Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Malam Kehancuran


__ADS_3

"Tuan,, tolong lepaskan saya!"


Berlian terus meronta saat pria asing itu terus mencoba memasuki dirinya. Gadis itu mencakar punggung pria itu saat dirinya benar benar dihancurkan malam itu. Kesucian diri yang dia jaga selama bertahun tahun, hilang direnggut oleh pria asing yang dia tidak kenal.


"Tidaaaaaaakkkkk!" Teriak Be di kamar mandi, saat dia mengingat bagaimana pria asing itu merusak dirinya .


Flashback Malam kehancuran...


"Kak Di, aku pulang dulu ya kak,," ucap Be kepada Dion teman sekerjanya. Terdengar dentuman musik yang sangat keras, dan rasanya sudah akan merusak gendang telinga


"Yakin mau pulang sendiri? Gak nunggu kakak?" tanya Dion


"Yakin, lagian aku bawa motor Satria, sekalian mau belanja bulanan" jawab Be


"Ohh ya sudah, hati hati ya Be,," ucap Dion


"Oke!" jawab Be


Lalu Be atau Berlian keluar dari dapur dan bersiap untuk segera pulang.


"Tumben pulang cepet? Mau ngedate kamu Be?" tanya Dita


"Gak, Satria masih di luar kota, aku cuma mau belanja bulanan, sabun pada mau habis" Jawab Be

__ADS_1


"Ohh kirain mau ngedate!" ucap Dita


"Gak lah, aku duluan ya,," ucap Be lalu mengambil tasnya dan segera keluar menuju ke parkiran. Saat Be keluar dari pintu belakang, Sonia melihat Be yang baru saja keluar. Lalu Sonia bertanya kepada Dita kemana Berlian pergi.


"Dia bilang mau belanja bulanan" ucap Dita


"Dan kamu percaya?! Yakin dia mau belanja bulanan? Yang ada, pasti dia itu pergi sama om om !" ucap sonia


"Hey Son! Jangan asal bicara ya! Kamu tuh gak ada bukti! Berlian itu bukan kamu ya! Dia masih perawan! Gak mungkin dia main sama Om Om!" ucap Dita


"Yakin kamu?! Dia itu punya cowok! Gak mungkin gak sering main juga! Udah lah Dit, gak usah belain Be terus! Dia itu sama kayak kita! Percaya sama aku!" ucap Sonia lalu pergi meninggalkan Dita.


Sonia sangat yakin, Seorang Berlian yang sering di agung agungkan oleh para pekerja di tempat hiburan itu pasti juga sama dengan dirinya dan teman temannya. Jika sudah bekerja di tempat seperti itu, sudah pasti mereka semua kotor.


Saat Sedang berjalan, Berlian melihat seorang pengunjung sedang berusaha membuka pintu mobilnya. Namun beberapa kali orang itu memegang kepalanya. Lalu Berlian berjalan cepat dan ingin menolongnya


"Tuan, butuh bantuan?" tanya Berlian


Pria itu menoleh, namun pandangan matanya sedikit kabur. Namun pria itu yakin jika yang menolongnya adalah seorang wanita. Dari suara dan juga terlihat dari bentuk tubuhnya yang mungil.


"Ya,, tolong buka kan pintu mobilku" jawab Pria itu lalu memberikan kunci mobilnya kepada Berlian


Kemudian Berlian mengambil kunci mobil itu dan akan membuka pintunya. Berlian menekan tombol buka kunci, lalu pria asing itu membuka pintu penumpang dan langsung menyeret tangan Berlian

__ADS_1


"Tuan,, lepaskan tanganku!" teriak Berlian


Pria itu tidak mau dengar, lalu dia mendorong Berlian hingga gadis itu masuk kedalam mobil.


"Tolong bantu aku!" ucap pria itu dengan suara serak


"Tidak! Aku tidak mau!" jawab Berlian dengan berusaha memberontak, namun pria itu jauh lebih kuat dari dirinya.


"Jangan menolak ku!" ucapnya tanpa meminta jawaban, karena sedetik kemudian dia sudah menyerang Berlian, meski gadis itu terus melawan, tapi tidak berarti apa apa untuknya.


Berlian hanya menangis, dan menjerit, didalam hati saat kehormatannya di hancurkan.


"Aku benar benar membencimu!!" batin Berlian saat menatap lekat pria asing yang sudah menghancurkan hidupnya.


Lalu Berlian mendorong pria asing itu dengan sisa sisa tenaganya, agar menjauh dari dirinya.


"Maafkan aku mas,," Batin Berlian saat terbayang wajah Satria, yang pasti akan sangat kecewa. Keduanya sudah akan menikah bulan depan, bahkan keduanya sudah mendaftarkan diri di kantor KUA.


Berlian memunguti pakaiannya yang berserakan di dalam mobil, kemudian dia memakainya dan setelah itu Berlian memutuskan segera keluar dari dalam mobil, sedangkan pria asing itu tergeletak lemas setelah mendapatkan pelepasannya.


Dengan hati yang hancur, Berlian pulang ke kontrakannya sendiri. Sampai di kontrakan, Berlian segera masuk kedalam dan segera membersihkan tubuhnya. Gadis itu merasa sangat jijiik dengan dirinya sendiri.


Flashback Selesai...

__ADS_1



__ADS_2