
Queen mematung, lalu menyentuh pipinya yang di kecup, sungguh dia ingin teriak, bagaimana bisa pria manis yang pernah sangat jahat meninggalkan dirinya sendiri di jalan, kini berubah sangat manis.
Gadis itu tersenyum kecil, lalu kembali menatap Zaky
"Sudah berani cium cium ya?!" sungutnya dengan tersenyum
Zaky salah tingkah, tapi hatinya merasa begitu senangnya
"Emm,, jangan marah yah,," ucap Zaky
"Hum,, " sahutnya
"Ya sudah ayo kita pulang! Nanti merambat minta yang lain!" gumam nya lalu bersiap untuk menjalankan mobilnya
"Maksudnya cium bibiir?!"
Belum juga 1 meter mobil berjalan, Zaky langsung menghentikan mobilnya karena terkejut.
"Apa kamu bilang?!" tanya Zaky
Queen melipat bibirnya, lalu gadis itu tersenyum
"Itu,, tidak boleh, sebelum kita menikah yah,," ucap Zaky dengan tegas
"Oh,, begitu?! Tapi Kak Ulla pernah cerita,,,"
"Sssttt! Tidak perlu di ceritakan" ucap Zaky lalu buru buru menjalankan mobilnya. Tidak ingin melakukan hal lebih bersama Queena. Sedang Queena lalu mengerutkan bibir
"Padahal, pengen tau rasanya,,,," gumamnya kecil.
__ADS_1
Zaky menutup telinganya rapat rapat, tidak ingin mendengar gumam Queen sedikit pun. Jangan sampai dia terkontaminasi, dan malah memancing gejolak hatinya, yang juga ingin, tapi dia akan berusaha menahannya.
..
Waktu terus berjalan, hubungan Zaky dan Queen juga semakin lengket saja. Meski Queen belum menyudahi aksi untuk memberikan tes kelayakan sebagai seorang suami, tapu gadis itu sudah sangat jelas juga memiliki perasaan yang sama. Hanya alasan Queen saja memberi tes kelayakan, padahal gadis itu sudah nyaman dan hanya ingin terus berdekatan dengan pria yang sudah menempati ruang di hatinya
"Mau kemana?" tanya Mama Ly saat melihat Queena baru turun dengan sudah berdandan cantik
"Malem mingguan ma,, eh! Mumpung bocil belum sampai di dirumah" jawab Queen
"Hem pantes Zaky sudah ada di depan sama papahmu" ucap Mama Ly
"Hehe,, Queen pergi dulu ya,," lalu Queen mengecup pipi sang mamah dan setelah itu berjalan ke ruang tamu, di sana sudah ada Zaky dan papahnya
"Pulang jangan malam malam, dan jangan macem macem!" ucap papah Rizal menatap putrinya dengan tajam
"Iya iya paaaaah,, lagian cuma mau nonton aja kok,, gak ngapa ngapain" jawab Queen.
"Yang,, kita ngedate juga yuk,,, mumpung anak anak gak ada hehe,,," ucap mama Ly sambil bergelayut manja
"Ngedate di rumah saja. Tidak ada yang menjaga Opa dan Oma" jawab papah
"Ish! Pergi sebentar aja loh gak papa, kan dirumah juga rame, banyak pelayan" gerutu Mama Ly
"Tapi gak ada anggota keluarga, udah ngedate dirumah juga sama saja kan? Toh ujung ujungnya polos jugaaaa" jawab papah
Mama Ly tersenyum, lalu segera mengangguk dengan cepat. Lalu keduanya segera masuk beranjak dari tempatnya.
....
__ADS_1
Queen dan Zaky sudah sampai di gedung bioskop. Keduanya tidak ragu lagi untuk masuk kedalam sambil bergandengan tangan. Seperti ABG yang sedang kasmaran, sesekali saling melirik, dan saling melempar senyum.
Kemudian keduanya menentukan Film apa yang ingin di tonton, setelah itu memesan tiket dan juga cemilannya.
Tidak menunggu lama, pintu bioskop terbuka dan keduanya masuk lalu menempati tempat duduk yang sudah di pesan.
Karena ada kesempatan berdua, Zaky tak sedikitpun melepas genggaman tangannya pada tangan Queena. Film pun dimulai...
"Beneran jangan lari yaa kalau hantunya muncul" kekeh Zaky
"Siapa takut?!" sahut Queena, memang gadis itu sama sekali tidak ada takut takut takutnya, apalagi hanya film horor.
Disaat banyak orang histeris, Queena tenang tenang saja sambil menikmati cemilannya
"Wah beneran gak takut dia?!" Zaky membatin saat melihat Queena terlihat tenang tenang saja.
Keduanya sama sama saling menoleh, saat melihat bagian adegan romantis dari film horor itu.
"Hah,, gak ada serem seremnya ya!" Ucap Zaky lalu membuang wajahnya ke depan lagi. Baginya sangat sulit menahan gejolak didalam dadaanya saat berdekatan dengan Queena.
"Iya,, kurang serem ya,," sahut Queena
"Iya,,,," Zaky terkejut saat menoleh, hidungnya sudah bergeseekan dengan ujung hidung mancung Queena
Deg!
Zaky mematung saat bibiirnya dikecup
"Queen,,,"
__ADS_1
Zaky dan Queen sontak melihat ke bangku atas, dan begitu kagetnya saat keduanya melihat Azzura dan Arya disana.
"Tamat riwayatku!"