. Alias tidak jelas, meski dia sudah setuju untuk menikah jika Arya berhasil menyelesaikan misinya.


"Jika tidak ada hal lain lagi, pulang lah, aku masih ada kerjaan" ucap Arya lalu berdiri


Azzura menganga melihat sikap Arya seperti itu, dia terlihat cuek sekali, padahal dulu tidak begitu.


Lalu pria itu berjalan menuju ke meja kerjanya. Kemudian Azzura cepat berdiri lalu gadis itu berjalan mengikuti langkah Arya, sampai,,,,


"Aku minta maaf,,"


Arya mematung saat Azzura memeluknya dari belakang, dengan begitu erat. Terdengar dari suaranya, gadis itu benar benar menyesali perbuatannya.


.


.


.


Dimaafin gak nihhh neng Azzuranya bang??, heheeheheh

__ADS_1


__ADS_2