
Azzura segera menjauh, dia tidak ingin Azzam salah paham, bisa bisa dia di laporkan kepada papa dan mamanya, tentu hal itu akan menjadi masalah besar nanti nya.
"Cepat kamu berbaring! " ucap Azzura dengan nada perintah kepada Arya
Arya menurut saja, pria itu kembali berbaring dan Azzura membetulkan selimut dan memeriksa jarum infus Arya. Karena terlalu banyak gerak, jadilah jarum itu sudah bercampur dengan darah
"Ini akibatnya jika mesuum!" sungut Azzura saat membetulkan jarum infus Arya
"Ah! Sakit,, pelan pelan sayangg,,," ucap Arya
"Tutup mulutmu! Jangan panggil aku itu lagi! Nanti kak Azzam akan dengar!" ucapnya
"Dengar apa La?!"
Azzura langsung menoleh saat Azzam sudah berada di ambang pintu kamar. Sungguh dia kesal sekali karena harus menunggu lama di luar ruangan Arya
Deg!
"Kak Azzam?!" ucap Azzura
Arya langsung kicep saat melihat Azzam masuk kedalam kamar itu
"Kakak, kenapa sampai ada disini?" tanya Azzura
"Papa yang menyuruhku untuk menjemputmu,," jawab Azzam sambil melihat Arya yang terbaring di ranjang dengan terpasang jarum infus. Dilihatnya juga wajah Arya pucat dan lemas
"Tadi Ulla sama pak Bon kesini, terus dia kemana?" tanya Azzura
"Kakak suruh pulang. Jika urusanmu sudah selesai, ayo pulang" ucap Azzam
"Oh iya, aku pulang ya,, semoga kamu lekas sembuh. Itu aku bawakan vitamin resep dari Om Rizal" ucap Azzura
"Terima kasih yah sudah menjengukku, maaf aku tidak bisa mengantar mu pulang" ucap Arya
"Tidak masalah, aku pulang sekarang" ucap Azzura lalu berdiri
"Hati hati" ucap Arya
__ADS_1
"Terima kasih ya kak sudah kemari" ucap Arya kepada Azzam
Azzam tidak menjawab, lalu menggandeng tangan adiknya dan di bawa pergi. Sebenarnya masih ingin bersama, tapi dia tidak bisa mencegah Azzam membawa Azzura pergi.
Keduanya masih saling diam, meski mobil sudah bergerak pergi.
"Kenapa kamu bisa sampai disini?"tanya Azzam
"Aku hanya ingin menjenguknya saja,," jawab Azzura
"Repot repot menjenguknya? Memang kalian ada hubungan apa?" tanya Azzam
"Teman saja, aku kasihan, dia tidak memiliki keluarga lagi, dan dia tidak ada yang memperhatikan" jawab Azzura
"Kamu menyukainya?" tanya Azzam
Azzura langsung menoleh ke arah lain,
"Jawab La,,," ucap Azzam
"Sedikit,," jawab Azzura
"Ya cintanya baru sedikit,," jawab Azzura nyolot
Azzam ingin tertawa, lucu sekali adiknya itu, masak iya ada cinta yang sedikit
"Pantas saja kamu bela belain datang menjenguknya! Ternyata begitu!" sahut Azzam
"Diam lahhhh! Jangan menggodaku terusss!" cetus Azzura sebal juga kepada kakaknya.
Sampai beberapa saat, keduanya sudah tiba di rumah, dan benar saja, papa Angga dan Mama Zara masih duduk di tempatnya ketika Azzura izin pergi. Sepertinya tidak ada niatan mereka berdua untuk pindah tempat. Kemudian Azzura dan Azzam masuk lalu menyalami keduanya
"Sudah jenguknya? Bagaimana kondisi temanmu?"tanya mama
"Sudah ma, sudah lebih baik. Hanya kelelahan bekerja,, " jawab Azzura
"Ohh,,,," sahut mama
__ADS_1
"Yang sakit itu Arya ma!" cetus Azzam
Azzura langsung menoleh saat Azzam membocorkan kepada papa dan mama
"Apa?!" papa dan mama sama sama terkejut
"Jadi kamu menemui Arya?!" tanya papa sudah seperti akan menelan orang saja
"I,,iya pa,, dia sakit,, aku kasihan padanya,, kan dia tidak memiliki keluarga" jawab Azzura
Papa Angga sudah mendapat cerita dari mama, jika Arya berniat melamar Azzura tapi gadis mereka itu belum memberikan jawaban apa apa, dia masih galau.
"Ya ampun laaaa,,, kamu itu wanita, tidak sepantasnya mendatangi seorang pria! Kalau dia macam macam bagaimana?!" ucap papa Angga
Azzura terdiam, dia tidak akan pernah berani bicara soal yang sudah terjadi antara dia dan Arya saat di kantor tadi. Jika papanya tau, pasti Arya akan habis dan mendapat masalah besar
"Maaf pa,, aku,, hanya berniat menjenguk nya saja,," jawab Azzura
"Kamu menyukainya?!" tanya mama
Azzura menunduk, tapi tidak memberikan jawaban
"Tadi katanya sedikit cinta ma" sahut Azzam
Azzura menoleh pada Azzam dan melototi kakaknya itu.
"Benar kan kataku?!" ucapnya dengan tersenyum kecil
"Dasar embeeerrrrr!!! Ngeseliiinnn!!!" Azzura malu, lalu gadis itu berlari ke kamarnya.
"Loh loh loh,,, kemana kamu? Papa belum selesai,,! Azzuraaaaaaaa!" teriak papa, tapi Azzura tidak mau kembali, dia sudah terlanjur malu
.
.
.
__ADS_1
.
Hahahahaahah😅