
Permainan diteruskan.Mike,Jonni dan Asfra telah kalah dengan Rokey.Rokey telah mendominasi permainan.Ketiga-tiga pria itu amat terkejut kerana kemahiran yang dimiliki oleh Rokey.
"Asyik!!!menang terus gue.."jerit Rokey dengan gembira.
"Last round"Ujar Rokey sambil tersenyum melihat pria tampan yang telah kalah total disebabkan olehnya.
Taruhan terakhir juga Rokey menang.Dengan senang hati Rokey semakin ketawa yang menggila.Dia benar-benar ngerasa senang untuk malam itu
Tiada sesiapa dapat menghalang nya daripada menang.Hal ini adalah kepakaran nya.
"Gimana Presiden Asfra.Menurut kamu,apa yang bisa aku pinta jika aku menang?Rokey berdiri dan berjalan mendapatkan Rokey di tempatnya.
Berjalan semakin mendekat,semakin dekat dan tiba-tiba menarik keluar dasi Asfra kemudian menggulung dasi tersebut ditelunjuknya.
Mike dan Jonni tidak percaya dengan apa yang mereka lihat.Mereka tidak menyangka bahawa Rokey seberani itu dengan pria yang ditakuti dalam bilik itu.Namun Rokey terlihat lebih santai apabila menggoda Asfra.
Pengawal peribadi Asfra terlihat ingin memberhentikan Rokey,namun segera dihalang oleh Asfra.
Asfra terlihat senyum nakal.Wajah yang dingin tadi mula pudar.Rokey berjaya memancing hatinya.Dia tahu sebab Rokey berbuat begitu.
Rokey ingin membalas dendam kelakuan Ruvian melaluinya.Dalam masa yang sama Rokey juga butuh teman sebagai pendukung disaat hatinya sedang dilanda masalah.
"Kamu bisa minta apa-apa saja.Aku akan sedaya upaya untuk menuntaskan segala kemahuan kamu.Meskipun terpaksa untuk membunuh seseorang?"Ujar Asfra.
"Wow...I like your last word."Ujar Rokey.Dasi Asfra dilepaskan.Kemudian dia membantu Asfra merapikan semula jas Asfra yang terlihat sedikit kronyok disebabkan olehnya tadi.
"Malam ini aku dengan teman-temanku ingin berseronok.Kalau gak keberatan bisa gak Presiden Asfra bergabung dengan kita."ujar Rokey lalu pergi meninggalkan Asfra disitu.
"Yuk!Kita pergi duluan"kata Rokey kepada Mike dan Jonni.
Kedua-dua pria itu hanya menuruti kata-kata Rokey.Dalam diam-diam mereka kepikiran sendiri dengan identitas Rokey.Kelihatan Asfra bisa saja tenang dengan kata-kata dan juga kelakuan Rokey.
Bukan semua cewek bisa bermain dengan Asfra seperti itu tanpa sebarang alasan.Apa lagi Rokey menolak mentah-mentah kekayaan yang ditawarin oleh Asfra.
"Key,Kamu kenal ya sama Presiden Asfra?Tanya Mike penasaran.
__ADS_1
"Ya,gue kenal.Gue punya hutang sama kakaknya.Dan gue mahu dia bayarin perbuatan kakaknya."Kata Rokey selamba.
"Ya udah.Ngak usah takut.Santai aja.Kita minum-minum dulu ya?ujar Rokey lagi.
Mereka bertiga turun ke lantai bawah dimana bar ditempatkan.Di tempat yang sama Rikiy,Baima dan Renno sudah menunggu kedatangan mereka.Sebelum menghampiri mereka bertiga,Rokey terlebih dahulu memberi peringatan kepada Jonni dan Mike agar merahsiakan perbualan diantara dia dan Asfra sebentar tadi.
Kerana tidak mahu terlibat dalam masalah Roket dan Asfra,Mike dan Jonni memutuskan untuk berdiam diri serta menelan mati semua perbualan Rokey dan Asfra di dalam perut mereka.
Seperti apa yang dikatakan sesetengah orang, 'Biar pecah di perut,asalkan jangan pecah di mulut'.Kata-kata yang cukup sinonim untuk seseorang yang betul-betul setia menyimpan seribu rahsia.
Dua puluh menit kemudian, Asfra bergabung dengan mereka berenam.Di situ Asfra mendapati kelima-lima pria itu ditemani oleh lima orang cewek.Masing mempunyai peneman.
Rokey duduk bersendirian.Asfra melabuhkan punggungnya disebelah Rokey.
Rokey minum wine dengan banyaknya tanpa memperdulikan keenam-enam pria dihadapannya.
"Cewek ini benar-benar bikin masalah.Apa dia emang gak takut sama pria yang baru dikenalin.Ngak takut jika dia kenapa apa?"
Rokey sudah terlihat sedikit mabuk.Namun masih lagi punya kesedaran.Dia tahu hadnya untuk berhenti,had dimana dia perlu berakting,agar dia ngak dijebak dengan senang.
"Rokey!cukup.Ikut aku pulang.Kamu gak harus mabuk-mabukkan seperti ini."
Suara Asfra sedikit meninggi.Di benar-benar tidak suka kelakuan Rokey yang memabukkan diri kerana disebabkan masalahnya dengan Ruvian.
Seharusnya dia bertenang diri di rumah atau tempat yang lebih aman tetapi tetap meriah.Contoh nya seperti di park,mall,ataupun di funfair.
Kenapa harus pergi klub dan mencari masala sendiri.Apa yang akan berlaku jika ada yang mengambil kesempatan keatas keadaannya seperti ini.
Sesiapa saja bisa menjebaknya tanpa ada perasaan simpati.Yang hanya adalah mengambil kesempatan dalam kesulitan.
"Key,stop minumnya."
"Elo itu siapa ngelarang gue.Gue juga udah bilang malem ini gue pengen santai-santai aja sama teman-teman gue."
"Iya, teman-teman lho emang santai-santai aja.Tapi lho sendiri gimana.Kamu itu aja kayak ikan tertinggal air,kehabisan napas.Tapi masih aja mau bunuh diri seperti ini".Asfra merebut botol wine yang dipegang oleh Rokey.
__ADS_1
"Asfra,kembalikin wine gue.Gue mau minum puas-puas malam ini.Cowok brengsek.Kakak lho emang brengsek.Sama aja dengan kakak gue,sok alim.Tapi ternyata munsang liar."Jerit Rokey dengan rasa tidak puas hati.
"Rokey,ikut aku pulang."Jerit Asfra lagi.
Tanpa memperdulikan kelima-lima pria yang baru dikenalinya sebentar tadi,lantas Asfra menarik tangan Rokey pergi menjauh dari tempat itu.
Joshua yang sedari dari tadi melihat kelakuan Asfra lantas mendekati Rokey.Namun dihalang oleh pengawal peribadi Asfra.Joshua merasakan keselamatan Rokey dalam bahaya,lantas dia menelefon Gerald.
Menyampaikan maklumat tentang Asfra kepada Gerald.Setelah mengetahui Asfra bersama-sama dengan bos mereka,dia memberitahu agar tidak perlu khuatir kerana Asfra gak akan melakukan sesuatu yang jahat kepada Rokey.
Di luar klub,Rokey mula bertindak diluar kawalan.Dia benar-benar merutuk perbuatan Ruvian dan Arumi.Asfra benar-benar tidak tahu bagaimana harus memujuk hati Rokey agar bertenang.
Dia mengheret Rokey ke danau berdekatan dengan klub agar dia lebih betenang di tepat yang aman.
Ditempat itu dia menjerit sepuas-puas hatinya.Kemudian dia terduduk sambil bertekuk lutut, dan menangis semahu-mahunya disitu.
Hati Asfra luluh melihat keadaan Rokey yang tidak berdaya.Lantas dia merangkul badan Rokey ke dalam pelukannya.
Pada mulanya Rokey menolak.Dada kekar milik Asfra dipukul berkali-kali.Asfra cuma membiarkan sahaja kelakuan Rokey.Dia berbuat demikian agar Rokey dapat melepaskan kekecewaan dalam hati melalui aktingnya.
Akhirnya Rokey tidak memiliki tenaga untuk mengerjakan tubuh kekar milik Asfra.Dia lemah di dalam pelukan Asfra.Merasakan kehangatan pelukan Asfra,dia mula sedikit tenang.
"As, gue"...
"shhh!! Tenang aja ya.Aku sentiasa ada untuk kamu Key.Jangan pernah ngerasa kamu itu sendirian.Aku sanggup ngelakuin apa-apa aja asalkan kamu bahagia dan tidak lagi sakit hati.Jika kamu terusan begini hari aku juga turut terluka Key."Suara Asfra kedengaran lirih sekali.
Jantung Rokey berdetak kencang apabila mendengarkan setiap kata-kata tulus dari Asfra.Namun dalam masa yang sama dia tidak mahu terlalu memikirkan dan menanggapi kata-kata Asfra dengan serius kerana mengetahui Asfra itu seorang pria playboy.
Dia tidak mahu terlalu percaya dengan apa yang dia dengarin begitu saja.
Wajah Asfra ditatap dingin.Mencari ketulusan dalam diri pria yang bernama Asfra Kelov yang sentiasa ada disaat dia butuhkan dukungan.
Apakah cowok itu akan sentiasa ada disaat waktu seperti ini?
***Apa yang berlaku seterusnya? Apakah Ruvian terus mengharapkan cinta Rokey?
__ADS_1
Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya..Happy reading gais.