
Indera pengelihatan Azzura sedang di penuhi oleh para pekerja bangunan yang sedang menjalankan pekerjaan mereka, sedang gadis itu tengah berdiri di bawah pohon yang cukup rindang bersama Arya dan Zaky.
"Kamu yakin bangunan ini akan selesai tepat waktu?" tanya Azzura
"Harus yakin dong,,! Ini bukti keseriusanku padamu La,, kalau aku gk serius untuk apa aku melakukan ini semua?" jawab Arya
Dalam hati Azzura bersorak gembira, ternyata begini rasanya dicintai. Selalu di buat tersenyum setiap hari, seperti jatuh cinta setiap hari, Tunggu! Apa tadi? Jatuh cinta? Ah tidak mungkin aku jatuh cinta pada Arya secepat ini!.
"Kita makan disini lesehan atau mau makan di dalam mobil?" tanya Arya membuyarkan lamunan Azzura
"Disini saja,, " Jawab Azzura
"Tapi nanti banyak debu nona" sahut Zaky
"Iya, makan di dalam mobil saja" ucap Arya
"Aku ingin makan disini, sambil lihat persawahan disana" jawab Azzura sambil menunjuk persawahan yang tak jauh dari lokasi mereka sekarang
"Ya sudah, Ky, tolong ambil makanan kita kemari" ucap Arya
"Baik Tuan,," jawab Zaky
Kemudian Arya mengambil tikar yang biasa di pakai pekerjanya untuk duduk duduk di bawah pohon itu, Setelah membuka lipatannya, Arya menyuruh Azzura untuk duduk di dekatnya. Tak lama Zaky datang membawa makanan untuk mereka dan mereka makan bersama.
"Apa kakak ku kesini?" tanya Azzura
"Tadi pagi kak Azzam kesini sebentar" jawab Arya
"Oohh,,, "
Azzura kaget saat Arya menyodorkan sendoknya berisi potongan ayam pop
"Cobalah, ayamnya enak" ucap Arya
__ADS_1
Azzura menatap Arya sebentar, lalu membuka mulutnya dan menerima suapan darinya. Arya tersenyum, senang sekali karena Azzura tidak menolak suapannya.
"Duh,,, dunia serasa milik berdua,, andai aku bisa menghilang dari sini, akan aku lakukan!" Zaky membatin
Dengan cepat Zaky mengunyah makanannya dan ingin segera pergi dari tempat itu. Hatinya panas, menyaksikan kebucinan tuannya.
Azzura terlihat mengulum senyum setelah menerima suapan dari Arya, rasanya Arya selalu bisa meledakkan jantungnya tiba tiba
"Enak kan?" tanya Arya dan Azzura mengangguk saja
"Tuan, Nona, saya sudah selesai, saya mau jalan jalan dulu ke proyek" ucap Zaky
"Iya pergilah" jawab Arya
Tidak berkata lagi, Zaky langsung pergi menuju ke proyek. Resiko tidak memiliki kekasih,,,,
"Malu tau Ar sama Zaky, trus nanti ada orang lihat gimana!!" ucap Azzura
"Tidak perlu malu, memangnya kita ngapain? Cuma makan bersama saja" jawab Arya santai saja
"Tidak, aku sudah kenyang" jawab Azzura
Tangan Arya terulur mengambil tissue dan membersihkan sisa makanan di ujung bibir Azzura, pria itu tersenyum kecil saat melihat Azzura tiba tiba tegang.
Andai bisa setiap hari seperti ini, pasti rasanya senang sekali,,,
"Sebenarnya aku ingin sekali membersihkan dengan mulut ku, tapi,,,,"
Plaakkkk
"Aw!"
Arya kaget saat tiba tiba lengannya di pukul dengan cukup keras
__ADS_1
"Sakiitt sayanggg!! Ini namanya KDRT tau gaakk?" ucap Arya dengan nada merajuk
"Biarin! Makanya kalau punya pikiran itu jangan messum terus!" sungut Azzura,
"Yaaa ampun,, normal kali la,, aku lelaki normal, deket deket sama kamu gini mana bisa tahan coba?" jawab Arya
"Ya sudah tidak usah bertemu kalau begitu!!"
Deg!
Sumpah demi apa, Azzura dan Arya kaget saat mendengar ada orang yang menyahuti ucapan mereka. Keduanya menoleh dan kaget saat melihat ada Om Rizal sudah berdiri tak jauh dari mereka sekarang
"Om Rizal?!" Ucap Azzura
Rizal berjalan mendekat lalu duduk bersama Arya dan Azzura
"Maaf Om, ini,, ini tidak seperti yang Om bayangkan,,, tolong jangan salah paham dulu" ucap Arya dengan sedikit gugup
"Iya Om,, Arya memang begitu Om, ngomongnya suka asal, tapi kami tidak melakukan apapun kok! Beneran!" sahut Azzura
Rizal tersenyum kecil, senang sekali melihat keduanya jadi tegang begitu, sudah seperti maling yang tertangkap basah.
"Yang penting kalian mengerti batasan,, tidak melakukan hal hal buruk sebelum menikah" ucap Om Rizal
"Bukankah dulu Om juga sering di cium Aunty?!" tanya Azzura
Hah?
.
.
.
__ADS_1
.
Wkwkwwkkwwk Om Lijal kena nih 🤣