
Malam ini, setelah Rokey, Gerald dan Emmet meninggalkan Club,beberapa anak buah Andiia mengikuti mereka secara rahasia.Tidak ada yang menyadari keberadaan mereka.Bahkan mereka yang berkuasa di bandar itu tidak dapat menjejaki mereka.
Semua anak buah Andiia terdiri daripada pasukan askar yang terlatih.Jadi mereka pandai menyamarkan diri dengan lingkungan sekitar.
Mereka bertiga tiba dengan selamat di hotel. Rokey mengambil napas dalam-dalam.Dia mengeluh.Dia tidak tahu bencana apa yang akan dia hadapi lagi.Dia berakhir di tempat tidur tanpa berganti pakaian.
******
Hanya dua hari lagi liburan Rokey akan berakhir.Setelah itu dia akan kembali ke Indonesia.Dan akan melakukan pekerjaan harian di kantor penuh waktu.
Malam sudah larut.Sore tadi dia tidak makan apa pun.Jam menunjukkan pukul delapan malam ketika dia meninggalkan hotel.Rokey sangat ingin makan makanan Cina.Jadi dia memutuskan untuk makan di restoran Cina yang terletak jauh dari hotelnya.
Sebelum meninggalkan hotel, dia telah memerintahkan Gerald untuk ikut bersamanya.Setelah dia selesai makan malam bayangan Gerald juga tidak muncul.Dia mengambil ponselnya dan memanggil Gerald.Namun panggilan itu tidak dijawab.Begitu juga ponsel Emmet.
"Urrggg!!Kemana mereka pergi?Dari tadi aku panggil,masih gak bisa?Rokey berasa geram sendiri.
"Sepertinya aku harus pergi sendiri.Lagipun tempat ini seperti selamat.Ngak mungkin ada yang kurang baik bakal berlaku disini."Kata nya sendirian.
Rokey melewati setiap jalan yang dia lalui ke arah restoran Chinese tadi.Tibanya di sebuah di jalan yang sepi dan kurang dari orang umum, tiba-tiba tangannya ditarik dengan
kasar oleh seseorang.
Tubuhnya ditarik ke lorong.Mulutnya ditutupi dengan telapak tangan.Terlihat seperti pria menolak tubuhnya ke tembok.Pinggangnya dipeluk rapat.Rokey coba untuk meloloskan diri.Namun tidak berhasil.
"Hiisss!!Diam.!Jika kamu tidak ingin mendapat masalah, lebih baik bekerjasama denganku."Kata pria itu berbisikkan di telinganya.
Tak lama , suara orang banyak terdengar seperti mencari seseorang. Mereka semua terlihat seperti orang jahat.
Pria itu tampak putus asa untuk melarikan diri.Pada saat itu, dia melihat bahwa Rokey adalah salah satu penyelamatnya.
Dengan cedera yang dia alami sekarang,tidak mungkin dia bisa lolos dari semua banjingan itu.Rambut panjang Rokey disisir kesisi dengan tangan sehingga wajahnya tersembunyi disebalik leher Rokey.
Rokey ingin menolak tubuh pria itu tetapi pria itu tetap di posisinya.Tubuhnya lebih dekat ke tubuh Rokey.Pada saat itu, Rokey mencium bau darah dari tubuh pria itu.
'Pantas aja dia minta tolong.Sepertinya dia terluka.Jadi siapa yang mencarinya?Apakah mereka munsuhnya?"Bisik Rokey didalam hati.
Pereman-pereman itu berlalu dari situ.Mereka selamat buat seketika.Pria itu tampak hampir lemah.Tapi dia masih bisa berjalan.
"Hey!Kamu terluka parah.Biar aku bantuin kamu."kata Rokey dan membimbing tubuhnya .
__ADS_1
Laki itu menolak tangan Rokey.Dia tidak mahu menyusahkan seseorang demi kepentingan diri sendiri apatah lagi orang itu adalah seorang gadis.
"Maafkan aku!Aku harus pergi.Terima kasih kerana telah membantu tadi."katanya.
Pria itu baru saja melangkah tiga kaki ke depan, pereman-pereman tadi datang kembali.Kali ini Rokey terperangkap sekali dengan pria itu.
"Sepertinya kamu tidak akan pernah lolos lagi kali ini.Bersiaplah untuk hidup kamu dihabisi.
Tangkap dia dengan cewek itu sekali."Kata salah seorang daripada pereman itu.
"Jangan sakiti dia.Dia ngak punya hubungannya dengan kita.Kamu hanya inginkan aku saja, bukan?Jadi ayo,tangkap aku."Kata pria itu dengan suara nyaring.
Beberapa orang pereman itu datang mendekat dengannya.Pri itu berusaha melawan pereman-pereman.Karena lukanya,dia jatuh beberapa kali ke tanah.
Tiga dari pereman itu cuba mendekati Rokey.
"Ayo, gadis manis.Jangan takut .Kami akan memperlakukan kamu dengan baik kok."
Rokey mundur beberapa langkah kebelakang.Tas tangan siap digunakan untuk mengajari pereman-pereman itu.
"Jangan mendekat.Kalau kamu mahu selamat."Kata Rokey pura-pura ketakutan.
"Banjingan!Lepasin dia.Dia tidak ada hubungan dengan kita."Teriak laki itu.
Ponsel Rokey berdering.Tampak Gerald menelefon nya.
"Bagus,memang tepat pada masanya"bisik Rokey sambil smirk memandang ketiga -tiga pria itu.Ponselnya ditekan ikon menjawab.Tetapi Rokey hanya membiarkan saja panggillah nya tanpa dijawab olehnya.Dengan itu Gerald tahu akan kesulitan yang dihadapinya.
"Tampaknya kamu memang cari masalah.Aku sudah bagi kamu amaran.Tapi kamu semua ngak memperdulikannya."Kata Rokey, memandang mereka dengan sinis.
Tanpa menghiraukan kata-kata Rokey,mereka cuba mendapatkan nya.Tapi hal itu sia-sia saja.Tanpa membuang waktu Rokey mengajar mereka.Satu persatu diantara mereka tumbang dikerjakan olehnya.
Pria yang terluka tadi sudah kelelahan.Dia tidak punya tenaga lagi untuk melawan pereman-pereman itu.
Sebelum pingsan, dia sempat melihat Rokey melawan pereman-pereman itu.Kini Rokey menjadi sasaran mereka.
"Jadi apa hubungan kamu dengan Yuri."Kata salah satu dari mereka.
Belum sempat Rokey berkata apa-apa,seseorang datang untuk mencelah pembicaraan mereka
__ADS_1
"Bos,ini cewek yang aku katakan.Dia bikin masalah di klub The Guardian malam lepas.Tampaknya mereka emang ada hubungan."
"Ya bos.Kita tahan mereka bersama-sama.Biar The Guardian club tahu akan kekuatan kita."
"Benar bos.Lagipula bos mereka dalam tahanan kita.Ini adalah kesempatan besar bagi kita memperkuat kekuatan kita."
"Benar juga ya.Tangkap mereka.Dan bawa cewek manis itu pada ku."Kata ketua grup itu.
"Humm!! cobalah untuk dapatkan aku kalau kamu bisa."Kata Rokey lagi.Perselisihan mulai terjadi lagi.Lima dari pria yang datang padanya dapat dikalahkan.
Ketua klub itu mula gelisah.Dia tidak berpikir Rokey pandai bertarung.
"Kamu! Kamu!Siapa kamu sebenarnya?"
Belum sempat ketua pereman itu mengatakan yang selanjutnya,Gerald dan yang lain tiba disitu.
Kesemua mereka ditahan sehingga mereka tidak bisa melawan kembali.
"Aku sudah mengatakan nya,kamu tidak mendengar kan aku.Siapa aku?Aku bukan siapa-siapa disini.Aku cuma orang asing yang secara kebetulan lalu disini.Tetapi jika ada yang berani bikin masalah,aku ngak bisa seenaknya lepaskan begitu saja."kata Rokey dengan tatapan tajam dan suara tegas.
"Nona,kita mau buat apa dengan mereka."
"Lepasin mereka.Aku ngak mau ikut campur dalam urusan ini.Tapi kamu ingat.Jika kamu bikin masalah sama.Aku ngak akan biar kamu terlepas.Ingat! aku masih punya hutang yang belum lunas dengan dia.Sekiranya kamu ingkar,aku ngak akan ragu-ragu menghabisi kamu."Katanya lagi.
"Bawa dia pergi dari sini"kata Rokey lagi.
Pria yang pengsan itu dibawa pergi.
Mujur saja Gerald dan yang lainnya tiba tepat pada waktunya.Jika tidak,dia juga seperti pria yang bernama Yuri itu.Terluka dan hampir kena tahan dengan pereman-pereman jahat.
Tampaknya itulah mimpi ngeri yang dia alami sepanjang liburannya ke Jepañg.Dia berharap agar masalah itu segera diselesaikan.
YURI KAGAWA
*****Gimana dengan nasib Rokey di Jepang ya. Ingin kembali lagi ke Indonesia,tapi masalah lain yang menyusulnya.
*****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya.
__ADS_1
Happy reading gais.