
Romeo menikmati wine di meja berhadapan dengan bertender.Sosok cewek itu semakin menghampiri bersama dengan dua orang pria yang belum dikenali olehnya.
Menampakkan wajah yang tegas,berjalan dengan penuh keyakinan,elegant,dan rupa yang cantek.Penampilannya bisa mengundang masalah dan salah faham kepada wanita sekiranya tidak meneliti peribadinya dengan baik.
Romeo tetap di tempat duduknya.Dia tidak mahu kehadirannya diketahui oleh gadis tersebut.
"Miss Key,gimana urusannya?sudah selesai?"Tanya Nick sambil meletakkan koktail kegemaran Rokey.
"Ya!"Jawab Rokey ringkas.Di wajahnya terlihat kelelahan.Gerald membisikkan sesuatu ke telinga Rokey.Rokey terlihat hanya mengagukkan kepalanya sahaja.
Kemudian Gerald dan Emmet pergi meninggalkan Rokey disitu.
"Orang kamu pergi mana Miss Key?Kok tinggal sendirian disini?Apa kamu ok saja?"Tanya Nick sambil membersihkan gelas wine yang kotor.
Rokey menarik nafas dalam-dalam.Kemudian melemparkan senyuman yang nakal kepada Nick.
"Kok senyum gitu.Apa ada sesuatu yang kamu fikir lucu?"
"Oh ya? Kenapa?Ngak pernah lihat gue senyum gitu?"
"Ngak juga sih? Cuma penasaran aja.Cewek kayak Miss Rokey yang tatapannya selalu dingin kok bisa tiba-tiba berubah.Itu loh!"
Diwajah Rokey terlihat senyum yang tersuging.
"Kamu becanda ya?Ya udah!isi semula minumannya!" ujar Rokey lagi.
Hanya jarak dua orang dari tempat duduk Romeo,dia mendengar semua perbualan Rokey dan Nick.Romeo kepikiran sendiri tentang kerja yang Rokey lakukan di bar tersebut.
Setahu Romeo,Rokey seorang yang cukup berpengalaman untuk bekerja di perusahaan yang maju dan gedik.Tapi kenapa dia memilih untuk bekerja di klub malam seperti sekarang.
"Nick,gue pergi dulu.Malam ini gue blanja.Seperti biasa bayarannya.Siapa cepat dia dapet." ucap Rokey sambil menaikkan alis keningnya."
"Wah,ya bener ni.Dapat proyek besar lagi ya?Ok!as you wish.You are the boss!"Ucap Nick lagi.
"Iya lah.Kan untungnya lho juga!"Jawab Rokey sambil mengusap pipinya sendiri.
"Hallo semuanya.The famous young lady,miss Rokey dia belanja semuanya.Tapi peraturan nya tetap sama!"Jerit Nick melalui microphone.
Semua bersorak gembira.Hal ini benar-benar mengejutkan Romeo.Rokey begitu terkenal di klub itu.Sudah pasti pengunjung tempat itu mengenalinya.
"Bro,ini minuman nya?Miss Rokey blanja."Kata Nick lalu meletakkan 'Black Devill' kepada Romeo.
"Nick,bisa aku tanya soalan?"
"Ya ada apa?"
__ADS_1
"Cewek yang baru aja pergi tadi, apa dia kerja disini?"Tanya Romeo yang menginginkan kepastian.
"Oh,Miss Rokey.Enggak!Dia lagi kerja di perusahaan milik keluarga angkatnya,Assama Group!"
"Emangnya selalu dia bikin urusan kerja disini ya?"
"Itu gue ngak tau deh.Tapi biasanya ikut permintaan kliennya".
"Dia agak terkenal disini ya?"
"Ya,bisa aja kata begitu.Bagi gue,mungkin tidak ramai cewek berkebolehan seperti dia menguruskan bisnes yang perlu proyek milyar."
"Maksudnya?"
"Aduh,gimana ya?Gue sebenarnya ngak suka campur urusan orang lain.Tapi untuk Miss Rokey kita disini harus waspada.Kadang-kadang dia selalu berurusan sama orang yang terpengaruh dari mana-mana tempat yang biasa orang tidak mahu ikut campur.
"Maaf,gue terlalu banyak bicara."
"Ngak usah deh.Lagi kamu orang baru disini.Kelamaan juga kamu sendiri bisa ngelihat siapa dia akan ketemu disini.Cuma satu aja,jangan terlalu banyak bicara jika ada orang-orang nya ada sekali!"
"Oo...gue ngerti kok!"Kata Romeo lalu menghabiskan sisa minuman yang ada di dalam gelas.
"Key,apa yang telah terjadi sama kamu setahun kebelakangan ini?Kenapa kamu sekarang banyak berubah?"Bisik nya di dalam hati.
******
"Miss Awena,hari ini kita ada direktur baru dari jabatan kewangan.Nanti apa bisa Miss Wen kembali seketika ke Gaotou Holding?"Kata Nancy di sebalik panggilannya selaku pembantu peribadinya di Gaotou Holding.
"Emm...Ya.Aku tiba dalam jam sepuluh.Nanti bisa inform sama semua direktur untuk rapat?"
"Ya Miss Awena."Jawab Nancy patuh.
Rokey mula mengemaskini semua file-file yang berkaitan dengan proyek yang dia sain semalam sebelum dihantar kepada Rafael untuk pengesahan.
Dia tahu semua proyek ini amat bermakna buat perusahaan kakeknya.Jadi dia harus melakukan pekerjaan itu tanpa banyak tangguh.
Setelah memberesi semuanya,dia lalu nyetir mobil sedan miliknya ke arah perusahaan milik Andiia.
Saat tiba disana semua Manager dan direktur telah menanti kedatangannya.Rapat dimulakan.Setelah dua jam pertemuan itu,akhirnya rapat telah selesai.Rokey mula memberesi semua file-file yang dibawanya tadi,namun suara Albert mematikan gerak tangannya.
"Miss Rokey,kenalkan ini bapak Romeo merangkap direktur jabatan keuangan.Bapak Romeo akan bekerja dengan kita mulai hari ini."Kata Albert selaku Manager HRD
Rokey Dan Romeo berjabat tangan?Mata Rokey kaku sesaat apabila menatap wajah Romeo.Wajah yang amat diperlukan kenalinya tiga tahun lalu di Itali
"Rom!Kamu!Kapan kamu kembali ke sini?"Ucap Rokey lantas mematikan lamunan nya sendiri.
__ADS_1
"Tiga hari lepas.Selamat bekerjasama Miss Rokey.Gembira bertemu dengan kamu lagi".Kata Romeo lalu melepas tangan Rokey yang disalami tadi.
"Oh!Jadi Kayaknya kalian berdua sudah mengenal.Jadi ngak usah aku kenalin lagi ya.Jika begitu,Miss gue ke ruangan gue dulu.Kalian berdua teruskan diskusi nya."Kata Albert lalu pergi meninggalkan mereka di bilik rapat.
"Wah,ngak nyangka ya, ternyata kamu bos disini."Kata Romeo mulakan perbualan.
"Ngak sih.Aku cuma uruskan perusahaan milik Kakak Andiia.Gue sama juga kayak lho.Levelnya sama aja".ucap Rokey lagi.
"Dengar-dengar kamu juga bekerja di perusahaan Assama.Apa benar?Apa itu ngak melelahkan kamu?"
"Jika gue bilang ngak lelah,ternyata gue bohong.Kerja di dua tempat berbeda emang banyak risikonya.Masa kini gue lebih fokus kepada perusahaan Assama.Mereka butuh bantuan gue."Kata Rokey lagi.
"Eh!sudah masuk waktu makan siang.Apa kamu mau makan sama aku." Romeo cuba mengajak Rokey makan siang bersamanya
"Oo..bisa aja.Lagian lepas ini gua ada rapat di luar dengan klien."Ujar Rokey lagi.
Saat mereka melangkah masuk ke ruangan lift,ponsel Rokey berdering.Layar ponsel tersebut tertera nama Ruvian.
"Slamat siang Ruv.Ada apa ya?"
"Key,kamu senang ngak.Yuk,makan siang sama gue."Tanya Ruvian di sebalik panggilannya.
"Maaf Ruv,gue ngak bisa hari.Gue ada temu janji lainnya.Nanti aja ya."ujar Rokey sambil membimbit tas tangannya.
"Dengan siapa?"
"Sama teman lama gue waktu di Italia dulu.Sekarang dia kerja di perusahaan Gautao.Nanti bisa kita makan malam bersama?"ujar Rokey sambil menukar temu janji siangnya ke temu janji berdua untuk makan malam bersama.
"Gue jemputin ya?
"Iya!Gue tunggu malam nanti."Jawab Rokey lagi.
Penggilan dimatikan.
"Yuk,kita berangkat."
"Tadi itu siapa ya nelfon? Pacar?
Pertanyaan Romeo tidak segera dijawab.Tatapi pertanyaan itu diakhiri dengan sekilas senyuman dari Rokey.
Sudah tentu Romeo patah hati jika dia terus mengiakan kata-kata nya.Lagi-lagi jika pacarnya itu ternyata sepupunya sendiri.
*****Teruskan ikuti kisah Rokey dan rahasia-rahasianya ya
*****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya? Happy reading gais.
__ADS_1