
"Aunty,,"
Azzura kaget saat Liora datang di jam yang biasanya dia masih berada di rumah sakit, tapi mungkin dia pulang lebih cepat karena di rumah sedang sibuk mempersiapkan acara pernikahan Azzura.
"Kamu sedang apa?" tanya Liora
" Lagi cek laporan sedikit. Ada apa?" tanya azzura
"Oohh,,, ini Aunty punya hadiah untuk kamu!" ucap Liora lalu memberikan paperbag berwarna merah itu kepada Azzura
"Apa ini?" tanya Azzura lalu mata gadis itu melebarrrrrr saat melihat isinya
"Jaring ikan?!" sontak Liora tertawa terbahak bahak saat mendengar ucapan Azzura
"Bukan lah, ini lingerie tau! Jangan lupa di pake pas nanti malam pertama!" Liora terkekeh lagi
"Ish! Gak ah! Untuk apa coba pakai kayak gini?! Toh nanti juga gak pake baju!" jawab Azzura
"Ck! Ini penting tau! untuk memuasskan mata suami mu! Di ajari kok ngeyel! Ini aunty belikan waktu di Singapura kemaren!" ucap Liora
"Ya Allah, beli kayak gini sampai ke Singapura?! " Azzura merasa benar benar tidak percaya.
"Kalian ributin apa sih?!" Mama Zara baru saja masuk, matanya langsung melotot dengan mulut menganga saat melihat Azzura membentangkan jaring ikan, menurut Azzura
"Azzura!"
Liora langsung gelagepan saat melihat Zara yang masuk tiba tiba
"Kamu beli apa itu?!" tanya mama Zara
"Ini? Bukan aku maaa,,, ini dari aunty" jawab Azzura tidak mau di salahkan
__ADS_1
"Heheeh,,,, hadiah kak,,, please,,, jangan marah,,," ucap Liora dengan tersenyum
"Hem,,, kamu ini,,,! Tapi tidak masalah juga, kan untuk nyenengin suami kamu nanti. Itu modelnya bagus. Beli dimana?" mama zara lalu tersenyum
" Di singapura kemarin kak! kalau kakak mau, Aku masih ada simpenan.Kayaknya muat sama kakak juga!" Jawab Liora
"Astagaaaa kalian berdua ini yahhhhh!" Ucap azzura lalu memasukkan lingerie itu kedalam paperbag lagi
"Ayo Li, kakak mau lihat!" ucap mama Zara
"Ayo kak!"
Lalu Liora dan Mama Zara pergi meninggalkan Azzura dengan mulut menganga tidak percaya melihat kelakuan mama dan Auntynya.
Sementara itu, di resto hotel, Queen langsung memesan banyak menu makanan. Tidak tanggung tanggung, gadis cantik kembang kampus itu memesan menu yang paling mahal. Bukan soal harganya, Zaky di buat menganga saat melihat banyaknya Makanan yang dipesan Queena
"Yakin kamu akan makan sebanyak itu?" tanya Zaky. Melihat dari tubuh gadis itu, rasanya Zaky tidak ingin percaya. Tubuhnya mungil tidak begitu gemuk, tidak juga kurus, porsi tubuhnya pas, parasnya cantik, bibirnya sedikit tipis berwarna pink, aduh,,, kenapa jadi bahas bibir?! Zaky menggeleng gelengkan kepalanya yang berfikir ngawur.
"Yakin! Kenapa?! Kamu tidak mau bayari?" tanya Queen
"Ah bukan begitu, Maksudku, kalau begitu banyak yang kamu pesan, apa yakin akan di makan semua? Bukan soal harganya, tapi daripada nanti tidak habis semua jadi mubazir. Diluar sana masih banyak orang orang yang tidak bisa makan, masak kita disini buang buang makanan" ucap Zaky dengan pelan
Queen langsung terdiam, gadis itu tertegun dengan jawaban yang di lontarkan Zaky .
Menimbang nimbang sebentar, akhirnya Queen mengurangi makanan yang dia akan pesan tadi. Zaky tersenyum diam diam, ternyata gadis itu tidak seburuk yang dia fikirkan.
Setelah pelayan pergi, Queen memalingkan wajahnya, gadis itu tidak mau menatap ke arah Zaky. Sedang pria itu jadi serba salah, mau mengajak Queen bicara, tapi bingung mau membahas apa
"Queen, memangnyaa mobil mu rusak apanya?" tanya Zaky memecah kesunyian diantara mereka.
"Ada kerusakan habis tabrakan" jawab Queen
__ADS_1
"Tabrakan? Kamu kecelakaan?!" Tanya Zaky dengan raut wajah cemas, Sedang Queen heran melihat respon Zaky seperti itu
"Iya, tidak perlu secemas itu! Aku tidak apa apa hanya mobil saja yang rusak!" jawab Queen
"Memangnya kecelakaan dimana? Bagaimana kejadiannya? Sudah lapor polisi?" tanya Zaky
"Ck! Kayak wartawan aja sih! Lagian itu salah pengendara itu, dia tidak hati hati saat menyetir dan akhirnya nabrak mobilku saat aku mau belok ke toko buku. Tapi dia mau tanggung jawab" ucap Queen
"Syukurlah, kamunya tidak apa apa,," ucap Zaky
"Ck! sok perhatian!" cetus Queen, padahal di dalam hati merasa sangat senang di perhatikan.
Makanan datang, lalu Zaky dan Queen mulai menikmati makan siang mereka. Melihat cara Queen makan yang tanpa menggunakan sendok dan garpu, Zaky di buat sedikit kaget. Bahkan gadis itu makan dengan begitu lahap tanpa memperhatikan cara makannya. Terlihat seperti orang kelaparan yang 7 hari 7 malam tidak makan.
"Iiilfiiil iillfiilll deh kamu!" Queen terkekeh didalam hati.
Sekilas gadis itu melirik Zaky dan melihat pria itu tampak terperangah.
"Apa kamu sangat lapar Queen? Jika iya, tambah lah lagi..." Queen di buat membeku saat Zaky mengusap dagunya yang terkena saus makanan, dengan tissue.
"Queenaaa!"
Deg!
.
.
.
Jiaaahhhh papah datangš¤£
__ADS_1