
Suasana majlis resepsi perkahwinan Asfra dan Rokey berjalan dengan lancar.Semua tamu yang diundang berpuashati dengan layanan yang diberikan.
Lebih-lebih lagi, apabila dikelilingi oleh anak-anak muda yang imut dan menggemaskan kebelakangan ini Rokey sentiasa bersama-sama dengan anak-anak angkatnya.
Yang dalam lingkungan umur lima hingga tujuh tahun ada lima orang semuanya.Lingkungan umur lapan tahun hingga dua belas tahun ada lima belas orang.Manakala yang berumur tiga belas hingga lima belas ada sepuluh orang.Yang remaja berumur enam belas tahun hingga lapan belas tahun ada sepuluh orang juga.Jadi semua anak-anak yatim ditempat itu ada empat puluh orang anak-anak yatim.
Kesemua mereka amat menyukai Rokey lebih-lebih lagi yang masih kecil.Yang lainnya mereka lebih matang dan tahu apa yang mereka harus lakukan tanpa banyak rungutan.
"Kak,kakak bila berangkatnya.Apa kakak gak bisa tinggal lebih lama?"Ucap si mugil Yumiko.Yumiko anak perempuan kecil molek berumur lima tahun.Teman baiknya Hakari.Mereka terlihat akrab bersama-sama Rokey.
"Mungkin kakak,tinggal sedikit waktu lagi.Kakak punya perusahaan untuk diuruskan.Kakak janji,jika kakak punya waktu kakak jemput kamu kembali bersama-sama kakak ke Italia.Gimana,suka gak!"Ucap Rokey lalu memeluk kedua-dua tubuh gadis mugil tersebut.Terpancar kegembiraan mereka sewaktu meluangkan masa bersama.
Dari kejauhan,Asfra merasa sedikit cemburu melihat kemesraan dan keakraban mereka bertiga.Asfra merasakan sejak akhir-akhir ini Rokey mengabaikan dirinya.Sang istri lebih memilih menemani anak-anak yatim daripada dirinya.
"Sayang,apa kamu punya sedikit waktu.Aku mahu berbual sebentar denganmu."Ujar Asfra setelah Yumiko dan Hakari bermain di tempat lain.
"Ya,ada apa As?"Jawabnya lembut.
"Sayang!Panggil aku dengan panggilan sayang.Bukankah kita sudah resmi jadinya.Lagian gak romantis jika guna panggillan 'aku' dan 'kamu'."Kata Asfra lalu menggapai tangan Rokey dan lalu mengelusnya perlahan-lahan.
Mata teduh Asfra ditatap dengan penuh kasih sayang.Kata-kata Asfra ada benarnya.Sudah tiba masanya mereka mengubah sedikit peraturan antara mereka.
Mungkin selama ini Rokey terlalu tegas dengan apa yang dia lakukan, lebih-lebih lagi hal berkaitan dengan hubungan mereka.Mereka sudah bersama lebih dari satu tahun.Tapi masih lagi terlihat seperti orang asing.Hanya waktu tertentu mereka seperti pasangan yang lain.Meluangkan masa tapi tetap saja bersembunyi dari pengetahuan umum.
"Ya sayang.Mulai hari ini aku panggil kamu sayang.Tapi awas loh,jika kamu menyakiti hati aku."Ucap Rokey lalu mencolek dagu Asfra.Asfra menunjukkan senyuman yang sumrigah.Entah kenapa dia merasakan hari ini Rokey bersikap lain seperti kebiasaannya.Dia terlebih menggoda disaat pipinya yang semakin berisi itu tersenyum.
"Sayang,ayo kita masuk.Sudah saatnya makan siang loh.Lagian pagi tadi kamu itu makannya cuma sikit aja.Kamu gak rasa laper ya."Tanya Asfra lalu mengandeng lengan Rokey.
"Ya,iya.Tapi bisa gak kalau aku makan bareng Yumiko sama Hakari.Aku pengen skali makan sama mereka.Yah,rasanya gak puas makan loh jika mereka gak ada."Ucap Rokey lalu melangkah laju menuju kamar anak-anak kecil dua sahabat itu.
Asfra yang belum sempat menjawab soalan Rokey turut mendegus kasar.Pikirnya mahu makan romantis berdua bersama si isteri,tapi si isteri malah mengajak yang lainnya untuk duduk semeja menikmati makan siang bersama.
__ADS_1
Memang hai ini,sikap Rokey benar-benar berubah.Dia terlihat lebih ramah dan mesra disaat bertemu anak-anak.
"Sayang,bisa gak kita makan berdua aja.Aku mahu menghabisi masa terluang ini untuk bersama-sama kamu.Sejak kamu sampei disini,kita jarang sekali ada masa berdua."Kata Asfra yang mahu Rokey mengerti keinginannya.
"Enggak ada penolakan.Aku mahu makan sama Yumiko dan Hakari!"Jawab Rokey dengan tatapan yang tajam.Sungguh dia mahu saja melepaskan amarah pada pria itu kerana tidak mahu menuruti permintaannya yang cuma kecil saja.
Asfra menghembus napas kesal.Entah kenapa beberapa hari ini sikap Rokey sukar ditebak.Berubah sepanjang waktu.Sehingga dia sendiri sehabis pikir apa kemahuan wanitanya itu.
"Iya,iya.Terserah kamu.Jika begitu aku bisa makan seorang diri lagi.Rasanya punya istri,seperti gak punya istri.Yah,istri lagi idola ramai anak-anak kecil."Ucap Asfra dengan wajah yang konyol.Sontak itu, kedengaran ketawa Rokey memecah hening siang bolong.
"Kamu cemburu ya sama anak-anak disini?"Goda Rokey dengan lirikan matanya.Asfra mendengus kasar.
"Buat apa aku cemburu sama anak-anak kecil.Gak ada kerja kali ya?Oo..ho..atau kita bisa punya anak sendiri.Yah,mana tau, kalau-kalau kamu sendiri sudah punya.Mungkin itu sebabnya kamu berakting aneh seperti ini."Ujar Asfra lalu mendakap erat tubuh Rokey.Dia memang suka menjahili si istri, lebih-lebih lagi merasakan kesempatan berdua semenjak tiba di pulau itu dua bulan lalu.
"Ngawur kamu deh.Siapa juga mahu anak sama kamu."Ucap Rokey dengan wajah yang bersemu merah.Badan kekar Asfra dipukul berkali-kali.
"Lapasin,sayang.Lepasin.Gak enak dilihat sama anak-anak."Kata Rokey malu-malu.
"Gak mau.Nanti kita punya anak juga seperti ini.Ini kesempatan baik loh buat kita."Ucap Asfra dengan senyum nakalnya.
Belum sempat Rokey menghabiskan kata-katanya,kepalanya pusing tiba-tiba.Tangannya lalu memegang pelipis kepala.Setelah itu dia tidak tahu apa yang terjadi kerana pandangannya semakin buram.
"Sayang!kamu kenapa? Rokey!"
Asfra memanggil nama Rokey dengan cemas.Entah mengapa,istrinya itu terkulai layu didakapnya.Dengan suara yang cemas,dia memanggil pembantu rumah tangga,untuk menelefon dokter dengan segera.
Setengah jam kemudian,Rokey juga masih belum sedar.Di dalam kamar,Dokter Mun sedang merawat Rokey.
Di bilik lantai bawah,ruangan utama Marquis sedang berjalan mondar mandir dengan wajah yang cemas.
"Asfra,jika sesuatu terjadi sama anak kesayangan papa,kamu harus papa hukum dengan berat.Papa sudah amanahkan satu-satunya anak gadis papa pada kamu.Sudah menjadi tanggungjawab kamu menjaganya.Tapi kini,kamu lihat.Apa yang kamu buat padanya.Tapi papa lihat semua kejadian kamu dengan Rowena.Apa yang kamu katakan sama Rowena sebelum dia pingsan."Tanya Marquis dengan tegas.
__ADS_1
"Itu pa,Kami bincang soal anak.Tiba-tiba Rokey menjadi emosi.Gak tau, tiba-tiba aja udah pingsan."Jawab Asfra jujur.
"Iya?"
Kelihatan senyuman sumrigah pada bibir laki paruh baya itu.Dalam pikirannya,semoga kata-kata Asfra menjadi kenyataan.
"Mr.Kei,Gak usah terlalu khuatir.Mungkin sebentar lagi kita menerima berita gembira dari dokter.Bersabarlah."Ucap Andani yang sejak tadi diam tidak berkutik.
"Oh.. begitu ya.Mudah-mudahan kata kamu itu ada benarnya."Jawab Marquis dengan hati yang sedikit tenang.
Tidak lama setelah itu,Dokter Mun keluar dari kamar Rokey.
"Dokter,gimana dengan istri saya?"Tanya Asfra sebaik saja Dokter Mun menghampiri mereka.
"Istri kamu baik-baik saja.Nasib baik kamu cepat-cepat panggil saya.Istri kamu kecapekan,tekanan darahnya menurun, glukosa juga menurun.Ini tidak bagus untuk perkembangan janin.Harus jaga pola pemakanan.Makan makanan yang berkhasiat.Saya sudah sediakan obatnya.Jangan lupa dimakan."Ucap Dokter Mun.
Andani, Asfra dan Marquis masih membeku ditempat masing-masing.Mencerna kata-kata Dokter Mun, berkenaan pembesaran janin.
"Dok,tadi dokter kata janin.Ada apa ya Dok?"Pertanyaan konyol meluncur dari bibir Asfra.
"Janin itu maksudnya embrio dalam rahim seorang wanita.Ini bermakna istri kamu hamil.Eh,kamu gak tahu istri kamu hamil.Sudah hampir tujuh minggu loh."Kata Dokter Mun memberi penjelasan setelah melihat wajah kaku Asfra.
"Apa dok?Istri saya hamil?
Doktor Mun menganggukkan kepalanya.Setelah itu dia kembali ke rumah sakit dengan dihantar menggunakan helikopter oleh pengawal Yuri.
"Pa,Aku bakal jadi papa."Jerit Asfra gembira.
"Papa,bakal jadi kakek."Kata Marquis pula.Kedua-duanya mendakap erat tubuh masing-masing dan diakhiri dengan gelengkan kepala Andani yang terlihat begitu senang melihat ulah kedua-dua pria dihadapannya.
Berita siang bolong itu membawa seribu makna buat kedua-dua kerabat Keiser dan juga Lufta.Di dalam kamar,Rokey tersenyum bahagia.Disaat mendapat khabar dari Dokter Mun,dia berasa gembira sekali.Dan dia dapat merasakan kebahagiaan antara Asfra dan dirinya akan bertambah erat selepas ini.
__ADS_1
****Ba teman-teman.Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya.
****Teruskan bersama-sama aku sehingga akhir ya cerita Asfra dan Rokey ya.