Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Cinta Keduaku


__ADS_3

Queen gelagepan, lalu sekilas gadis itu melihat ke arah Zaky yang diam saja di samping Arya


"Kami,, barteman Opa" jawab Queen


"Ohh hanya teman?bener itu ky?!" tanya Opa


"Em,, iya Opa, saat ini begitu,, tapi,, sebenarnya, saya sudah meminta izin pada Dokter Rizal dan Dokter Liora untuk serius sama Queen,,," jawab Zaky


"Begitu Zal?" tanya Opa kepada Rizal


"Iya Opa, tapi Queen memberi syarat kepada Zaky. Ntah sampai kapan, Rizal juga tidak tau" jawab papah Rizal santai saja. Sebenarnya mereka semua sudah merencanakan ini semua.


"Kalau memang sudah sama sama serius, ajak orang tuamu ke rumah, ky" ucap Opa


"Baik Opa, jika nanti Queen sudah bersedia, saya akan mengajak bunda saya" jawab Zaky


"Memang ayah kamu dimana?" tanya Oma


"Ayah saya,, sudah lama meninggal Oma, saya hanya bertiga, saya, bunda dan Liliana adik saya yang berusia 20tahun" jawab Zaky


"Gak jauh usianya sama Queen,," ucap Oma


"Iya Oma" jawab Zaky


"Udah nikahin aja mereka Om,, jangan kelamaan" ucap Azzura jadi kompor meleduk


Queen langsung menoleh pada Azzura dan melihat Azzura sedang tersenyum


"Tapi apa tidak sebaiknya menunggu Queen lulus kuliah saja? Kan gak lama lagi" sahut papa Angga


"Nanti Queen pikir pikir dulu yaah" pungkas Queen.


Malam sudah semakin larut, satu persatu keluarga juga sudah pamit untuk pulang dan istirahat. Tinggallah di ruangan Oma ada Opa dan papa Angga yang menjaga Oma. Selebihnya sudah pulang.


Queen kembali pulang bersama Zaky, Gadis itu jadi pendiam ntah apa yang sedang dipikirkan. Keduanya masih di parkiran rumah sakit, karena ingin bicara dari hati ke hati


"Apa yang kamu pikirkan Queen?" tanya Zaky


"Gak ada kak,," jawab Queen


"Jangan terlalu di fikirkan soal tadi, tidak perlu terburu, karena kapan pun aku siap untuk menunggumu" ucap Zaky


"Kenapa kakak mau menungguku?! Bukan kah dari awal kita bertemu, kak Zaky tidak menyukaiku?!" tanya Queen saat melihat ke arah Zaky

__ADS_1


Zaky menghela nafas kasar, memang awalnya dia sangat membenci sikap Queen yang sangat genit kepadanya. Namun karena kegenitannya itu mampu membuat hati Zaky kian berdebar saat berdekatan dengan gadis itu.


"Aku akui, awalnya aku memang tidak menyukai kamu, tapi,, semakin aku berusaha untuk menolakmu, melupakan bayangan wajahmu, aku merasa semakin sulit. Bahkan bayangan wajahmu selalu menguasai pikiranku. Awalnya aku masih tidak sadar, jika aku mulai menyukaimu, tapi,, tuan Arya menyadarkan ku, kamu ingat saat wajahku pernah terlihat lebam? Itu karena Tuan Arya memberiku pelajaran dan setelah itu Aku merenungi semuanya, dan makin kesini, aku semakin yakin,, aku memiliki perasaan cinta kepadamu,, kamu harus percaya ini Queen,, aku mengatakan sejujurnya, aku tidak sedang membual" ucap Zaky saat menatap Queen lekat


Queen terdiam, gadis itu sedang mencari kejujuran dari mata Zaky. Dan yang dilihat gadis itu tidak ada sedikitpun kebohongan. Hatinya ingin meledak saat mendengar ungkapan perasaan Zaky.


"Ini adalah cinta keduaku setelah cinta pertamaku pada Bundaku,,,"


"Aku belum pernah mencintai wanita lain selain bundaku,, Jika cintaku kepada bunda ku adalah cinta anak terhadap orang tuanya. Tapi cinta ku padamu, seperti pria dewasa kepada seorang wanita dewasa.."


"Kamu boleh menguji ku sampai kamu benar benar yakin, aku tidak akan menolak nya,," ucap Zaky lalu memegang tangan Queen.


Deg!


Queen mematung saat tangan nya di sentuh oleh Zaky.


"Aku,, aku akan memikirkannya


nanti" jawab Queen


"Tentu,,, Maafkan sikap ku dulu ya,," ucap Zaky


Queen mengangguk pelan, gadis itu sedikit salting saat tangannya terus terusan di pegang. rasanya menggelitik, bahkan seperti ribuan kupu kupu terbang dari perutnya.


Zaky baru sadar, jika mereka masih berada di parkiran rumah sakit.


"Maaf, kita pulang sekarang ya,," Ucap Zaky lalu menjalankan mobilnya meninggalkan rumah sakit.


Sepanjang perjalanan, Queen tidak berani melihat ke arah Zaky, ntah rasanya bibirnya tak ingin berhenti untuk tersenyum. Ada rasa senang dari dalam hatinya, sementara Zaky, sesekali pemuda itu melirik ke arah Queen, meski tidak melihat seluruh wajahnya, tapi dia bisa melihat sedikit tarikan dari bibir gadis itu.


Ah! Ternyata jatuh cinta itu semenyenangkan begini! .


.....


Hari berikutnya..


Pagi pagi Zaky sudah berada di depan rumah keluarga Dermawan. Pokoknya dalam waktu yang tidak di tentukan kapan berakhirnya Zaky harus datang pagi pagi ke rumah itu.


"Kamu sudah disini ky?!" tanya Arya yang baru saja keluar dari dalam rumah saat mendengar suara mobil berhenti di depan rumah. Awalnya dia ingin sarapan, tapi dia tidak langsung ke meja makan.


"Iya tuan, soalnya Queen menguji saya begini,, saya harus sampai disini sebelum jam 6 pagi" jawab Zaky


Arya melihat arloji nya dan saat itu sudah pukul 06.05

__ADS_1


"Oohh begitu?! Ya sudah semangat jalani tesnya! Anggap saja ini perjuangan untuk mendapatkan cinta!" ucap Arya sambil terkekeh.


"Iya tuan, doakan saya lulus dan mendapatkan cintanya Queen" jawab Zaky


"Aamiin Aamiin,,, sudah sarapan kamu?" tanya Arya lagi


"Sudah tuan,," jawab Zaky


"Oh ya sudah tunggulah Queen, aku mau ke dalam dulu. Oh,, satu lagi,,"


"Nanti jam 9 kita adakan rapat Divisi untuk membahas soal projek dari kampus Kusuma Bangsa ya. Kamu siapkan semuanya! Jangan terlambat!" ucap Arya


"Baik tuan, saya akan kerjakan!" jawab Zaky


"Oke! Aku pergi dulu!" Ucap Arya lalu kembali masuk kedalam rumah untuk sarapan bersama keluarga yang lain.


Tak lama Queen keluar dan menghampiri Zaky yang sedang duduk kursi di teras.


"Ayo berangkat!" ucap Queen


Zaky menoleh dan melihat Queen tidak sendiri, melainkan gadis itu keluar bersama Raja, Cyla dan Ayyana


"Langsung ke kampus?" tanya Zaky bingung karena Queen membawa anggota keluarga yang lain


"Enggak, ke sekolah Raja dan Ayyana dulu setelah itu nganter Cyla ke rumah Opanya. Baru kita ke kampus" jawab Queen


Zaky di buat terperangah,


"Ayo Om,,, nanti aku telat masuk sekolahnya" ucap Raja


"Oh iya, ayo,, cepat naik ke dalam mobil" ucap Zaky lalu membuka kunci mobilnya. Dan setelah itu anak anak langsung masuk kedalam mobil. Begitu juga dengan Queen dan Zaky


"Oke baiklah! Pagi ini jadi sopir nih ceritanya?!" Zaky membatin.


.


.


.


.


Semangat wae lahh ky! Penting bisa dapetin cintanya neng Queen. Hahaha😅

__ADS_1


__ADS_2