
Setelah mengambil keputusan untuk mengikuti sayembara proyek baru Rumah sakit terbesar itu, Arya yang berprofesi sebagai Arsitek dan juga memiliki perusahaan kontraktor yang turun temurun dari keluarga nya harus mempersiapkan segala nya dengan sangat matang.
Selain ingin kembali bangkit dari keterpurukan perusahaan selama di bawah kendali Rena, Misi lain selain memenangkan tender itu adalah untuk mengambil perhatian dan ingin lebih dekat dengan keluarga Azzura. Ini adalah kesempatan baik yang harus dia manfaatkan sebaik baik nya jika ingin mendapatkan cinta nya.
Setelah Rapat selesai, Arya bahkan tidak pulang, pria itu akan menginap di kantor untuk mendesign bangunan Klinik dan Apotek yang akan di jadikan satu dalam satu gedung. Tidak mudah, tapi dia akan berusaha.
"Tuan,, ini makan malam anda,, anda yakin tidak akan pulang malam ini?" tanya Zaky
"Tidak, aku akan menyelesaikan malam ini, kita tidak ada waktu banyak. Setelah Design bangunan jadi, kalian harus segera menghitung kebutuhan dananya, Tidak masalah untung sedikit, asal kita bisa mendapatkan proyek itu" jawab Arya
"Baik tuan, kalau begitu saya izin pamit pulang, karena Ibu saya tidak ada yang menjaga malam ini,," ucap Zaky
"Iya pulang lah" jawab Arya
Setelah berpamitan Zaky undur diri dari hadapan Arya.
Arya menatap hasil designnya yang baru setengah jalan, pria itu terinspirasi sosok yang paling istimewa dalam hatinya. Mengingat nya saja sudah membuat jantung kembali berdebar.
"Dasar penyihir cantik,, dia selalu bisa membuat jantung ku berdebar!" Arya tersenyum lalu melanjutkan aktivitasnya.
Arya istirahat sebentar, pria itu mengisi perutnya yang kosong. Lalu dia mengambil ponsel dan menelfon ke rumah, dia rindu Arka, pasti dia kesepian karena ditinggal sendirian. Namun saat dia menelfon ke rumah, ternyata Arka sudah tidur.
"Tumben dia sudah tidur jam segini" ucap Arya.
Karena tidak bisa berbicara dengan Arka, Arya kembali melanjutkan kegiatannya . Sampai waktu terus cepat beranjak malam, Arya menyudahi pekerjaannya. Dia harus tetap istirahat , lalu dia pergi ke ruang pribadinya yang terhubung dengan ruang kerjanya. Disana ada ranjang besar yang sudah siap mengantarkannya ke alam mimpi.
Tidak langsung tidur, Arya membuka ponselnya dan menatap wajah cantik Azzura yang dia ambil diam diam saat tadi siang sedang meracik obat.
"Bener bener gak ada obat cantiknya,,!" ucapnya dengan tersenyum
Kemudian Arya membuka salah satu aplikasi di ponselnya
"Siapa tau Azzura belum tidur" ucap Arya lalu mengirimkan pesan
__ADS_1
Azzura❤️
💌Assalamualaikum La, sudah tidur kah?
Arya menunggu balasan sambil berguling guling di atas ranjangnya, harap harap cemas, apakah Azzura akan membalasnya atau tidak.
Sementara itu, Azzura yang saat itu juga sedang berbaring di atas tempat tidur sambil memainkan ponselnya kaget ketika melihat ada pesan masuk dari Arya
"Arya ngirim pesan apa?" ucap Azzura lalu membuka pesan dari Arya. Gadis itu tersenyum, lalu membalas pesan pemuda itu.
Arya
📨Belum, baru mau tidur. Kenapa?
Arya yang sedang menatap layar ponselnya menunggu balasan, langsung melebarkan mata dengan tersenyum saat melihat pesannya di balas.
Azzura ❤️
Setelah mengirim pesan itu, belum juga Azzura membalasnya, Arya sudah menelfon gadis itu. Bukan menelfon ternyata, tapi Arya melakukan Video Call malam itu. Azzura yang sedang berbaring sontak duduk, Azzura kaget karena tidak biasa Arya seperti itu.
Sebelum mengangkat penggilan Video, Azzura merapikan rambutnya lebih dulu baru menggeser layar ponselnya. Layar itu langsung di penuhi senyum lembut Arya
"Hai, Assalamualaikum,," sapanya
Azzura menarik nafas pelan, kenapa jantungnya lagi lagi berdetak tak karuan saat melihat senyum pria itu.
"Wa'alaikumsalam,, ada apa?!" jawabnya dengan suara sedikit ketus
"Aku Rindu,," jawab nya dengan tersenyum
"Astagaaaaa senyumnya itu,, kenapa dia harus tersenyum seperti itu?! Bisa bisa hati ku meleleh! Apa setiap wanita dia senyumi seperti itu?!" Azzura membatin
"Tadi sudah ketemu,,!" jawab nya
__ADS_1
"Iya tapi Rindu lagi" jawab Arya
Azzura baru sadar, Arya masih memakai kemeja tadi siang, dan sepertinya itu bukan di kamar pria itu.
"Kamu dimana?" tanya Azzura
"Masih di kantor" jawab Arya
"Tidak pulang?" tanya Azzura
"Masih ada kerjaan di kantor, jadi malam ini lembur.." jawab Arya
"Oohh gitu,, jangan terlalu di forsir, kamu masih pemulihan!" ucap Azzura
Arya tersenyum lagi, dia begitu senang mendapat perhatian dari Azzura
"Iyaaa sayang,,,," jawab Arya dengan tersenyum menatap Azzura dari layar ponselnya.
Gadis itu tampak membulatkan mata saat mendengar Arya memanggilnya 'Sayang'
"Apa katanya tadi?! Sayang?! Aku tidak salah dengar kan?!" Ntah kenapa hati Azzura ingin menjerit kegirangan.
"Ini benar benar gilaa! Kenapa jantungku semakin berdetak tak karuan!" Azzura membatin lagi
.
.
.
.
Jerit mah tinggal jerit kali neng 😌
__ADS_1