SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
AJAKKAN YANG MENGEJUTKAN


__ADS_3

Rokey menatap wajah Asfra dengan dingin dan mendatar.Mencari ketulusan di wajah pria yang bernama Asfra Kelov disaat dia butuhkan dukungan.


Jujurnya dia memang tersentuh dengan keperihatinan Asfra terhadap dirinya.Namun hatinya itu tertutup kembali lantaran kekhilafan Ruvian dan jebakkan Arumi.


Hatinya luluh sama sekali.Kecewa dengan semua orang yang coba mendampingi dirinya lebih-lebih lagi orang yang begitu dekat dengannya.


Pria yang bernama Ruvian itu telah mensia-siakan peluang yang Rokey beri kepadanya.Disaat dia mula membuka dikit demi sedikit hatinya untuk menerima kehadiran Ruvian,Jenny ibu Ruvian sentiasa ada cara untuk memisahkan mereka.


Disaat di coba untuk bertahan lebih lama, Arumi datang sebagai orang ketiga yang selalu ingin merebut Ruvian daripadanya.


Mungkin juga bukan salah Ruvian seorang saja.Salah dia juga kerana lemah dan telah tewas mempertahankan hubungan mereka selama ini.


Kegagalan sebanyak dua kalinya dalam percintaan membuat Rokey semakin hambar terhadap cinta.Hatinya ibarat cermin yang telah pecah berkeping-keping sehingga tidak bisa disambung dan ditampal kembali.


Asfra melepaskan Rokey dari dakapannya.Menatap wajah wanita yang dicintai dalam diam.Meskipun tatapan mata Rokey terlihat dingin,dia mengerti mengapa Rokey bersikap seperti itu.


"Key,ikut aku pulang ya?Kamu bisa bertenang dirumahmu sendiri.Please!Jangan siksa diri kamu seperti ini.Aku ngak tega lihat kamu seperti ini Key?"Kata Asfra dengan suara yang lirih.Dia kehabisan ide untuk menenangkan gadis yang dihadapannya kini.


Dia tahu Rokey bukan tipe yang suka bergelayut manja seperti cewek-cewek yang lainnya.Bisa luluh dengan mudah disaat termakan pujuk rayu yang manis.


Rokey seorang cewek yang penuh ambisi, mandiri,tegas,bisa mengendali situasi apapun tanpa pengaruh emosi peribadi.


Untuk pertama kalinya,Asfra melihat Rokey dalam keadaan seperti ini,dia terlihat tersangat rapuh.Sehingga Asfra tidak bisa memujuknya dengan berlebihan kerana Rokey pasti tidak menyukai keadaan seperti itu.


Tangan Rokey ditarik menuju mobil Asfra sendiri.Pintu disebelah pemandu dibuka.


"Key?Kamu masuk ya.Aku antarin kamu pulang."Kata Asfra dengan suara yang lembut sehingga menusuk masuk ke daun telinganya dan ke hatinya juga.


Rokey menghembus nafas panjang.Hati yang telah bertenang sebentar tadi kini terusik kembali.Entah kenapa emosinya malam itu sudah tidak bisa dikendalikan lagi.


Dia ingin menagis semahu-mahunya.Menagis sehingga tiada air mata keluar lagi dari pelupuk matanya.


Melihat keadaan Rokey yang seperti itu,lantas dia merangkul pundak Rokey dan mengusapnya berkali-kali untuk menenangkan gadis itu.


"Key,jika kamu mahu nangis,nangislah sepuas-puas nya.Gue tetap ada untuk kamu.Tapi janji sama gue,ini kali terakhir kamu menagis seperti ini untuk laki-laki seperti Ruvian yang tidak pandai menghargai diri kamu."Ujar Asfra sambil melepaskan tangannya daripada terus menepuk pundak Rokey.

__ADS_1


Tubuh Rokey ditolak lembut untuk masuk ke dalam mobil.Asfra mendekatkan badannya kearah Rokey untuk memperbetulkan sabuk pengaman pada Rokey.


Aroma maskulin lemon dari tubuh Asfra menguar masuk ke dalam rongga hidung nya disaat tubuh Asfra mendekat rapat tubuhnya.Hatinya tenang buat sesaat.


Asfra mula nyetir mobilnya.Mobil Rokey ditinggal seketika di luar klub semetara Gerald dan Emmet menguruskan mobilnya sebentar nanti.


"Kamu sudah membaik?Kamu mahu pulang atau mahu pergi kemana-mana aja?"Ucap Asfra setelah sekian lama mereka membisu di dalam mobil.


Asfra begitu fokus dengan nyetir mobilnya.Rokey terlihat begitu lelah setelah menagis dengan begitu lama.Akhirnya dia ketiduran di mobil Asfra.


Asfra memberhentikan mobilnya seketika setelah mendapati tubuh Rokey menggeletar kerana kedinginan.


Asfra membuka setelan nya lalu meletakkan di tubuh Rokey yang kedinginan.Wajah polos Rokey dipegang pelan dan lembut.


"Key,aku akan pastikan selepas ini,kamu ngak akan menangis seperti ini lagi."Bisiknya pelan-pelan.


Tindakkan Asfra sebentar tadi telah disedari oleh Rokey.Namun Rokey tidak berganjak dari tempatnya.Malah dia berpura-pura terus tertidur agar tidak mengejutkan Asfra atas kelakuannya sebentar tadi.


Dalam hatinya,Rokey juga berbisik sendirian..


"As,gue minta maaf.Gue gak bisa mencinta kamu selayaknya.Aku takut untuk kecewa lagi.Takut juga akan kehilangan kamu seperti kehilangan Ruvian."Gumannya di dalam hati.


Wajah Rokey ditatap puas.Dia membayangi wajah dan tubuh itu menjadi miliknya satu hari nanti.Dia tersenyum nakal.


"As,kamu emang gila.Mana Rokey mahu nerima kamu seenaknya setelah kejadian seperti ini."Dia menggelengkan kepalanya sendiri.Seperti satu lelucon bagi dirinya.


Tidak lama setelah itu, Rokey terbangun dari tidurnya.


"As,udah lama nyampei nya ya?Kenapa ngak kejutkan aku aja? Ujar Rokey dalam keadaan serba salah.


"Gapapa kok.Aku sudi nemanin lho tidur sebentar aja.Tadinya aku gak tega.Kamu tidurnya pulas banget."Ujar Asfra sambil membuka pintu mobil.


"Yuk,aku antarin kamu sampei atas.Aku masih lagi khuatir sama kondisi kamu."Katanya lagi.


Rokey dan Asfra sama-sama berjalan menuju lift.Setibamua di lantai lima apartment,mereka tiba di apartment milik Rokey.

__ADS_1


Sewaktu Rokey membuka pintu kamar,tangannya masih belum stabil kerana efek mabuknya.Melihat keadaan Rokey seperti itu,Asfra mengambil kunci dari tangan Rokey dan terus membuka pintu kamar milik Rokey.


"Kamu istirehat lah.Tentu kamu capek.Mudah-mudahan besok hari kamu semakin membaik."


Rokey hanya menganggukkan kepalanya sahaja.


"Key,jangan pikirin perkara lain.Tenangkan diri lho dulu ya.Gue percaya kamu bisa.Kamu kuat."Ujar Asfra sambil satu tangannya memegang pipi Rokey.


"Aku pulang dulu.Nanti kita ketemu lagi.Ingat pesanku Key.Aku sentiasa ada disaat kamu perlukan aku.Hanya perlu bagitau aku saja masalahnya.Pasti aku tunaikannya."Kata Asfra dengan wajah sayu.


Dia mahu tahu Rokey bahawa dia sanggup buat apa-apa saja demi kebahagiaan Rokey.


Asfra melangkah meninggalkan Rokey disitu.Namun Asfra berjalan lebih menjauh,Rokey memanggil namanya lagi.


"Ya,ada apa Key?Apa kamu perlu apa-apa?


"As,apa kamu sentiasa ada untuk aku?"Tanya Rokey menginginkan kepastian dari Asfra.Ruvian tidak pernah mengukapkan kata-kata sebegitu.Bahkan Rokey tidak pernah merasakan ketulusan kata-kata Ruvian.


"Ya Rokey sayang.Aku sentiasa ada untuk kamu saat kamu butuhkan dukungan aku.Aku ngak akan sekali ninggalin kamu.Aku janji sama kamu."Ucap Asfra lagi.


"Apa jaminan kamu agar kamu sentiasa ada untuk aku As?".


"Katakan aja apa yang kamu perlukan.Aku akan sentiasa coba untuk tunaikan apa yang kamu mahu.Meski pun itu satu yang mustahil."Kata Asfra sambil menatap wajah Rokey dengan penuh makna dan yakin.


"Hanya ada satu jaminan untuk kamu agar terus ada disisi aku.Apa kamu mahu lakukannya?"


"Jaminan seperti mana yang kamu mahu Key?Aku akan pasti berusaha untuk membahagiakan kamu.Aku tidak tahu apa yang kamu fikirkan.Tapi aku akan lakukannya demi kamu."Ujar Asfra sambil menggenggam erat tangan Rokey.


"Jadi menikah lah dengan ku.Hanya itu saja jaminan yang aku perlukan."


Asfra termagu disitu.Tidak mempercayai dengan apa yang dia dengar barusan tadi.


*****Apa?Rokey melamar Asfra.


*****Apa jawaban Asfra ya?

__ADS_1


******Hai Readers semua jangan lupa like ya.


*******ikuti kisah Rahsia disebalik gadis bernama Rokey..


__ADS_2