
Rokey meninggalkan kakeknya dan Ruvian tanpa sepatah kata pun.Hatinya sakit.Dia tidak tahu bagaimana mahu menenangkan pikiran dan hatinya yang gelisah.
Dia tidak tahu bagaimana mengekspresikan dirinya .Apakah dia harus bahagia atau tidak. Dia benar-benar tidak tahu.
Hal-hal terjadi enam tahun lalu bermain kembali dalam benaknya.Enam tahun kemudian dia mencoba menghapus kenangan terburuk dalam hidupnya.Ketika mulai sembuh, luka itu kembali lagi.
Ketika dia mulai lupa tentang hubungan yang tersisa, kesakitan itu datang untuk menemukannya lagi.
Dia tahu bahwa masa lalu bukanlah kesalahannya.Tapi situasinya tidak menguntungkannya.Hati yang hancur tidak akan pernah bisa sembuh dengan cepat.
Biarpun itu enam tahun lalu, atau enam tahun setelahnya,dia masih ragu tentang perasaannya.Selama perpisahannya dengan Ruvian, dia tidak pernah membiarkan siapa pun memegang hatinya.
Dia coba belajar untuk mencintai,tetapi hatinya masih lagi tertutup untuk menerima pria mana pun.Laki-laki mudah untuk memberi, tetapi tidak tulus untuk mempertahankannya.
Rokey meninggalkan kediaman datuknya untuk menenangkan fikiran nya.Tanpa disadarinya dia menabrak Asfra di gerbang masuk mansion Assama.Tanpa meminta maaf dan berbalik, dia melanjutkan langkahnya dengan kencang.
"Ada apa dengan cewek tu sih? Kelihatan terburu-buru amat?"Kata Danial setelah menyadari tubuh Asfra terdorong sedikit lebih dekat kearah nya.
Dia sikit kesal dengan kelakuan gadis yang baru menabrak Asfra.Tanpa meminta maaf,sikap itu terlihat sedikit kasar oleh Danial.
Asfra dan Sandy sama-sama menoleh kearah cewek yang menabrak Asfra sebentar tadi .Asfra tidak percaya apa yang dilihatnya.
"Rokey?Hey!Gadis itu adalah Rokey. Tapi mengapa dia meninggalkan pesta lebih awal dari orang lain?"Seru Sandy sedikit kaget.
"Sepertinya ada sesuatu yang terjadi di sini.Jika tidakk,dia tidak akan buru-buru pergi dari sini."Kata Danial pula.
"Kalau begitu biarkan aku melihatnya.Aku khawatir dia melakukan sesuatu yang tidak terduga."Ujar Asfra lagi.
__ADS_1
Tanpa banyak bicara,Asfra menyusul Rokey.Dia sempat melihat Rokey terburu-buru masuk ke dalam sebuah taksi.
Asfra mencoba menahan taksi yang dinaiki Rokey, tetapi ia gagal melakukannya.Taksi yang dinaiki oleh Rokey akhirnya menghilang di celah kemacetan malam.
Asfra sangat kecewa .Dia tidak tahu harus pergi ke mana setelah Rokey menghilangkan diri.Asfra menghembuskan nafas panjang.Akhirnya mobil yang dia kendarai berbalik ke arah kediaman Assama.
Di suatu tempat di sepanjang jalan, Rokey membawa dirinya ke klub malam yang jarang dia kunjungi.Di sana ia ingin melepaskan semua tekanan dengan minum beberapa gelas wine atau alkohol.
Pikirannya benar-benar berantakan.Seperti biasa dia minum di dekat meja depan bartander.Kali ini dia tidak minum di tempat Nick, tetapi di klub lain.Dia tahu risiko yang harus dia ambil ketika dia dalam bahaya.
Rokey minum winenya tanpa henti.Apabila dia mengingati masa lalu, air matanya mengalir lagi.Dia mencoba menahannya, tetapi tidak berhasil.
Ponselnya berdering berkali-kali.Nama Gerald muncul di layar ponsel.Dia membiarkan panggilan daripada Gerald tanpa jawaban.
Dia minum tanpa memperhatikan orang-orang di sekitarnya.Di salah satu meja, seorang pria tertarik padanya.Pria itu mengira dia bisa mengambil keuntungan dari situasi Rokey.Tapi lelaki itu justru mengundang masalah.
Tanpa berpikir panjang, pria itu berencana menjebak Rokey.Menjebaknya sehingga layu ke pangkuan nya.Hingga berakhir di kamar tidur.
Air wine tersebut telah dia masukkan sesuatu yang membuatkan Rokey tak berdaya melawan nafsu.Tapi Rokey pertama kali mencium ada sesuatu yang salah dengan perilaku pria itu.
Rokey smirk menatap pria itu.Dia pura-pura minum winenya.Seperti yang dipikirkan Rokey,tangan pria itu mulai membungkus punggungnya dan mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Rokey.Tanpa berfikir panjang,Rokey pukul kepala pria itu dengan gelas wine.
"Kamu ******** ..Beraninya kamu melakukan ini."lelaki itu mulai marah.Dia hampir memegang leher Rokey,tapi tindakan Rokey lebih cepat dari itu.
Tangan pria itu dipegang erat-erat dan tubuh pria itu didorong ke belakang.Situasinya kacau.Beberapa pria datang ke Rokey.Mereka ingin memberi pelajaran pada Rokey.
Namun usaha mereka sia-sia.Rokey pertama kali mengajar mereka dengan cukup.Tak lama kemudian, ketua dan pengawal klub malam membubarkan konflik di antara mereka.
__ADS_1
Beberapa pengunjung klub malam kagum dengan kemampuan Rokey.Pria yang mencari masalah dengan Rokey ditangkap oleh penjaga klub.Tapi tidak ada yang berani mendekati Rokey.
Rokey duduk kembali di tempatnya.Sepertinya manajer klub datang mendapatkan Rokey.Ketika dia sampai di sana, manajer itu benar-benar terkejut.Dia tidak menyangka orang itu adalah Rokey.Manajer itu terlihat agak gugup.
"Hoi! apa yang kamu lakukan, cepat dan dapatkan kotak bantuan."Manajer berteriak pada pelayannya.Para pekerja di sana terkejut melihat ketua mereka ketakutan.
Sepertinya gadis yang ada di depan mereka bukanlah seseorang yang boleh dipermainkan.
"Nona Rokey! Saya minta maaf atas semua yang terjadi di sini.Mengapa Nona Rokey tidak memberi tahu bahwa nona ada di sini?Setidaknya kita bisa melayani Nona dengan baik."Kata Manager itu sambil mengambil hati Rokey.Jari Rokey yang terluka dirawat oleh mereka.
"Cepatan ! Sediakan ruang khusus untuk Nona Rokey!Apakah kamu semua tuli?Jeritnya lagi.
"Kamu tidak perlu khawatir. Aku hanya mahu minum saja."ujar Rokey lagi.
"Nona, apa yang akan kita lakukan dengan mereka ini?
"Lepaskan saja mereka.Jika mereka melakukannya lagi, pastikan mereka tidak muncul lagi di sini. Mengerti?
Segera Gerald dan Emmet datang untuk menjemputnya di klub.Semua pelanggan di sana benar-benar terkejut dengan kedatangan mereka.Dua pengawal dari luar negeri,memiliki tubuh yang kekar dan kuat.Tentu saja, menjadi penjaga Rokey adalah suatu keharusan.Itu adalah kepercayaan Andiia bagi mereka untuk merawat Rokey.
"Ger! hantarian aku ke hotel saja."Ujar Rokey setelah sekian lama membisu di dalam mobil.Sebuah mobil yang dikendarai oleh Gerald melaju kencang ke tujuannya.
Rokey menurunkan tubuhnya ke ranjang.Matanya menatap langit-langit kamar tidur.Tubuhnya sangat lelah.Dia akhirnya tertidur tanpa membersihkan dirinya sendiri.
Besok akan datang.Tapi apakah hatinya masih beku untuk menerima kehadiran nafas baru yang memenuhi hatinya.Pasti besok juga, tidak ada yang pasti jika kita tidak berusaha menemukannya sendiri...
****Teruskan membaca kisah Rokey ya teman-teman.
__ADS_1
*****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya?
*****Happy reading gais.