
"Azzura?" Ucap Arya saat menatap gadis cantik itu , Rizal yang sedang berbicara pun menoleh dan melihat keponakannya yang sedang mematung. Sesaat Rizal mengulum senyum
"Sudah selesai rapatnya?" tanya Om Rizal
"Sudah Om" jawab Azzura beralih menatap Om nya
"Mau langsung pulang?" tanya Rizal
"Tidak, Ulla mau ke Apotek, masih ada kerjaan" jawab Azzura
"Oh,, sekalian saja kamu bareng Azzura, dia akan meracik kan obat tadi" ucap Om Rizal pada Arya
Sesaat Arya dan Azzura saling pandang.
"Boleh, jika Azzura tidak keberatan" jawab Arya
"Tentu tidak,,, iya kan La?" tanya Rizal pada Azzura
"Em,, iya,," jawab Azzura terlihat canggung.
"Ya sudah yah kalau gitu, Om akan ke ruangan kerja papa mu. Kalian lanjut saja. Assalamualaikum" ucap Rizal
"Wa'alaikumsalam" jawab Azzura dan Arya bersamaan.
Setelah perginya Rizal, terjadilah kecanggungan antara Arya dan Azzura.
"Ayo kita pergi" ucap Arya memecah kecanggungan diantara mereka berdua. Azzura mengekori Arya hingga mereka sampai di parkiran.
"Aku bawa mobil sendiri,," ucap Azzura lalu berjalan menuju ke mobilnya.
Arya tidak ingin kehilangan kesempatan untuk bisa berdua dengan gadis yang dia rindukan , Lalu pria itu menyusul Azzura dan meraih Kunci mobil yang baru saja di ambil gadis itu dari dalam tasnya.
"Aku yang akan menyetir" ucap Arya lalu menuntun Azzura untuk duduk di kursi sebelah kemudi mobil. Arya membuka kan pintu kemudian mempersilahkan Azzura untuk masuk kedalam
"Tapi mobil mu?" tanya Azzura
__ADS_1
"Gampang, nanti biar di ambil orang ku" jawab Arya lalu menutup pintu mobil dan berjalan cepat menuju kursi kemudi mobil Azzura. Setelah masuk kedalam Arya langsung menyalakan mesin mobilnya sedang Azzura masih mematung menatanya.
Arya menatap Azzura sebentar, gadis itu langsung gelagepan dan segera memasang seatbelt nya. Terlihat Arya mengulum senyum kecil.
"Kita jalan sekarang ya" ucap Arya lalu menjalankan mobil Azzura menuju ke apoteknya.
"Apa kamu checkup tadi?" tanya Azzura
"Iya, dan hasilnya, kondisiku semakin baik" jawab Arya
"Alhamdulillah kalau begitu," sahut Azzura
"Sudah beberapa hari tidak bertemu dengan mu,,, apa kamu tidak merindukan ku?" tanya Arya
Azzura menoleh, gadis itu melihat Arya yang sedang tersenyum
"Ck! Tidak! Aku tidak merindukanmu! Pasti kamu yang rindu dengan ku?! Iya kan?!" jawab Azzura
"Sudah mengaku sajaaaa!" ucap Azzura lagi
"Iya,, kamu benar, aku memang merindukan mu,," jawab Arya lalu menatap Azzura
"Hem,, ternyata hanya aku yang rindu,," ucap Arya dengan nada kecewa, lalu Arya mengambil ponselnya dan menghubungi salah satu orangnya untuk mengambil mobilnya ke rumah sakit dan membawa kan Apotek Azzura.
"Mana mungkin kamu merindukan ku ya,, kan sudah ada orang lain di hati kamu" ucap Arya melanjutkan obrolannya lagi Karena Azzura diam saja, ntah apa yang sedang dipikirkan gadis itu.
"Apa maksud mu?" Azzura kembali menatap Arya
Mereka sudah sampai di Apotek Azzura, lalu Arya memarkirkan mobil Azzura.
"Apa maksud ucapan mu tadi?" tanya Azzura mengulang pertanyaan, karena Arya tidak memberikan jawaban sedang dia penasaran.
"Bukan kan ada papa Vannia yang menemanimu? Jadi kamu tidak mungkin merindukan ku, iya kan?" jawab Arya
"Papa Vannia? Aku tidak merindukan papa Vannia. Tidak bersamanya juga" jawab Azzura
__ADS_1
"Oh iya? Apa mungkin aku yang salah melihat orang? Apa iya yang mengantarmu 3 hari lalu itu bukan papa Vannia? Lalu siapa?" tanya Arya
Azzura terdiam, gadis itu kembali mengingat, 3 hari lalu dia memang diantar pulang Axel setelah pulang dari rumah sakit.
"Oohh itu,, kami hanya tidak sengaja bertemu, dia hanya mengantarkan ku pulang. Itu saja" jawab Azzura setelah baru ingat
"Bagaimana kamu bisa tau? Kamu menguntit ku?" tanya Azzura
Arya semakin mendekat, bahkan dia kembali terbakar cemburu ketika mengingat kejadian waktu itu, dia melihat Axel yang mencium Azzura di dalam mobil
"Awalnya aku ingin mengajakmu pergi, tapi aku urungkan niatku, saat melihat mu bersama Axel,," ucap Arya
Azzura melihat mimik wajah Arya berubah, seperti ada kilatan ketidaksukaan tergambar di wajah tampannya itu.
Sudah seperti seorang kekasih ketahuan selingkuh, Azzura jadi tegang, dan sedikit tergagap saat Arya terus memojokkannya
"Aku,, aku tidak melihat mu,, " jawab Azzura
"Jelas kamu tidak melihatku, karena Axel sudah menutup pandangan mu" jawab Arya
"Kamu cemburu?!" tanya Azzura
"Tidak perlu di tanya lagi La,, aku sangat cemburu,,," jawab Arya lalu mengusap bibir Azzura sangat pelan
"Dan,, aku akan menghapus jejak pria itu sampai tidak tersisa!"
.
.
.
.
.
__ADS_1
Udah hari senin nihhhhhh
Bagi Votenya dong bestieeee😍🤭