
Hari bahagia yang di nanti telah tiba. Meski hanya mengadakan akad nikah saja, rumah keluarga Dermawan sudah sangat ramai, banyak keluarga besar berkumpul, termasuk para keluarga besan juga ada disana. Memang tidak ada tenda di gelar, tapi rumah besar itu saja sudah cukup menampung semua tamu yang datang.
Kini Calon pengantin pria sudah berhadapan dengan Ayah calon pengantin wanita. Di dampingi saksi dan juga penghulu, akad nikah pagi itu akan segera di mulai.
"Kamu sudah siap?" tanya papah Rizal
"Siap dokter" jawab Zaky
"Ck! Masih saja kamu memanggilku begitu, padahal kamu akan jadi anak mantuku!" cetus papah
Zaky yang sejak tadi sudah gugup, hanya mampu tersenyum kaku, sungguh ini sangat mendebarkan, bahkan melebihi saat dia sedang dihadapkan dengan kemarahan Arya di kantor.
"Maaf,, pah,," ucapnya dengan nada gemetar
Papah Rizal tau kegugupan Zaky, lalu papah mengulurkan tangannya di atas meja akad nikah, dan langsung di sambut oleh Zaky.
Aliran darah Zaky seolah mengalir begitu deras, keringat pun ikut ikutan menyerbu membasahi seluruh tubuhnya, dan jantungnya berdetak tak karuan saat papah Rizal sudah mulai angkat bicara...
Suara Zaky terdengar tegas namun sedikit gemetar saat menjawab Ijab Qobul.
"Bagaimana saksi?"
"Sahhhh!"
"Saaahhhh!"
"Alhamdulillah,,,"
Dan kini status Zaky sudah berubah menjadi suami dari Queen. Pria itu tiba tiba menangis, hatinya bahagia, tapi juga sedih karena Ayahnya tidak ada di saat hari bahagia nya.
"Kenapa menangis? Nanti Queen jadi sedih kalau lihat suaminya menangis" ucap papah Rizal
__ADS_1
"Maaf pah,, Zaky hanya teringat sama Ayah,," ucap Zaky lirih, bunda yang juga mendengar, jadi ikut menangis,, tapi mereka hanya bisa mengikhlaskan dan mendoakan kepergiannya yang tidak mungkin kembali ke dunia lagi.
"Kamu yang sabar yah,, sekarang kan kamu juga memiliki keluarga baru, ada kami disini selain bunda dan adikmu" ucap papah dan Zaky mengangguk
Cepat cepat Zaky menghapus air matanya, saat melihat Queena turun dari tangga bersama Azzura. Bahkan Zaky sampai tidak berkedip, melihat istrinya yang sedang tersenyum kecil saat melihat ke arahnya.
"Maasyaa allah,, cantik sekali dia,," Zaky membatin
Kemudian Queen duduk di sebelah Zaky, keduanya bergantian memasang cincin pernikahan, dan setelah itu melaksanakan serangkaian acara sampai pada sungkeman kepada keluarga.
Setelah melewati acar sakral itu, Kedua pengantin duduk di pelaminan yang sudah di persiapkan oleh keluarga sebelumnya. Sebagian sedang menikmati hidangan, sebagian lagi sibuk mengabadikan momen pernikahan. Bahkan disana juga ada teman teman Queen yang di undang
"Queen, itu abangmu masih jomblo ya?"
"Iya, disini banyak bujang jomblo, itu termasuk yang lagi makan eskrim!" jawab Queen sambil terkekeh saat menunjuk Raja yang saat itu sedang bersama Arka, cyla, menikmati eskrim
"Astagaaaa Queen! Ayo kita pergi, mending makan daripada ngajakin dia ngomong!" Teman teman Queen akhirnya memilih untuk pergi makan daripada mengajak Queen bicara
"Apa sayang?" Jawab Zaky saat melihat ke arah istrinya
"Nanti malam kita nginep di hotel aja ya,," ucap Queen
Zaky agak sedikit terkejut karena Queen sudah membahas soal malam nanti.
"Bo,,,leh,," jawab Zaky tergagap
"Dirumah pasti rame,," Queen terkekeh lalu mencubit pahaa suaminya
"Astaga Queen,,, sabar sedikit bisa gak sih?!" cetus Azzura saat menghampiri Queen dan Zaky
Arya terkekeh saat melihat Zaky jadi kikuk. Ntah malam nanti dia akan menjadi apa bersama Queen.
__ADS_1
...
Malam telah menyapa, benar saja kata Queen, rumah besar itu belum sepi, bagaimana bisa sepi kalau keluarga akan menginap di rumah besar itu, maka dari itu, Queen sudah menginisiasi untuk pindah ke hotel agar tidak di ganggu.
Zaky mendadak linglung, setelah tadi di buat tegang karena Queen tiba tiba menyerang tanpa aba aba saat mereka berdua masuk ke dalam kamar, pria itu tidak bisa membayangkan bagaimana nanti saat mereka sudah di hotel.
"Tidak! Aku tidak boleh dikalahkan istriku!" Zaky membatin.
Kemudian pria itu menghampiri Queen yang baru saja selesai mengemasi barang, lalu tas itu di ambil dan Zaky menggenggam tangan istrinya
"Ayo kita pergi sekarang" ucap Zaky
Queen mengangguk, gadis itu tersenyum lalu segera bangkit dari tempat duduknya.
"Siapa takut!"
Saat membuka pintu kamar, keduanya di kejutkan dengan banyaknya orang membawakan hadiah untuk mereka berdua.
"Kalian mau kemana?" tanya mamah Ly
"Pindah ke hotel ma" jawab Queen
"Ini gimana?" tanya mamah
"Tarok aja lah, kami mau pergi duluuuuuuu,,,,," lalu Queen menarik Zaky dan membawa nya kabur dari kerumunan.
"Kami pergi duluuu,,, daaaaaa!" teriak Queen
"Dasar pengantin baru!" cetus mama zara sambil terkekeh.
...........
__ADS_1