Satu Gadis Dua Duda

Satu Gadis Dua Duda
Satu Sama


__ADS_3

"Mamaaaaaaaaa!"


Arka berteriak dengan wajah ceria saat melihat Azzura dan Arya baru saja sampai di rumah Arya. Ya,, keduanya sudah memutuskan untuk tinggal di rumah Arya, dan seminggu sekali akan tinggal di rumah keluarga Opa Dermawan seperti yang lain.


"Arkaaaaaa,,, mama kangeeennn!" Balas Azzura yang kemudian sudah mendapat pelukan dari putranya.


"Maa,, mana adik Alca?" tanya Arka dengan wajah polosnya


"Adik?" Azzura terlihat bingung.


"Kata papa, mama dan papa pelgi buat bikin adik untuk Alca" ucap Arka


"Em,, papa masuk dulu ya,,, ini kopernya berat!" ucap Arya lalu kabur meninggalkan arka dan Azzura


Azzura menghela nafas, jadi ini alasan Arya tidak ingin mengajak Arka untuk tinggal di rumah Dermawan selama mereka pergi bulan madu. Pantas Arka sama sekali tidak rewel, karena Arya sudah menjanjikan adik untuknya.


"Sayang,,, Adik Arka belum ada. Lagi di proses" jawab Azzura


"Lama ya maa?" tanya Arka


"Emm,, iyahh,,, kamu sabar yahh" ucap Azzura dan Arya mengangguk.


Pagi itu Azzura menghabiskan waktunya bersama Arka, sedang Papa Arya berangkat ke kantor untuk bekerja. Sejak dari acara pernikahannya dengan Azzura, banyak sekali penawaran kerjasama dari perusahaan lain. Namun Arya juga tidak lantas menerima semua, mengingat kapasitas perusahaannya yang masih dalam proses perbaikan.


..


Siang hari, Zaky sudah berada di kampus Queen untuk menjemput gadis itu. Tidak langsung pulang, tapi Zaky mengajak Queen untuk mampir ke rumah nya sebentar, mengantar pesanan sang bunda sambil Zaky ingin mengenalkan Queen dengan bundanya.


Sampai di rumah Zaky


"kak,,, kakak yakin mau kenalin aku sama bunda kakak? Emm, aku tunggu di sini saja " ucap Queen merasa gugup


"Yakin, aku ingin mengenalkan mu sama bunda, dia orangnya baik kok, kamu jangan takut" ucap Zaky


"Tapi,,,"


Zaky membuka pintu mobil nya lalu keluar dan membuka kan pintu mobil untuk Queen

__ADS_1


"Bunda akan senang saat melihatmu,,," ucap Zaky mengulurkan tangannya untuk menyambut Queen


Queen terlihat ragu, tapi gadis itu menggapai tangan Zaky dan ikut keluar bersama pria itu. Lalu Zaky mengambil pesanan bundanya dan mengajak Queen masuk kedalam rumah


"Assalamualaikum bundaaa" ucap Zaky saat langsung masuk kedalam rumah


"Wa'alaikumsalam,,, ky,,, lohhh sama siapa ini?" Bunda yang sedang menjahit kaget saat putranya pulang bersama seorang gadis cantik


"Ini loh bun,, Queena" ucap Zaky


Lalu Queen tersenyum dan menyalami bundanya Zaky


"Saya Queena bunda,, salam kenal" ucap Queen


"Ohhhhhh calon mantu bunda yahhhh. Panggil saja bunda Wulan?" ucap bunda


Queen mematung saat bundanya Zaky menyebutnya calon mantu


"Bunda,, " ucap Queen merasa malu


"Gak papa bunda" jawab Queen


"Sebentar ya, bunda buatkan minum, kalian sudah makan belum? Tadi bunda juga sudah masak" ucap bunda


"Gak usah repot repot bun,, tadi kami,," ucap Queen


"Ehh,, gak boleh nolak, Ayo ky, ajakin Queen ke belakang" ucap Bunda yang sudah lebih dulu berjalan ke belakang.


"Ikuti saja,, bunda memang begitu,," ucap Zaky


Queen merasa tidak enak, padahal dia baru pertama kali bertemu dengan bunda wulan, tapi bunda memperlakukannya sebaik itu.


Lalu Queen mengikuti Zaky ke belakang dan mereka sampai di meja makan. Benar saja di atas meja sudah terhidang makanan, meski hanya ada ikan goreng, sayur sop, ikan asin, telur balado, dan sambal.


"Tapi maaf yah nak Queen, bunda cuma masak ini saja" ucap bunda wulan


"Queen jadi merepotkan bunda,," ucap Queen

__ADS_1


"Ah tidak,, ayo silahkan dimakan" ucap Bunda


Lalu Queen dan Zaky duduk bersama bunda di meja makan, ketiganya makan bersama sambil sedikit bercerita. Meski baru kenal, keduanya sudah nampak dekat.


Selesai makan, Queen membantu bunda Wulan untuk mencuci piring.


"Bunda doakan semoga kalian berjodoh, dan segera menikah" ucap Bunda Wulan


Queen tersenyum kikuk, dan gadis itu hanya bisa mengangguk


Cukup lama Queen berada di rumah zaky, lalu keduanya pamit kepada bunda Wulan.


"Sering sering main kesini ya nak Queen, kan belum ketemu sama lili" ucap bunda Wulan


"Insyaa Allah bunda" jawab Queen


Setelah berpamitan, keduanya masuk kedalam mobil, sedang bunda langsung masuk saat mendengar ponselnya berdering.


"Ehem,,, terima kasih,," ucap Queen


"Untuk apa?" tanya Zaky


"Sudah,, mengenalkan ku pada bunda" ucap Queen malu malu


"Iya,, bunda sangat menyukaimu,, sama seperti ku,," ucap Zaky


Keduanya saling mematung saat tatapan bertemu, tatapan yang sulit diartikan keduanya.


"Bolehkan aku,, menyukaimu juga,,?" tanya Zaky


Queen semakin gugup saat wajah Zaky semakin dekat. Bahkan gadis itu hanya mampu mengangguk kecil.


"Terima kasih,,,Cup!"


Queen mematung saat Zaky mengecup pipinya.


"Satu sama,,," ucap Zaky dengan tersenyum

__ADS_1


__ADS_2