
Rokey dan Rikiy meninggalkan restoran setelah selesai makan siang.Kedua-dua teman itu begitu senang sekali.Ini kesempatan kali kedua buat mereka untuk ngobrol panjang.
Sewaktu mereka melangkah keluar dari restoran,mereka terserempak dengan Asfra di pintu masuk restoran.
Rokey kaku sesaat.Mereka bertentangan mata.Rokey tersentak disaat Rikiy menyentuh pundaknya.
"As?Kok kamu ada disini?"Tanya Rokey dengan wajah yang hairan.Dia berpikir Kalau Asfra sudah pergi dari Kota Zenn.
"Aku ada sedikit urusan dengan klien disini."Ujarnya sembari melirik ke arah Rikiy.
"Ini siapa?"Tanya Asfra ringkas.
"Oh,ini Rikiy,teman sekantor aku.Kebetulan kami sama-sama menghadiri latihan sukan kickboxing.Jadi dia mengajak aku makan siang sekali."Kata Rokey dengan jujurnya
"Hummm..."
Asfra cuma menganggukkan kepalanya saja.Berpikir sikap Rokey mendadak total sejak dari malam tadi.Tadi malam sikapnya lain.Kini sikapnya berubah lagi.Kadang-kadang Asfra sehabis pikir apa mahunya Rokey sebenarnya.
"Hai,aku Rikiy"ujar Rikiy sembari menghulurkan tangan nya.
"Aku Asfra"Kata Asfra lalu bersalaman dengan Rikiy.Matanya melirik kearah Rokey.
Namun Rokey pura-pura tidak tahu bahawa Asfra melirik kearahnya.
"Sudah mau pulang?
"Ya".Jawab Rokey ringkas.
"Permisi ya Asfra.Kita pergi duluan."Ujar Rikiy.
Asfra tidak mampu berkata-kata lagi.Fikirannya kosong.Dia cuma melihat kedua-dua mereka pergi dari situ meninggalkannya sendirian di restoran.
Di sepanjang perjalanan pulang,Rokey masih lagi memikirkan Asfra.Dari ekspresi wajah Asfra tadi,dia kelihatan sedikit kecewa.Mungkin kerana Rikiy mengundangnya makan siang bersama-sama dengannya sebentar tadi.Sedangkan mereka tidak pernah janji temu berdua walaupun setelah sudah menikah.
Rokey merasakan dirinya sudah bersalah terhadap Asfra.Namun dia cuma membiarkan semua itu berlalu begitu saja.Antara mereka sudah tercatat dalam perjanjian yang mereka persetujui.
Rokey mahupun Asfra,tidak punya hak untuk mencampuri urusan masing-masing,melainkan apa yang perlu sahaja.
Rokey terus mengendarai mobilnya ke apartment.Manakala Rikiy bertemu janji dengan keempat-empat teman baiknya.Dia sudah tidak lagi sabar untuk berkongsi cerita tentang Rokey,gadis yang pernah mengalahkan mereka dalam lomba mobil beberapa bulan lalu.
********
__ADS_1
Pagi itu,matahari memancar sinarnya tepat pada tingkap kamar tidur Rokey.Merasaka sinar sang suria menerangi kamarnya,dia bingkas bangun.
"Mati gue!!Kenapa bisa telat sih!"Rutuknya sendiri setelah mengetahui dirinya telah kelepasan waktu untuk pergi kerja.
Hampir setengah lapan siang,baru dia sampai di kantor.Waktu yang cuma pas-pas untuk scan kedatangan masuk Kantor.
"Eh,mbak Wen.Kok hari ini telat?"Sapa Linda sebaik saja muncul di depan ruangan kerjanya sendiri.
"Ya,lin.Gue lupa set alarmnye!Sebab itu pagi ini telat.Ngomong-ngomong Mr.Shawn sudah mapir ngak ya? Tanya Rokey kepada Linda.
"Lho,untung sekali Wen.Mr.Shawn lagi ketemu sama Pak Rikiy.Sebentar lagi juga dia masuk kantor."Ujar Linda lagi.
Tidak lama setelah itu,Mr.Shawn masuk ke ruangannya.Bersama dengannya adalah Rikiy.Disaat Rikiy masuk ruangan kerja sekretaris,dia dan Rokey saling berpandangan tanpa tidak sengaja.
"Hai Key!"Sapa Rikiy.Dia sudah lupa akan kata-kata Rokey semalam untuk jangan memanggil namanya Rokey tapi Wen.
Riak wajah Rokey langsung berubah.Dia mengangkat satu alis kening nya untuk mengingatkan Rikiy akan kesilapan yang Rikiy telah lakukan.
"Maaf!aku khilaf.Hai Wen."Ucap Rikiy sambil tersenyum kelat.
"Selamat pagi Pak Rik."Ucap Rokey sembari membalas senyuman Rikiy.Setelah bertegur sapa,Rikiy mengekori Mr.Shawn masuk ke ruangan Mr.Shawn.
Di dalam ruangannya sendiri, Mr.shawn,masih lagi berpikir sendiri bagaimana Rikiy bisa mengenal Rokey.Malah dia menyapa Rokey dengan nama "Key".Itu bermakna mereka sudah mengenali diri masing-masing.
"Ngak juga.Baru aja kenal-kenalin beberapa bulan lalu."
"Kok bisa.Dimana gimana ya?"
"Ceritanya nya panjang kok pak.Kita kenal dalam acara lomba mobil.Wen menang.Kita minum bareng-bareng di klub.Sejak itu loh kita kenal.Aku pikir kita gak ketemu lagi setelah minum malam itu.Tapi gak nyangka dia ngelamar kerja di perusahaan kita."Kata Rikiy memberi penjelasan kepada Mr.Shawn.
Di ruangan sekretaris,beberapa karyawan wanita mengerumuni Rokey.Mereka semua tertanya-tanya mengapa Rikiy bisa menyapa Rokey dengan santai.Sedangkan selama ini,Rikiy tidak terkutik sedikit pun untuk senyum santai kepada karyawan disitu.Malah setiap hari ekspresi wajahnya terlihat dingin sentiasa.
"Wen,apa rahasia lho.Kok bisa Pak Rik santei aja sapa lho."Tanya Linda sebaik saja Rikiy masuk ke dalam ruangan Mr.Shawn.
"Eh.. Bukannya seorang Manager itu selalu santei aja sapa karyawannye.Emang ada yang salah ya sama Pak Rik."
Wajah Rokey cemberut.Dia menatap wajah teman-teman sejabatan dengannya satu persatu.
"lho tau gak, sewaktu Pak Rik sapa lho,kita kaget banget.Selama ini Pak Rik itu tipe managar perengus,gak bisa senyum.Bila kita ucap selamat pagi.Dia taunya angguk-angguk kepala aja."
"Wen,kamu sama Pak Wen itu pacaran ya?"Tebak Malia pula.
__ADS_1
Setelah Malia berkata seperti itu,ada suara nakal mengusiknya.Diikuti dengan suara teman-teman yang lainnya pula.
"Huss!Enggak.Kita cuma kenal-kenal itu aja.Enggak lebih.Sama seperti kalian juga.Pekerja sama orang atasan."Jawab Rokey lagi.
"Tapi sama kamu aja.Enggak sama kita."Ucap Lili pula.
"Ah!Ngawur aja asal bicara.Udah!bubar!bubar!Nanti ketahuan sama Mr.Shawn."Ujar Rokey lagi.
Semua teman sejabatan dengannya lalu pergi ke tempat masing-masing.Mereka mulakan tugas.
Waktu berlalu dengan pantas.Hari yang begitu memenatkan bagi Rokey sebagai asisten.Harus mengikut kemana Mr.Shawn pergi ketemu sama klien
Jika dia seorang presiden sekalipun,dia juga akan merasakan hal sebegitu juga.Pasti dia juga lelah.Rokey memijat pelipisnya yang kesakitan.
Kepalanya sedikit pusing.Setelah selesai rapat ketiga Mr.Shawn dengan klien,perutnya terasa mual.Dia sikit berkeringat.Mujur aja waktu itu,waktu kerja sudah selesai.Jadi dia bisa istirehat awal.
Sewaktu dia membuka pintu mobil, kepalanya pusing berat.Tiba-tiba pandangan nya menjadi gelap.Setelah itu dia tidak tahu apa yang berlaku.
****
Rikiy keluar awal dari kantor.Di pakiran mobil,dia melihat jelas Rokey berjalan dalam keadaan yang tidak stabil.Rikiy memanggilnya berkali-kali.Namun tidak disahut oleh Rokey.
Kerana takut Rokey dalam masalah,dia dengan langkah yang laju berjalan mendekati Rokey.Namun saat dia tiba dibelakang Rokey,Rokey rebah tiba-tiba.
Dengan pantas dia menyambut tubuh Rokey daripada terus terjatuh.Dia betul-betul terkejut apabila melihat wajah Rokey yang sudah memucat.
Tanpa berlengah masa,dia membimbing Rokey masuk ke dalam mobilnya.Rokey harus segera di hantar ke rumah sakit.
Di sebalik kejadian itu,Linda telah melihat segala-galanya.Dia berpikir Rokey dan Rikiy sudah membohongi mereka.Mereka terlihat lebih akrab di luar kantor.Ini membuatkan. Linda benar-benar pasti mereka benar-benar pacaran.
Namun disebalik itu juga,Linda berasa iri hati pada Rokey.Selama ini dia menyukai Rikiy.Namun pria itu sentiasa dingin dengan semua orang.Oleh itu Linda tidak mempunyai kekuatan untuk meluahkan perasaan nya kepada Rikiy.
Untuk itu Linda ingin kepastian dari Rokey.Adakah mereka mempunyai hubungan khusus atau tidak.Dia tidak mahu terlepas peluang setelah kehadiran Rokey yang terlihat sudah menceriakan hari Rikiy.
*****Aduh,apa agaknya yang terjadi sama Rokey ya.
****Apa Rikiy benar-benar sudah menyukai Rokey.
*****Apa yang Linda akan lakukan kepada Rokey?..
***Jangan lupa ketik 'like' dan tinggalkan komentar anda ya...
__ADS_1
LUV U GUY.HAPPY READING..OKE.