
Rokey merenung langit kamar dengan pandangan yang kosong.Matanya dipaksa untuk pejam kerana di Italia kini jam sudah mencecah jam dua pagi.
Rokey menghembus nafas panjang.Fikiranya jauh melayang ke beribu-ribu batu jauhnya ke Indonesia.Hatinya tiba-tiba resah.Resah kerana menanti jawaban dari Asfra berkait rapat dengan hubungan mereka.
Dia berfikir sendiri apakah Asfra sudah membahas hubungan mereka kepada keluarga Lufta.
Semenjak kepulangannya ke Italia,dia kerap termenung sendiri.Sikapnya yang di luar kebiasaan,menjadi perhatian Andiia dan Marquis iaitu kakak dan ayahnya.
Namun kedua-dua pria itu,hanya membiarkan puteri Keiser itu memendam rasa,sehingga dia sendiri mencari mereka.Berkongsi tentang apa-apa saja yang terlintas di fikirannya.
****
"Putri papa lagi apain?"Sapa Marquis setelah mendapati satu-satunya putri dari keluarga Keiser itu mundar mandir ke seluruh mansion tanpa sebarang tujuan.
"Lagi apain?Lagi santuy!"Jawabnya sedikit kaget setelah mendengar sapaan mendadak dari Marquis,papanya.
"Yang bener ni.Kok dari tadi papa ngelihat kamu gak bisa diem.Berjalan mundar-mandir tanpa tujuan.Kamu lagi ada masalah ya?"Tanya Marquis dengan nada suara lembut.
Dia tahu pasti ada sesuatu yang mengganggu pikiran putrinya itu.Sejak kepulangannya,Rokey lebih memilih untuk berdiam diri.Jika ada sanak saudara mengajaknya keluar,dia cuma mengekori mereka tanpa ada riak wajah yang gembira.Wajahnya terlihat selalu lebih datar sehingga kadangkala kehadirannya kurang disenangi sesetengah pihak.
"Yuk!Temanin papa jalan-jalan."Ujar Marquis lalu mengandeng tangan Rokey supaya berjalan beriringan dengannya menuju ke arah taman di halaman villa mereka
"Key,papa tahu,kamu itu udah gedek.Punya rencana sendiri.Tapi kamu harus tahu,papa sentiasa ada untuk kamu.Mungkin kasih sayang papa selama mengenal kamu tujuh tahun ini tidak cukup untuk mengembalikan kasih sayang arwah mama kamu tujuh belas tahun yang lalu.Papa gak mahu kamu menganggung penderitaan sendiri lagi.Jika bisa,papa mahu menjadi sebahagian dari kehidupan kamu!"Ucap Marquis dengan penuh syahdu.
Tubuh Rokey dipeluknya sembari mencium puncak kepala putrinya itu.
"Pa,Key ada sesuatu mahu kongsi sama papa!"Ujar Rokey setelah membisu seketika.
__ADS_1
"Jika begitu kita bincang saja di bilik studi papa ya?"Ujar Marquis lalu bangun dan berjalan menuju ke dalam villa.
Rokey masih lagi ragu-ragu dengan keputusannya untuk memberitahu Marquis tentang pernikahannya dengan Asfra.
Sepuluh menit kemudian,Rokey masuk ke ruangan studi papanya, Marquis.Dia maju perlahan-lahan sambil menggigit bibir bawahnya.
"Yuk,silahkan duduk."Kata Marquis laku menatap intens wajah Rokey.Wajahnya cemberut.Menanti topik perbincangan dari putri tunggalnya itu.
"Rowena sayang!Mau sampai kapan diemnya?Tadi katanya ada urusan dibahas sama papa.Ada apa ya?Mau beli villa lagi?"
Marquis muka memancing keinginan Rokey untuk berkongsi cerita dengannya.Dengan wajah sedikit ragu,Rokey menyerah satu buku kecil berwarna merah kepada Marquis.
"Apa ini?"Ujar Marquis lalu membuka halaman pertama buku kecil tersebut.Tepat dugaan Rokey,wajah Marquis terlihat benar-benar kaget.Wajahnya cemberut kembali.
"Waduh-waduh! Rupa-rupanya putri papa sudah dewasa ya.Papa gak nyangka papa udah punya menantu rahasia."Ujar Marquis lalu ketawa berdekah dengan kuat.
"Loh!Kenapa papa perlu marah.Malah papa seneng banget kerna akhirnya ada pria yang baik hati sudi menikah dengan putri papa yang arogan dan keras kepala ini.Ngomong-ngomong kapan mau kenalin sama papa!"Tanya Marquis sembari mengernyitkan keningnya.
"Nanti aja ya Pa.Rokey ada urusan lainnya.Jika ada waktu,nanti aku suruhnya kemari ya?"Ujar Rokey lalu mengelus lembut tangan Marquis.
"Key!Kayaknya kamu terlupa sesuatu deh!"
"Terlupa sesuatu?Tentang apa Pa?"
"Sesuai dengan perjanjian kamu bertahun-tahun lalu,setelah kamu menikah.Kamu harus menjadi putri Keiser yang sebenar.Apa kamu udah siap untuk bertemu dengan muka umum?"
Wajah Rokey sedikit menunduk.Hal ini tidaklah semudah yang disangkakan.Bukan sekadar dikenali sebagai satu-satunya pewaris terbesar Keiser,malah keluarga Assama juga turut terlibat sama.
__ADS_1
Semenjak kembali ke Kota K,dia telah merahsiakan segala-galanya dari pengetahuan Rugian.Malah dia memilih untuk tinggal di luar,daripada terus menerus tinggal di kediaman Assama.
"Tapi Pa,sebelum aku dinobatkan sebagai putri Keiser,aku mahu membahas hal ini dulu dengan kakek Rugian.Semenjak aku kembali ke Kota K,aku telah merahsiakan segala-galanya daripada dia.Malah Key lebih memilih untuk tinggal sendirian daripada terus tinggal di kediaman Assama.Aku gak mahu kakek Rugian sampei terkilan dengan sikap dan keputusanku."Ujar Rokey dengan menjelaskan semua yang dia rasakan.
"Ya udah.Jika kamu mahu papa tolong,papa dengan relanya mahu kok menemui mereka semua.Sekalian papa mahu mengucapkan terima kasih kerana sudah menjaga kamu selama kamu dijaga oleh mereka.Cuma papa menyesal,papa gak punya peluang untuk ketemu sama mama kamu untuk kali terakhir dia sewaktu dia masih hidup."
Kedengaran suara Marquis begitu lirih setelah mengucap kalimat yang terakhir tentang arwah isterinya Margina Keito.Foto arwah Margina ditatap sayu.Ada bening jernih di pelupuk matanya.
"Pa,sabar ya.Key pasti mama mahu melihat kita bahagia."Ujar Rokey lalu memeluk Marquis dengan penuh kasih sayang.
"Key,makasih ya kerana sudah kembali lagi sama keluarga papa.Papa bener-bener bahagia sekali."Ucap Marquis lalu meleraikan pelukan Rokey.
"Sebelum itu, coba ceritain sama papa,kapan kamu ketemu sama pangeran jelek yang udah bikin hati keras putri papa menjadi lembut begini."Kata Marquis sembari mencubit kedua-dua pipi Rokey.
"Papa,enak aja panggil Pangeran Key jelek.Yang jeleknya itu papa loh.Udah tua kerepot."Ujar Rokey lalu terkikih kecil.
"Kok papa yang jelek."Ucap Pria paruh baya itu lagi.Disaat Rokey mengabari pernikahannya,Marquis bisa menarik napas lega.Akhirnya Rokey sudah memiliki seseorang yang bisa menjaganya.
Sepanjang hari itu juga,Rokey menceritakan segalanya-gala tentang kembalinya dia ke Kota K,sehingga dia bertemu dan akhirnya menikah dengan Asfra.Bercerita tentang sahabat yang dia miliki kini.Sehingga tentang organisasi rahasia yang Andiia berikan padanya.Dan akhirnya dia meminta keputusan untuk mengundur diri daripada hal yang berkaitan dengan organisasi gelap itu.
"Mendengar cerita Rokey,dia benar-benar merasakan dia cukup bertuah kerana memiliki putri yang begitu cekal seperti Rokey.Mungkin kerana pengalaman hidup mengajar dia supaya tetap bersabar,berani menyahut cabaran, mandiri dan berambisi.
Setelah selesai perbincangan dengan Marquis,Rokey dengan cepat-cepat mengabari berita gembira gembira itu kepada Asfra.Rokey tersenyum gembira.Dia begitu lega kerana akhirnya dia dan Asfra akan bahagia membina impian sendiri di kehidupan mereka nanti.
****"Bahagiakah mereka akhirnya?
****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya.
__ADS_1