Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Akad Nikah


__ADS_3

Semua keluarga Dermawan kecuali Azzura dan beberapa kerabat lainnya, mereka berbondong bondong datang ke acara peresmian klinik baru yang akan di resmikan hari itu.


Sampai disana sudah ada Arya dan juga para tamu yang di undang untuk menghadiri acara peresmian itu. Meski Azzura tidak bisa hadir disana, tapi dia masih bisa mengikuti serangkaian acara disana secara Virtual.


Klinik baru itu di beri nama "Klinik Azzura" dan langsung di resmikan oleh Opa Dermawan dan juga Papa Angga yang mewakili Azzura.


Riuh tepuk tangan terdengar saat Opa memotong pita untuk peresmian itu, dan setelah itu mereka masuk kedalam Klinik untuk melihat lihat isi di dalam nya.


Setelah melihat lihat klinik Azzura mereka semua makan bersama.


"Jadi kamu berhasil menyelesaikan tantangan dari mantuku ya nak Arya" ucap pak Bagas (bapaknya mama Zara)


"Alhamdulillah kek, ini juga berkat doa dan dukungan banyak orang. Jika tidak, pasti tidak akan selesai tepat waktu" jawab Arya.


"Iya,, kamu benar. Kakek bangga padamu! Kamu berhak untuk menjadi pendamping cucuku! Tapi ingat yah,, bahagiakan cucu kakek!"


"Baik kek" jawab Arya


Ucapan selamat tidak hanya di peroleh Dokter Angga, dan Opa Dermawan, tapi Arya juga kecipratan ucapan selamat karena berhasil menyelesaikan pembangunan klinik itu dengan cepat dan rapi. Bukan hanya sekedar ucapan, bahkan Arya juga mendapatkan beberapa tawaran tender pembangunan dari para kolega papa Angga.


Benarkan pikirannya dulu, tidak masalah dia merugi dalam pembangunan klinik Azzura. Karena setelah kerugian yang cukup besar dia alami, Arya sudah berhasil mendapatkan cintanya, bukan hanya itu, bahkan kini dia juga bisa mendapatkan banyak tawaran projek setelah melihat hasil pembangunan klinik itu terlihat sempurna, dan kokoh tentunya.


Acara peresmian klinik sudah selesai dan mereka semua kembali ke kota. Untuk sementara waktu, Dokter Azzam yang memimpin klinik baru itu sampai batas waktu yang belum di tentukan.


Setelah urusan Klinik selesai, Kini giliran untuk acara akad nikah Azzura dan Arya besok yang akan di laksanakan. Semua persiapan juga sudah selesai tinggal menunggu hari esok untuk pelaksanaannya.

__ADS_1


....


Pagi datang terasa begitu cepat, bahkan rasanya lebih cepat dari hari biasanya. Saat ini Azzura sedang di rias, bukan hanya Azzura yang bersiap siap, tapi juga keluarga lainnya ikut bersiap.


Jam 8 nanti, Arya bersama rombongan akan datang dan mereka akan melangsungkan akad pernikahan.


Persiapan pernikahan yang sedikit dadakan dan sat set sat set ini menjadi topik hangat para tetangga Arya yang pagi itu juga ikut kedalam rombongan calon pengantin pria. Karena tidak ada angin tidak ada hujan, tiba tiba pria itu mengundang mereka untuk hadir di acara akad nikahnya. Padahal belum lama tersebar berita Dia cerai dengan Rena. Tak luput dari keluarga mantan istri axel yang juga di undang, karena masih menghormati tetangga.


"Jadi Arya akan menikah lagi dengan anak orang kaya yah?"


"Iya, denger denger dia itu yang ngerawat Arya waktu sakit!"


"Oohhh,,, kasihan juga ya Rena, gila sendiri di penjara!"


"Iyaaa itu mah karena ulahnya sendiri! Makanya jangan jadi orang jahat!"


"Ya gak papa lah mbak, daripada punya istri gila?! Mending cari ganti, lagian Arka kan masih kecil dan butuh perhatian ibu!" sahut tetangga lain. Sepertinya tidak setuju jika Arya di bela, Oma Vannia langsung pergi dari sana.


Sepertinya sudah akan berangkat, Arya bersama Arka dan Zaky sudah keluar dari rumah dan sudah berpakaian Rapi. Terlihat pada saat itu, wajah Arya berseri seri dan senyum yang terus merekah. Sungguh sangat terlihat berbeda saat dulu dia dinikahkan dengan Rena.


Tidak ingin membuang waktu, Arya bersama rombongan calon pengantin pria langsung berangkat menuju ke kediaman calon pengantin wanita.


Arya cukup deg deg an, meski sudah sempat latihan mengucap ijab qobul, tapi tetap saja jantungnya bergemuruh, apalagi jika membayangkan wajah Azzura. Pria itu berdoa didalam hati semoga saja, acara hari ini akan berjalan dengan lancar.


Begitu sampai di depan gerbang kediaman keluarga Dermawan, Arya beserta rombongan di sambut dengan hangat oleh keluarga Dermawan.

__ADS_1


"Jadi iniiii keluarga calon istri Aryaaa?????!"


Melihat begitu luas halaman rumah dan juga besarnya rumah keluarga Dermawan, para tetangga di buat menganga. Lebih menganga saat melihat sambutan dari keluarga itu terlihat begitu hangat. Terlihat tidak sombong sama sekali meski mereka orang berada.


"Langsung masuk kedalam saja" ucap Om Rizal kepada Arya, dan mengajak pria itu untuk masuk kedalam, di sana sudah ada papa Angga yang akan menikahkan mereka juga ada penghulu dan keluarga lain yang mendampingi. Melihat tatapan papa Angga saja, Arya sudah langsung dibuat jantungan rasanya.


Saat itu Azzura belum di suruh keluar, dan gadis itu masih di sembunyikan di dalam kamarnya.


"Apa kamu sudah siap?!" tanya papa Angga


"Siap pa!" jawab Arya lalu menjabat tangan papa Angga.


Dengan jantung yang bergemuruh hebat, dan keringat yang mengucur deras, disaksikan oleh banyak orang, akhirnya Arya mengucap janji suci pernikahan dengan lantang. Suara itu bahkan mampu menggetarkan langit, sebagai bukti kesungguhan pada janji pernikahannya.


Rasanya sungguh sangat lega karena sudah mengucapkan ijab qobul itu tanpa kendala.


"Alhamdulillah,,,,"


Kini saatnya, pengantin wanita di bawa keluar dari kamarnya.


.


.


.

__ADS_1


.


Siap siap bang, liat bidadari mau turun hehehehehe


__ADS_2