SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
UNDANGAN PERNIKAHAN-(PART-1)


__ADS_3

Rokey membuka matanya pelan-pelan disaat matahari mula memancar sinarnya ke tingkap dimana kamar tidurnya.


Sudah tiga hari dia cuti sakit.Semalam dia sudah discharge dari rumah sakit dengan dijemput oleh Asfra.


Semalam setelah menghantarnya pulang ke apartment,Asfra pamitan untuk kembali ke Kota K.Dia sudah tiada lagi urusan ditempat itu.Setelah Asfra pergi, hatinya menjadi kosong.Sekosong pikirannya juga.Tiada ekspresi,wajahnya terlihat mendatar sedatar perasaannya kini.


Di kantor teman-temannya mula bergosip tentang dirinya dan Asfra.Rokey menatap wajah mereka dengan pandangan dingin dan datar.


"Mbak Wen,kok wajahnya cemberut dari tadi.Ada masalah ya?"Tanya Lili yang dari tadi penasaran dengan sikap Rokey yang berubah sejak masuk kantor pagi tadi.Rokey tidak menjawab pertanyaan Lili.Tapi kartu undangan pernikahan itu diberi kepada Lili.


Satu persatu diantara teman sejabatan dengannya melihat isi kandungan undangan tersebut.Ada di antara nya tertanya -tanya sendiri apa kaitan Rokey dengan undangan tersebut sehingga sikapnya berubah mendadak.


Malah gadis itu memilih mendiamkan diri tanpa suara,tanpa ekspresi.Malah sebilangan dari teman-teman teragak-agak untuk menyapanya dan apatah lagi untuk menanyakan soalan. Mereka memilih untuk berdiam diri kerana takut jika tiba-tiba Rokey marah tanpa bersebab.


Semenjak kedatangan enlop berwarna biru muda bertinta nama Ruvian dan Arumi,wajah yang cuek dari pagi semakin mendung setelah kehadiran kartu undangan pernikahan itu.


Tiba-tiba ponsel Rokey berdering memecah suasana canggung dari pagi pagi semenjak kehadiran Rokey.Di layar ponsel tertera nama Andiia.Rokey mengambil napas sebelum menjawab panggilan telefon daripada Andiia.


"Hai Sweetheart!How are you?"Kata Andiia dalam bahasa Italia.


"I'm fine.Kamu gimana?Udah lama gak nelfon,kenapa ya?Tanya Rokey dengan suara mendatar.


"Key,are you ok?What going on?Tell me."Ujar Andiia disebalik panggilannya dari negara seberang.Melalui nada suara Rokey,dia sudah menangkap sesuatu yang terjadi kepada adik kesayangannya itu.


Rokey tidak segera menjawab pertanyaan Andiia.Dia menepuk dahinya sendiri kerana sudah ketahuan oleh Andiia.Jika Andiia sudah menanyakan soalan, dia harus menjawabnya dengan jujur.


"Aku ngak apa-apa.Aku cuma capek aja.Lagian barusan juga keluar dari rumah sakit semalam."Ujarnya jujur.Namun bukan itu yang menjadi persoalannya.


Pikirannya kini hanya tertumpu pada sosok pria yang bernama Asfra.Yang sejak kebelakangan ini sudah mengusik jiwanya.


"Kamu,kenapa bisa masuk ke rumah sakit?Apa tugas yang kakak beri itu sulit untuk kamu uruskan?"Tanya Andiaa dengan pelbagai soalan.


"Enggak.Ini sama sekali tidak ada kaitan dengan perusahaan kita.Aku cuma ngerasa sejak kebelakangan ini emosi aku sedikit terganggu.Bener!Aku cuma capek aja.Kakak ngak usah khuatir."Kata Rokey sedaya-upaya untuk menyembunyikan perkara sebenar dari Andiia.

__ADS_1


"Apa Mr.Shawn tidak menjagamu dengan baik!Jika tidak,aku akan segera memecatnya."Kata Andiia lagi.Dia tidak berasumsi jika ada sesiapa yang menyakiti satu-satunya adik kesayangannya itu.


"Aduh!Kakakku Andiaa tersayang,semua ini ngak ada kaitan sama Mr.Shawn.Dia udah jaga aku dengan baik sekali.Jadi ngak usah terlalu khuatir.oke!"


"Lantas kenapa kamu bisa masuk kerumah sakit?"


"Itu kerna aku salah makan.Jadi itu loh aku bisa ada di rumah sakit."


"Jika tau sudah masuk ke rumah sakit, kenapa ngak bilang sama kakak.Kakak bisa jaga kamu."Ucap Andiia yang begitu khuatir sama kesehatan adiknya itu.


"Enggak usah.Disini sudah ramai yang bisa ngerawat aku kak."


"Bener ni?Apa kamu benar-benar punya teman?"


"Iya,iyalah kak.Sebentar ya aku kirim foto sama kakak.Jadi bisa aja kakak percaya bahawa aku ngak tipu."Ucap Rokey dengan antusias.


"Jika sudah punya teman baguslah.Jadi kakak ngak khuatir jika kamu harus bersendirian sepanjang hidup kamu."


Semenjak terjadi beberapa peristiwa diantara Rokey dan Asfra,dia sudah menyelidik latar belakang pria itu.Mereka terlalu banyak persamaan.Namun itu terserah kepada Rokey mahupun Pilihan itu terletak di tangan mereka masing-masing.


"Aku ngak punya....."


"Apa kakak salah dengar ni.Gimana dengan Asfra.Apa kamu pernah menimbang dia sebagai calon kamu?Atau kamu sudah punya yang lainnya?


Andiia terus menerus menebak perasaan Rokey.Menghujani Rokey dengan pelbagai soalan.


"Atau kamu mahu kakak cari tahu tentang kamu.Apa kamu mahu seperti itu?Key,kakak bukannya mahu ikut campur urusan peribadi kamu.Tapi kakak mohon jangan terus menerus menghukum diri kamu seperti tahun-tahun yang lalu.Itu gak adil buat kamu Key?"Ucap Andiia dengan suara yang lirih.


Dia tahu Rokey sentiasa menyendiri jika berkait rapat tentang soal hati.Malah hatinya pernah tertutup untuk menerima kehadiran pria-pria lain dalam hatinya.Andiia sehabis pikir untuk menceriakan kembali hati adik tercinta kerana putus cinta dan tunang di masa lampau.


Namun sedikit keceriaan dalam hati Andiia setelah kehadiran Asfra.Kadang-kadang dia juga khuatir jika Asfra juga seperti cowok-cowok lain yang hanya mengambil kesempatan saja.


"Kak,kakak ingat ngak mantan tunang Key.Dia minta jadian lagi sama aku."

__ADS_1


"Lho,baguslah kalo begitu."Jawab Andiia terus sebelum mendengar kata selanjutnya dari Rokey.


"Tapi!"


"Tapi apa lagi Key." jawab Andiia kehairanan.


"Kita putus lagi.Kakak tau ngak tadi Key dapat undangan pernikahan dia.Apa yang paling lucu adalah bakal pengantinnya adalah kakak angkat gue sendiri.Jadi aku harus berekspresi bagaimana Kak."Suara Rokey kedengaran lirih ditelinga Andiia.


Waktu seperti ini, perasaan Rokey benar-benar merundum jatuh.Hatinya sebak.Dia benar-benar tidak menyangka bahawa kedua-dua insan yang dia kenal akan mengkhianati dia.


"Key,dengarkan kakak.Ternyata mantan kamu itu bukan laki-laki yang baik.Dia tidak pantes untuk cinta kamu.Apa lagi memiliki diri kamu.Kamu jangan membuang waktu dan air mata untuk pria brengsek seperti itu.Dan jangan sesekali mensia-siakan orang yang benar-benar ingin berada disisi kamu juga.Seharusnya orang seperti ini yang perlu dihargai."Ucap Andiia sambil menenangkan perasaan Rokey yang berkecamuk.


Rokey terdiam seribu bahasa apabila mendengarkan hujahan dari Andiia.Mendengar nasihat dari kakak tercinta menyebabkan dirinya kepikiran tentang Asfra.Apakah dia harus menerima Asfra agar terus kekal disampingnya.Dia tersenyum menyedari kesilapannya terhadap kesungguhan sikap Asfra.


Namun kini topik utama adalah tujuan Andiia menelefonnya sebentar tadi.


"Kak,tadi kakak nelfon Key,ngapain ya?Ada urusan apa kak."Ujar Rokey sembari melarikan diri daripada dihujani soalan yang macam-macam dari Andiia.Dia tidak mahu Andiia terlalu risaukan akan dirinya.


"Oh ya.Kakak hampir lupa.Awal pagi besok Dominic akan tiba di bandara Kota K.Kakak mahu kamu jemput dia.Besok malam perusahaan kita ada acara.Dan Dominic adalah tetamu malam besok." kata Andiia.


"Siap kak,Besok pagi aku jemput kakak Dom di bandara."Ujar Rokey lalu mematikan ponselnya.


Rokey menyandarkan badannya ke kerusi.Baru saja dia ingin berehat seketika,desknya diserbu oleh teman sejabatan dengannya.


Ini semua tentang kartu undangan pernikahan itu.


"tsk,dasar kaki gosip"


Rokey berdecak sendiri.Melayani karenah teman-teman yang semakin rapat dengannya,itu membuatkan dia berasa lebih aman serta melupakan kisah silam agar berlalu di belakang saja.


****Kenapa dengan Rokey ya?Apa dia tetap menghadiri pernikahan mantannya?


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya?Happy reading gais.

__ADS_1


__ADS_2