
Sebenarnya, jam bimbingan Queen sudah selesai sejak tadi, dasar saja gadis itu masih ingin berlama lama di kampus bersama teman temannya dan sambil merevisi tugas akhirnya. Kalau di rumah tentu banyak gangguan, semenjak Azzura menikah, para bocil kini ganti mengganggunya.
Sejak tadi Zaky belum juga keluar dari ruangan rektorat, dan Queen sengaja masih duduk di sana untuk menunggunya.
"Beneran kamu gak balik sekarang?"
"Kalian duluan aja, aku masih pengen di sini, Oh iya La, kamu bawa mobil ku ya, sekalian nanti anterin ke rumah" ucap Queen lalu memberikan kunci mobilnya kepada Lala temannya
"Loh, terus kamu naik apa?!" tanya Lala
"Ya ellaaah! Pasti itu akal akalan kamu kan Queen! Biar bisa di anter sama Kak Zaky!"
"Ssstttt! Udah deh jangan pada ribut! Sana sana kalian pulang, ini sekalian aku nitip mobil La,," ucap Queen
"Iya iyaaaaaa!"
"Ya udah kami balik duluan ya,,, hati hati!" ucap teman teman Queen
"Oke!" Sahut Queen
Kemudian Queen ditinggal teman temannya pergi, sedang gadis itu masih duduk sambil menatap layar laptopnya.
"Hai Queen,,,"
Queen menoleh ke samping dan melihat Teo teman sekelasnya menghampirinya
"Kenapa?!" jawab queen dengan nada ketus
"Kok sendirian aja?! Kemana temenmu yang lain?" Tanya Teo
"Pulang!" jawab Queen
"Oohhh,,, aku temenin ya,,," ucap Teo dengan tersenyum.
Zaky yang baru saja sampai di lobby rektorat, melihat Queen sedang duduk berdua bersama seorang pemuda.
"Queen sama siapa?!"
Tidak rela jika Queen bersama pria lain, Zaky berjalan cepat menghampiri gadis itu.
__ADS_1
"Queen,,"
Queen menoleh dan melihat Zaky sedang menatapnya
"Siapa dia Queen?!" tanya Teo merasa asing karena tidak pernah melihat Zaky
"Saya Zaky, calon suami Queen!" Sahut Zaky
Bukan Teo saja yang menganga kaget tapi Queen juga melakukan hal yang sama.
"Calon suami?!" Ucap Teo
"Ayo sayang, kita pulang,,, maaf membuatmu menunggu lama,,,tadi pak Rektor banyak kasih pertanyaan jadi agak lama" Ucap Zaky sambil membereskan barang barang Queen.
Queen diam saja, gadis itu mendadak linglung. Bahkan dia patuh saja saat Zaky menggandeng tangannya dan membawanya pergi menjauhi Teo.
Sampai di parkiran, Zaky membuka kan pintu mobil untuk Queen, dan dia mempersilahkan masuk gadis itu. Queen menurut saja, gadis itu masuk dan duduk dengan manis, bahkan saat Zaky memasangkan seat belt untuknya, Queen diam saja. Sudah seperti kesambet saja dia!
Sebelum masuk kedalam mobil, Zaky tersenyum sinis saat Teo masih menatapnya dari kejauhan.
Lalu Zaky masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobilnya.
"Mobil mu di mana?" tanya Zaky
"Ohh,, bagus kalau begitu, kita makan siang dulu ya,, setelah itu kita pulang" ucap Zaky lalu tersenyum. Queen mengangguk, tanpa bicara lagi.
Kemudian Zaky menjalankan mobilnya meninggalkan kampus Kusuma Bangsa.
Perasaan Queen seperti sedang di lambungkan oleh Zaky, bagaimana tidak, jika dia mengakui di depan orang lain sebagai calon suaminya. Terdengar aneh tapi begitulah kenyataannya, tidak mungkin telinga nya salah dengar.
"Kenapa kamu katakan pada Teo seperti itu?! Apa maksudmu?!" tanya Queen saat mereka sudah berada di parkiran sebuah restoran
Ditanya begitu, Zaky jadi gelagepan.
"Aku,, hanya tidak ingin dia mengganggu mu" jawab Zaky
"Dia tidak sedang mengganggu" jawab Queen
"Dan memangnya apa urusan kak Zaky?? Kita tidak memiliki hubungan apa apa, kenapa kak Zaky seperti itu?!" tanya Queen
__ADS_1
Deg!
Benar kata Queen, mereka tidak ada hubungan apa apa, tapi Kenapa Zaky tidak suka saat Queen bersama pria lain? Zaky belum sadar akan rasa sukanya kepada Queen
"Pria itu terlihat playboy, itu tidak baik untukmu,," jawab Zaky
"Lalu siapa yang baik untukku?! Kak Zaky?!" tanya Queen
"Sudah sudah, tidak baik berdebat saat perut kosong. Ayo kita makan dulu" ucap Zaky lalu membuka pintu mobilnya.
"Tidak mau! Makan saja sendiri sana!" sahut Queen,
Zaky tetap turun, lalu pria itu membuka pintu mobil untuk Queen, tapi gadis itu tetap diam saja
"Mau turun sendiri atau aku akan gendong kamu!" ucap Zaky kepada Queen
Gadis itu tidak menjawab, malah langsung membuang wajahnya ke arah lain.
"Baik, kamu pikir aku tidak kuat menggendong mu?!" Ucap Zaky lalu menunduk dan mengangkat Queen, membawa gadis itu keluar dari mobilnya
"Kak Zakyyyy! Lepasiiin!" Ucap Queen sambil memukul dadaa dan Zaky hanya tersenyum melihat kemarahan Queen.
"Salah siapa tidak mau turun sendiri!" jawab Zaky
"Turunin! Malu!" ucap Queen
"Queena?!"
Zaky dan Queen membeku saat melihat Papa Rizal dan Mama Liora baru saja sampai di parkiran restoran.
Deg!
Queen langsung merosot dari gendongan Zaky.
.
.
.
__ADS_1
.
Bahahahaahahahhaahah....