SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
ACARA PESTA ASFRA


__ADS_3

Aula hotel dihadiri oleh para tamu baik dari Pratama Indra Group dan Gautao Holding.Suasananya sangat meriah sekali.


Majlis pelancaran acara kerja sama perdana antara kedua pihak berlangsung semarak dan sukses.


Kedatangan Ketua Pengusaha Pratama Indra Group menarik perhatian ramai tetamu yang datang.Mereka tidak putus-putus memuji ketampanan Ruvian Grey Indra selaku Presiden Pratama Indra Group.


Sebagai pengacara utama dewan, Rokey telah tiba lebih awal di tempat kejadian untuk mengatur semuanya agar berjalan lancar.


Di akhir upacara, Rokey mengejutkan para karyawan wanita di perusahaan itu dengan membawa mereka bersenang-senanglah di pusat karaoke dan bar.


"Perhatian semua! Ini hanya untuk karyawan wanita sahaja ya?Yang laki-laki gue minta maaf banyak-banyak."Kedengaran suara-suara nakal mengusik Rokey.Rokey cuma mengakhiri usikan itu dengan senyuman saja.


"Malam ini gue pengen enjoy sama karyawan wanita saja ya.Kalau yang laki-laki bisa request sama bos besar ya?"Kata Rokey sambil menoleh kearah Ravian.Ravian cuma smirk memandang asisten nya.Kemudian dia menganggukkan kepalanya.


"Miss Rokey,kita mau kemana ya?"


"Lets go to KTV!"Seru Rokey dengan riang.


Semua bersorak riang.Tanpa membuang masa mereka pergi ke tempat yang telah ditempah oleh Rokey.


*******


"Miss Rokey,yuk kita nyanyi."Kata salah seorang karyawan disitu.


" Duluan aja.Suaranya ngak seru kok.Gue hanya temanin kamu semua nyanyi.Kamu semua bisa pesan apa-apa saja.Gue belanja."Ujar Rokey lagi.


Setelah setengah jam bersama-sama dengan para karyawan wanita,Rokey meminta izin untuk keluar dari ruangan karoke sebentar.Dia merasa senang apabila melihat semua karyawan gembira.


Rokey membawa diri ke kaunter bertender.Seperti biasa dia lebih memilih untuk minum koktail..


"Eh!Miss Rokey.Udah lama ngak ngelihat disini!Punya pesta ya.Tadi lihat nya ramei banget yang ngekot."Tanya Nick sebaik saja meletakkan gelas koktail di hadapan Rokey.


"Iya,pesta buat karyawan loh.Biar mereka merasa dihargai gitu loh.Biarpun cuma skali,atlease mereka bisa gembira sama teman gitu".


"Siapa yang belanja?Miss Rokey?"Emang nya miss Rokey Bos gitu?"


"Lho baru tau ya Nick.Nona Rokey ini,emang bos lho.Lihat aja penampilan begini.Tapi ngak siapa yang nyangka kalo dia emang bos!"


Tiba-tiba kedengaran satu suara mencelah dari arah belakang.Suara yang amat dia kenalinya.


Nick yang dihadapan kaunter melogo mendengar penjelasan dari Asfra.Sepeti tidak percaya sama omongan Asfra..

__ADS_1


"Asfra! Lho disini juga?Punya pesta ya?"


"Ya pesta gua!"


"Acara apa sih!"Tanya Rokey sambil minum koktailnya.


"Ulangtahun gue." Keadaan sepi seketika..


"Ya benaran lho As.Lho bercanda ya?"


"Siapa yang bercanda?Benaran lho."


"Gue gak tau deh hari ini ulangtahun lho,jadi ngak prepare hadiahnya .Tapi gue bisa kok nemanin lho minum.Terserah lho kalo lho pengen gue nemanin.Gue ngak punya masalah."Kata Rokey sambil mengangkat bahunya sembari membuat muka tidak peduli sama Asfra.


"Iya! Iya.Tapi biar gue belanja ya."..


Rokey dan Asfra minum dengan gembira.Ini kali pertama Rokey merasakan ada sesuatu perasaan yang terisi setelah sekian lama.Bukan kerana dia gak punya teman atau pacar.Tetapi sikap Asfra yang bisa menyenangkan hatinya.


Di sebalik pengunjung yang memenuhi tempat ktv itu,sepasang mata telah terarah kepada Rokey dan Asfra.Melihat keakraban diantara cewek dan cowok itu sudah cukup membuatkan hatinya kecewa.Orang itu adalah Ruvian.


Dia kecewa kerana sikap ngak peduli Rokey.Sakit hati dengan Asfra kerana dia khuatir Asfra mempermainkan Rokey.Asfra boleh dikatakan sebagai pria pemikat wanita.Mana-mana cewek bisa rebah dalam pelukannya.


"Asfra, apakah lho masih bersenang-senang? Sepertinya ulang tahunmu terlihat meriah juga?Selamat ulang tahun As. Maaf, karena gak beri hadiah awal.Nanti gue mengirimnya ke kantor lho ya?"


"Thanks bro.Tak perlu susah-susah bro.Gue baik-baik saja.Oh!kenalkan ini kawan Asfra, Rokey."Kata Asfra memperkenalkan Rokey kepada Ruvian.


Rokey dan Ruvian sama-sama tersenyum.Asfra memandang kedua-duanya dengan kehairanan.


"Sebenarnya kami sudah kenal kok?"Kata Rokey sambil tersenyum.


"Yang benar?Sejak kapan? Kok aku ngak tahu?"Kata Asfra sambil terpinga-pinga melihat kedua mereka.


"Kamu berdua gimana bisa kenal?"Kini giliran Rokey pula yang menyoal.


Ruvian dan Asfra saling berpandangan.Mereka sama-sama tersenyum.


"Miss Rokey, Asfra ini adik gue.Kamu berdua sejak kapan kenalnya?"


Rokey dan Asfra sama-sama terdiam.Diam, karena mereka tidak tahu bagaimana memulai sebuah cerita selama mereka bisa kenal.


"Haruskah kita mempersingkat cerita? Ketika gue baru saja kembali dari luar negeri, gue menemukan Asfra pingsan di taman pada malam hari.Saat itu gue kebetulan berada di sana.Karena gue satu-satunya di sana, jadi gue bawa As kembali ke hotel tempat dia menginap."

__ADS_1


"Kembali ke hotel? Kenapa kamu tidak mengirimnya ke rumah sakit?


'"Kau tahu, aku benci rumah sakit."Seru Asfra dengan perasaan yang geram.Gelas beer dihentak ke meja tanda protes dengan nada suara Ruvian.Dia juga merasa bahwa Ruvian memiliki minat pada Rokey.


Rokey bisa merasakan suasana ketika sedikit canggung. Ada perasaan tidak puas hati diantara kedua-dua pria itu.


"Lho kenapa As?Apa kamu baik-baik saja?"Soal Rokey sebaik saja melihat perilaku Asfra berubah secara mendadak.


"Maaf jika saya bertindak terlalu kasar. "katanya sambil meminta maaf kepada Rokey dan Ruvian.


"Hei, kamu harus bersenang-senang hari ini. Mengapa membiarkan hal-hal kecil mengganggu emosimu."Kata Rokey sambil menepuk lembut tangan Asfra yang diatas meja.Asfra tersenyum memandang Rokey.Hatinya tenang kembali.


"Let's me toast you."Kata Rokey lagi sambil menjulang gelas koktail lalu meminumnya.Ruvian dan Asfra turut serta menjulang gelas bir mereka.


Tak lama kemudian, ponsel Rokey berdering, Rokey menatap layar ponselnya.Telepon dari Gerald, salah satu warga senior Andiia.


"Sudah terlalu lewat.Mengapa Gerald menelepon waktu ini?Pasti ada yang salah. "Bisik dalam hatinya.


"Maaf, aku harus jawab panggilan ini dulu," kata Rokey dan berjalan menjauh dari Ruvian dan Asfra.


"Hello,Ger!Ada apa ya kau memanggilku selarut ini?"


"Maaf Nona Rokey, sahabat Andiia dalam kecelakaan. Beberapa perkelahian terjadi.Dia meminta Nona untuk menyelesaikan masalah ini.Nanti aku jemput Nona.Hantar saja lokasi nona.Aku dalam perjalanan sekarang."


Panggilan dari Gerald dimatikan.Tanpa dia sedar Ruvian dan Asfra sudah berdiri dibelakangnya.


"Oh kalian.Bikin gue kaget aja.Maaf,saya harus pulang.Ada urusan mendadak."Kata Rokey kepada Ruvian dan Asfra.


"Kalau begitu biarkan aku mengirimmu pulang."kata Asfra.


"Tidak perlu khawatir, seseorang datang menjemputku."kata Rokey.Wajahnya sedikit cemas.


Sepuluh menit kemudian Gerald dan dua pengikutnya menemukan Rokey.Rokey segera mengekori Gerald masuk ke dalam mobil dan pergi berlalu dari situ.


Ruvian dan Asfra sama-sama terkejut melihat Rokey diundang oleh tiga orang pria dari luar negeri.


Kedua-duanya hanya mampu melihat Rokey masuk ke dalam mobil dan akhirnya semakin menghilang dari pandangan mata mereka...


*******😝Apakah Anda tahu apa yang dipikirkan Ruvian dan Asfra?


********Tunggu Episod selanjutnya.Happoy reading gais.✌️

__ADS_1


__ADS_2