SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
SELAMAT DATANG KE KOTA ZENN


__ADS_3

Rokey menghembus nafas lega.Segala persiapan untuk berangkat ke Kota Zenn sudah pun tersedia.


Semua barang keperluannya juga telah lengkap diisi di dalam koper.Perpindahannya ke Kota Zenn mungkin dalam tempoh yang lama.


Dia ingin mengubah anginnya untuk seketika agar dia dapat sedikit ketenangan dari masalah yang dihadapi oleh nya kini.


"Miss Rokey,semua barang kamu sudah aku simpan di dalam mobil.Apa kita perlu berangkat sekarang?"Ujar Gerald yang dari tadi sudah selesai menyimpan semua barang-barang Rokey di dalam mobil.


"Ya,kita berangkat sekarang."Kata Rokey dengan wajah yang tenang.Ada sebaris senyuman ringan ternampak di garis bibir mungilnya.


Di kejauhan,Asfra menatap sayu wajah isteri tercinta yang pergi tanpa pamitan terlebih dahulu sebelum dia berangkat pergi.Ada sikit kekecewaan yang terbentuk dalam hati kecilnya.


"Teganya kamu sama aku Key.Biarpun kamu gak mahu aku antarin kamu, setidaknya kasi aku kata sepatah dua sebelum kamu pergi."Bisiknya sendirian.


Untuk memastikan keselamatan Rokey di Kota Zenn aman,dia telah mengupah beberapa pengawal peribadi untuk menjaga keselamatan Rokey dalam diam-diam.


Walaupun Rokey memiliki anak buah tersendiri,dia tidak mengabari kedatangannya ke Kota Zenn.Sebenarnya dia mempunyai misi khas di dalam perusahaan Andiia di Kota Zenn.


Entah apa masalah perusahaan itu sehingga semua kerja-kerja konstruksi seringkali gagal di siapkan dalam tempoh yang ditetapkan.


Rokey dapat merasa sesuatu yang ngak beres di tapak konstruksi mereka di Kota Zenn.Mungkin kerana karyawan mereka diancam oleh pihak tertentu.


Kali ini Rokey tidak menyandang jawatan Direktur mahupun General Manager.Kali ini dia menyamar sebagai asisten peribadi Mr.Shawn.


Hanya Mr.Shawn saja yang tahu identitinya.Meskipun perusahaan itu dipertanggungjawabkan Andiaa kepadanya,dia lebih memilih menggunakan caranya tersendiri untuk menyelesaikan masalah perusahaan mereka.


Dengan itu keselamatan nya terjamin walaupun sedikit.Di tempat baru,dia perlu mengetahui masalah yang berkaitan dengan proyek di tapak konstruksi itu.


Dalam masa yang sama,dia bisa mengarahkan anak buahnya untuk menyiasat apa yang berlaku sebenarnya.


Dua jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di apartment yang telah di rentenirkan kepadanya.Begitu juga dengan Gerald dan Emmet.Mereka juga merentenir apartment yang sama tapi berlainan aras dengan Rokey.


Ini untuk memudahkan mereka bertemu jika ada urusan yang mendadak terjadi kedepannya nanti.


Rokey merebahkan badannya yang kelelahan ke atas sofa setelah merasakan perjalanan yang panjang ke Kota Zenn.

__ADS_1


Perut Rokey berlagu menandakan dia telah kelaparan.Dia mengajak Gerald dan Emmet untuk makan bersama.


Setelah menggantikan pakaian kepada yang lebih santai,barulah mereka bertiga ke restoran yang berdekatan untuk makan malam.


********


Embun masih lagi jelas terlihat di hujung daun sewaktu Rokey menikmati pemandangan dari tingkap apartmentnya.


Udara segar dari bukit berdekatan memberi nafas baru untuk dirinya membuka lembaran baru di tempat kerja yang baru.


Hari ini adalah hari pertama dia bekerja sebagai asisten peribadi Mr.Shawn.Dia menukar penampilan kepada yang biasa-biasa saja.


Rambut yang panjang disanggul rapi.Mengenakan kaca mata besar agar terlihat seperti seorang karyawan yang nerd.


"Mbak Wen,ini desk kamu ya.Mulai hari ini smua kerja yang terkait dengan Mr.Shawn akan menjadi tanggungjawab kamu."Ujar Narita yang bekerja sebagai sekretaris Mr.Shawn.


"Sebelum memulakan tugas,aku kenalkan kamu dengan semua karyawan di jabatan ini."Kata Narita lagi.


Narita mula memperkenalkan semua karyawan di jabatan itu kepada Rokey.Di perusahaan itu Rokey hanya menggunakan nama asalnya saja untuk nama penggilan di kantor tersebut.


Sepanjang diskusi,Rokey hanya diam dan memerhati semua pegawai yang terlihat.Sesekali Mr.Shawn melirik kearah Rokey,melihat ekspresi Rokey seperti apa.


Wajah Rokey cemberut sewaktu mereka mendiskusi tentang meterial yang ada di tapak konstruksi.Dia betul-betul tidak percaya dengan apa yang didengari olehnya.


Kawasan tapak konstruksi mereka seringkali diganggu oleh sekelompok ahli mafia.Seperti masalah itu bukan masalah kecil.Dia benar-benar tidak berpuas hati dengan tindakan para pegawainya dalam menangani masalah itu.


Selama ini,mereka tidak pernah melaporkan masalah itu kepadanya.Pantas aja Andiia meminta dia mengambil alih pentadbiran perusahaan milik Andiia di Kota Zenn.


Meeting berakhir sejam kemudian.Semua pegawai sudah keluar dari bilik rapat.Yang tinggal hanyalah Mr.Shawn.


Wajah tegang Rokey ditatap ragu-ragu.Mr.Shawn menanti kata-kata Rokey selanjutnya.Manik-manik halus kelihatan menuruni dahinya.


Rokey menghembus nafas berat.Pelipis kepalanya dipijat pelan-pelan.


"Masalah ini sudah lama terjadi,mengapa hari ini baru kamu membahasnya.Mr.Shawn?Sudah beberapa lama kamu di posisi anda sekarang?"Tanya Rokey dengan suara yang mendatar.Namun matanya tetap memandang lelaki berkaca mata paruh baya itu dengan pendangang yang hening.

__ADS_1


"Kamu tahu siapa ketua pereman di kawasan kita itu?"


Pertanyaan Rokey tidak segera dijawab.Mr.Shawn terlihat takut untuk menyebut nama kumpulan yang membuat masalah ditempat konstruksi mereka.


"Mr.Shawan jika kamu diem seperti ini,gimana aku bisa menguruskan semua masalah ini."Ujar Rokey dengan suara sedikit tegas.


"Kayaknya kamu tidak mahu terlibat dalam kasus inikan?Apa kamu takut.Jika begitu, gapapa,kita mulakan dari dalam dulu.Kita cek material dulu.Hal lainnya,biar aku yang uruskan.Kamu ngak perlu khuatir."Kata Rokey sambil memberi sedikit kelegaan kepada Mr.Shawn.


Rokey meraih ponselnya lalu mandail no Gerald.


"Ger,siasat tentang konstruksi di lot D,no 437.Khabari pada aku jika udah selesai."Kata Rokey lalu mematikan panggilan telefonnya.


Mr.Shawn yang dari tadi membisu,hanya melihat kemampuan Rokey menguruskan masalah mereka.Dalam diam di juga kagum dengan kebolehan Rokey.


"Mr.Shawn,apa acara kamu selepas ini.Apa kamu ada ketemu dengan klien selepas ini?


"Ada Miss Key,Kita ada ketemu sama dengan pak Renold berkaitan dengan isu material konstruksi kita lewat jam setengah dua siang ini".Kata Mr.Shawn lagi.


Rokey mencatat semua pertemuan dan agenda untuk hari ini.Hari pertama kerja,Rokey merasakan perusahaan milik Andiia benar-benar berantakkan.


"Mr.Shawn,panggil aku Awena saja.Kamu ngak perlu terlalu sopan dengan aku.Aku hanya asisten peribadi kamu saja.Aku ngak mahu semua karyawan disini mengetahui identitas aku.Jika gak, semuanya akan jadi masalah nanti."Kata Rokey lantas mengingatkan Mr.Shawn agar tidak tersalah memanggil namanya lagi.


Dia hanya mampu menggeleng-ngeleng kepala saja setelah mengetahui hakikat tentang perusahaan milik Andiia ini.


"Mr.Shawn nampaknya selepas ini,kamu dengan pegawai yang lainnya akan bekerja keras untuk menaikan kembali perusahaan kita ini.Jadi aku harap kita bisa bekerjasama untuk menyelesaikan masalah perusahaan ini.'Ujar Rokey sembari bangun pelan-pelan dari tempat duduknya.


Mr.Shawn tidak berkata-kata apa.Dia hanya mengikuti rancangan yang bakal Rokey susun nanti.Dia juga berharap agar masalah mereka dapat segera diatasi.


Walau pun dia rasa sedikit ragu dengan tindakan Rokey nanti,namun dia tetap berharap agar semua berjalan dengan lancar.


***"Apakah Asfra mengejar Rokey terus ya?


***Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar ya .


***happy reading gais.

__ADS_1


__ADS_2