SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
KECERIAAN DI HARI BARU


__ADS_3

Rokey bangun tidurnya dalam jam sembilan pagi.Suasana didalam kamar sunyi sepi.


Rokey menoleh kesisi ranjang tempat dimana Asfra tidur semalam.Tempatnya sepi dan kosong.Asfra tiada lagi di situ.Tidak seperti semalam.


Malam tadi dia meminta Asfra untuk tinggal menemani dirinya.Namun bila dia terjaga dari tidur,sosok pria itu sudah hilang.Hilang sama sekali dengan wangian maskulin lemon yang telah membuatkan dirinya ketagihan seperti ketagihan narkoba.


Dia berdecak sendiri kerana merasakan sedikit kekesalan dalam hati kerana Asfra pergi tanpa mengabari keberangkatannya terlebih dahulu.


Semalam kerana dia sedikit emosi,Asfra tidur seranjang dengannya.Dakapan hangat Asfra membuatkannya nyaman serta menenangkan emosinya yang sedang kacau bilau.


Rokey bingkas bangun dari ranjang dan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.Setelah siap-siap mengemas diri dia pergi ke kulkas untuk mempersiapkan sarapan pagi.


Namun niatnya terhenti setelah melihat sarapan telah tersedia di atas meja dapur.Rokey hampir tidak percaya bahawa Asfra telah menyediakan sarapan pagi untuknya.Lebih mengejutkan sarapan pagi itu adalah favouritenya.


Rokey tersenyum.Sarapan yang disediakan oleh Asfra dimakan dengan segera.Hari ini hari libur kantor.Rokey merasa sudah lama tidak pergi ke gym untuk bersukan.Sukan yang dia minati adalah kickboxing.


Setelah selesai sarapan.Dia mengemas barang keperluannya.Setelah selesai,dia Mengapai kunci mobil dan pergi ke pusat latihan yang telah dia cari setelah dia tiba di Kota Zenn beberapa minggu yang lalu.


Setengah jam kemudian dia tiba di pusat latihan.Disitu dia menemukan pelatih kickboxing.


Kedatangan Rokey disitu menarik minat segelintir pria yang menghadiri latihan khusus disitu.Tidak ramai cewek yang suka akan aktivitas yang lasak.


Salah satu pelatih di sana mengenalinya.Pria itu pernah bertemu dengan Rokey tidak lama dahulu.Selama ini dia menyangka Rokey seorang pendiam,menyisih diri dari kebanyakan teman sekantor dan hanya menurut kata apabila disuruh melakukan sesuatu tugas.


Namun disisi lain gadis tinggi lampai itu berbeda disaat dia di luar bidang kerjaannya.Dia terlihat lebih ramah,senang bergaul malah senang membantu anggota baru sepertinya disaat menggunakan alatan asas untuk training.


Untuk permulaan,Rokey dan yang lainnya hanya mempelajari yang asas sahaja.Walaupun telah arif dalam sukan ini,Rokey tetap merendah diri.Dia tidak mahu orang lain tahu akan keupayaannya.


Dua jam kemudian,latihan asas telah tamat.Rokey berasa puas.Hari ini dia benar-merasakan tubuhnya segar setelah bersukan.


Sedang dia ingin pergi,satu suara memanggil nya.Tanpa membuang waktu dia mencari pemilik suara tersebut.


Satu sosok tubuh berdiri tidak jauh darinya sambil tersenyum dan berjalan pelan-pelan menuju kearah nya?


"Maaf,kamu siapa ya?"Tanya Rokey.Wajah pria itu ditatapnya dengan seribu tanda tanya.Wajahnya cemberut.

__ADS_1


"Kayaknya kamu sudah lupa siapa aku.Sebenarnya kita satu kantor.Aku kerjanya di RKK Group.Tapi itu bukan utamanya.Sebelum kamu melamar kerja di RKK,aku sudah mengenal kamu sebelumnya.


"Oh ya?Dimana ya.Kenapa aku lupa ya?Emang kita pernah ketemu ya pak?


"Rokey!Itu nama kamu yang lainnya kan?"


Mendengar pria itu menyebut perkataan "Rokey",dadanya berdegup kencang.Sehingga kini, tiada siapa di kota Zenn tahu nama lainnya itu.Semenjak berada di Kota Zenn dia tidak menggunakan nama itu.Tapi mengapa hari ini ada seorang mengetahuinya.


"Gimana kamu tahu tentang nama itu "Ucap Rokey sambil menatap dingin wajah pria itu.


"Hey?Just relax oke.Biarin aku jelasin dahulu.Kamu ingat ngak sewaktu kamu race mobil dengan beberapa cowok beberapa bulan lalu."


"Ya,Aku ingat.Lantas apa kaitannya sama kamu?"Wajah pria itu ditatap lagi sembari mengingati kelima-lima wajah pria malam itu.


"Maaf ya!Aku ngak bisa ingat siapa kamu.Waktu itu aku mabuk berat dan lupa terus tentang kamu berlima."ujar Rokey sambil tersipu-sipu malu.


Rokey hanya mampu tersenyum kerana menyedari kesilapannya.Tadi dia menyangka bahawa keberadaannya telah diketahui oleh seseorang yang mungkin menyebabkan dirinya terancam.Namun semua itu hanya salah faham.


"Kenalin sekali lagi,aku Rikiy"


"Aku Awena.Just call me Wena or Wen!"Ujar Rokey sembari menyambut huluran tangan Rikiy.


"Or Rokey!"ucapnya lalu tergelak kecil.


"Jika bisa hanya panggil aku Wena saja.Rokey itu bukan namaku yang benar.Jadi ngak enak dipanggil kayak gitu."Kata Rokey tersengih-sengih.


Kemudian mereka sama-sama ketawa disaat mengingati kembali kejadian beberapa bulan lalu di bar tempat dimana kali pertama mereka berenam ketemu.


"Kamu kayaknya minat dengan sukan ini.Tapi kenapa pilih sukan yang lasak."


"Oh itu,sebab aku ingin balas dendam terhadap cowok yang coba sakiti aku."


"Loh,kok gitu? Emangnya kamu punya dendam sama siapa?"


"Sesetengah cowok hidung belang."Ujar Rokey lalu terus berjalan mendahului Rikiy.

__ADS_1


Rikiy hanya mampu menggelengkan kepalanya.Dia tidak tahu apa yang Rokey fikirkan.


"Mungkin aja orang itu cowok malam itukan?"Ucapnya sendiri.Rikiy tidak mengenal siapa Asfra malam itu kerana Rokey sudah mengancam mereka agar rahasia makan itu tidak terbongkar.


Rikiy menyangka Asfra adalah keluarga Rokey ataupun pacar Rokey.Waktu itu mereka berdebat hebat di klub sehingga Asfra terpaksa mengheret Rokey keluar dari klub tersebut.


"Kamu kenapa kerjanya di level bawah Wen.Sedangkan kamu punya qualification yang amat bagus."Soal Rikiy yang penasaran tentang posisi Rokey di perusahaan RKK Group.


"Itu Kerna aku mahu belajar dari bawah.Bila satu hari nanti bila aku bisa jadi boss,aku bisa tahu kepayahan yang karyawan aku hadapi."


"Oh ya?Jadi kerja di RKK itu cuma sebentar aja.Gitu?"


"Enggak juga sih.Tapi pokoknya aku harus berusaha tak kira posisi apapun di sebuah perusahaan.Itu adalah cabaran buat aku."Ujar Rokey lalu tersenyum sambil melangkah menuju mobil nya.


"Wen,apa kamu punya waktu selepas ini?" Tanya Rikiy sewaktu Rokey membuka pintu mobilnya.


"Ya,aku punya waktu! kenapa ya?


"Apa aku bisa taktir kamu makan siang,?


"Bisa aja.Lagian udah laper juga."Rokey tersenyum.Senyum yang jelas menunjukkan dia senang dengan ajakkan Rikiy.


"Tapi aku pulang duluan.Mau beresin diri dulu.Ngak enak lagi berkeringat sebegini."Kata Rokey lagi.


"Oke,nanti gue jemputin kamu ya?


"Gak usah.Aku datang sendirian aja.Cuma kasi tahu aku tempatnya."


Mereka berdua berbalas nombor telfon.Selepas itu mereka berpisah.Setibanya di apartment Rokey memberesin dirinya.


Setengah jam kemudian,dia mengendarai mobilnya menuju tempat yang Rikiy janjikan untuk makan siang.


Tidak lama setelah itu,mereka sama-sama tiba ditempat yang dijanji.Sebatas dengan waktu mereka berbual panjang tanpa menyedari waktu sudah hampir lewat petang.


*****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya.

__ADS_1


****Happy reading gais


__ADS_2