
Ternyata benar, Keberadaan Queen bisa di cek dan sangat akurat. Papah Rizal dan mamah Ly dibuat kaget saat melihat Queen di gendong Zaky. Bahkan sekarang wajah keduanya terlihat tegang.
Queen berusaha berdiri tegak di samping Zaky, Keduanya tidak menyangka bisa bertemu dengan mamah dan papah Queen.
"Mah,, pah,," Queen menghampiri keduanya lalu mencium tangan keduanya bergantian, Sedang Zaki juga mendekat lalu membungkukkan badan memberi hormat keduanya dan menyapanya pelan.
"Kenapa tadi gendong gendongan?!" tanya mamah Ly menatap Queen dan Zaky bergantian
"Maa,,,af dokter Ly, sayaa,,, sudah berani lancang, tapi sebenarnya,,, saya hanya ingin mengajak Queen,,,"
"kita ngobrol di dalam saja, tidak enak ngobrol disini banyak mobil lalu lalang, tidak jelas kamu ngomong apa!" ucap Mamah Ly
"Ayo pah,," mamah Ly menarik tangan suaminya yang sejak tadi suaminya itu diam membeku melihat anak gadis nya di gendong seorang pria.
Queen sudah menebak, pasti papahnya marah, karena sejak tadi dia menatapnya dengan tajam.
Lalu mereka berempat duduk di meja yang sama. Awalnya tidak ada yang memesan makanan, semua diam, tapi mamah Ly memanggil pelayan dan memesan makanan.
"Ayo katakan sekarang! Kanapa kamu gendong Queen?!" tanya Mamah Ly kepada Zaky dan pemuda itu langsung gelagepan.
"Tadi saya mau mengajak Queen turun dan makan dokter, tapi Queen tidak mau, malah merajuk" jawab Zaky
"Itu karena kakak juga!" sahut Queen
"Memangnya kenapa Zaky?!" tanya Rizal
Queen melihat Zaky sebentar, gadis itu melihat Zaky gugup, pasti dia takut jika Queen akan mengadukan perbuatannya
"Dia melarang ku dekat dengan pria lain, sedang kami saja tidak memiliki hubungan apa apa!" jawab Queen
Deg!
Zaky menghela nafas berat, akhirnya Queen mengatakan semuanya
__ADS_1
"Benar begitu?!" tanya mamah Ly
"Dokter Rizal, dokter Liora, jangan salah paham dulu, saya melakukan itu karena saya,,,, melihat pria itu seperti playboy, jadi saya,,,"
"Tapi tadi kakak ngaku ngaku di depan teo, sebagai calon suami Queen!" sahut Queen
Zaky terpojok, dia memang salah akan hal itu, dia juga bingung kenapa bisa melakukan itu kepada Queen.
"Kamu menyukai Queen?!" tanya mamah Liora
Deg!
Zaky terdiam, dia memikirkan pertanyaan mamah ly, apa benar yang dia lakukan selama ini karena menyukai Queen? Tapi apa bisa secepat itu?!
"Jawab!" ucap papah
"Saya,, saya,,, benar menyukai Queen" jawab Zaky dengan wajah pucat pasih
Wajah Queen berubah sumringah, ini yang dia harapkan dari kejadian ini. Akhirnya Zaky mengakui perasaannya. Saat Queen melihat ke arah mamahnya, terlihat mamah Ly tersenyum kecil dan mengedipkan sebelah matanya.
"Bo,,,"
"TIDAK!"
Zaky semakin pucat saat Rizal mengatakan tidak,
"Loh kenapa pah?" tanya Mamah Ly
"Kalau hanya untuk main main, lebih baik kamu pergi sekarang!" ucap papah
"Tidak dokter, saya tidak berniat main main, saya serius. Saya sudah dewasa, saya tidak sedang main main. Jika di perbolehkan saya ingin serius dengan hubungan ini, Saya tidak keberatan menunggu Queen, atau dalam waktu dekat menikah juga saya tidak keberatan" ucap Zaky yang ntah darimana keberanian berucap sepanjang itu tanpa gugup
"Apa bukti kamu serius kepada anakku?!" tanya papah Rizal
__ADS_1
"Jika diizinkan saya ingin membawa orang tua saya untuk melamar Queen, dan menikah dengannya dalam waktu dekat" ucap Zaky
Seperti sedang ketiban durian rutuh, hati Queen berteriaaaakkkkk dengan begitu gembira.
"Saya,, belum pernah pacaran, karena saya ingin mencari istri, bukan sekedar kekasih" ucap Zaky
"Memang siapa yang mau menikah denganmu kak?!" sahut Queen
Seolah langit runtuh saat Queen mengatakan hal seperti itu. Harapan Zaky Queen akan mendukungnya, tapi ini malah sebaliknya.
"Tidak semudah itu! Kakak belum melewati tes kelayakan sebagai calon suamiku!" ucap Queen lagi
Zaky di buat terperangah,
"Kamu dengar?! untuk mendapatkan putri ku , tidak akan semudah yang kamu bayangkan!" ucap mamah Ly, tapi dalam hatinya ingin tertawa keras. Sungguh, Zaky terlihat sekali sangat polos, bahkan lebih polos dari suaminya dulu. Dia terlalu jujur saat mengatakan belum pernah pacaran sebelumnya.
"Saya,, mengerti, tapi saya tidak keberatan jika Queen memberikan saya tes kelayakan itu" jawab Zaky
Obrolan mereka sampai sebatas makan siang saja, setelah itu Rizal dan Liora langsung ke rumah sakit, sedangkan Zaky mengantarkan Queen pulang ke rumah. Di sepanjang jalan, Queen memikirkan tes apa yang di berikan untuk pria di sampingnya.
"Queen,, kamu tidak ada niatan untuk membuatku gagal kan?" tanya zaky
"Kenapa tanya begitu? Ya terserah ku mau kasih tes apa!" jawab Queen
Queen membeku saat Wajah Zaky sudah berada di depan wajahnya, sangat dekat, bahkan ujung hidung mereka sudah hampir bergesek
"Aku mencintaimu,,,"
.
.
.
__ADS_1
.
Walah kayaknya Queen langsung pingsanš¤£