
Sudah dua hari pria yang dikenali sebagai Yuri itu terlantar di ranjang.Lukanya yang serius menyebabkan dia kehilangan banyak darah.
Rokey terpaksa membawanya ke rumah selamat milik Andiia.Rumah rahasia yang hanya digunakan untuk kecemasan saja.
Sepanjang dua hari dia menjaga Yuri.Menurut apa yang Gerald telah selidik Yuri merupakan Bos kepada club The Guardian.Mereka mempunyai dendam sesama kerana berebut kawasan tertentu.
Rokey menghembus nafas dalam.Seharusnya dia sudah kembali ke Indonesia semalam.Kini perjalanan dia tertangguh kerana pria bernama Yuri itu.
Cuaca cerah seperti biasa.Sementara menunggu Yuri sedar,dia berlatih boxing dengan Emmet di bilik latihan khas milik Andiia.
Melihat apa yang telah terjadi,tiba masanya dia mandiri untuk melindungi diri sendiri.Dia tidak boleh terlalu berharap dengan perlindungan Gerald dan Emmet selamanya.
******
"Em! Nanti hantar seseorang untuk jemput orang dari The Guardian.Aku mahu ketua penjaga club tempoh hari datang jumpa aku Ingat aturannya.Jangan biarkan tempat ini diketahui."Kata Rokey sambil mengelap peluhnya dengan handuk kering.
"Baik Miss Rokey.Nanti Aku aturkan pertemuan nya."
"Baik!kamu pergi dulu.Aku mahu lihat Yuri dahulu"katanya lalu keluar dari bilik latihan.
Kembali ke rumah, Gerald masih di luar vila.
"Ger!Yuri udah sadar ngak."
"Belum lagi nona.Tapi sepertinya hari ini dia membaik dari tadi malam."
"Kali gitu,aku masuk dulu.Awasi sekitar ya?"
Rokey memasuki villa.Di sana pembantu rumah tangga sedang berkemas di dapur.
"Bik, sarapan nya sudah sedia ngak ya?"
"Sudah Non.Mau saya hidangkan Non?"
"Ya bik.Taruk aja di meja ya.Aku naik dulu.Mau ngecek Yuri."Katanya lagi
Rokey naik ke lantai dua villa.Tiba di depan pintu kamar Yuri,dia terdengar bunyi bunyi batuk dari dalam kamar.Lalu dia membuka pintu.Di sana Yuri bangkit dan duduk di tempat tidur.
"Kamu sudah sadar?"Kata Rokey merenung kearah Yuri.
__ADS_1
Yuri terlihat sangat kaget melihatnya.Dia tidak menyangka di depannya adalah Rokey.
"Bagaimana kabarmu sekarang?Apakah kamu merasa lebih baik? kata Rokey sambil berpeluk tubuh menatap Yuri.
"Ya!Aku baik aja.Tapi bagaimana aku bisa disini?Berapa lama aku ngak sadar ya?
"Sudah dua hari kamu ngak sadar.Rehat saja disini sampai kamu baikan lagi."
"Miss Awena, bagaimana aku bisa disini ya?
"Oh!Jadi kamu mengenal aku?Aku ngak fikir aku ketemu ramai orang di tempat ini!Apa kamu emang sudah cari tau siapa aku!"
Rokey menatap tajam pada Yuri.Dia ingin penjelasan dari Yuri dan ingin tahu apa yang direncanakan oleh Yuri.
"Nampaknya Miss Awena sudah salah faham.Aku kenal Miss Awena dari Mr.Akio.Aku pegawai yang Mr.Akio yang diarahkan untuk jemput Miss Awena ke majlis amal itu."
Kata Yuri.
"Mungkin itu ada benarnya.Tapi kamu fikir aku bisa percaya semuanya?Kamu tau ngak tempat ini apa?Kamu mati ditempat ini ngak ada siapa-siapa yang tàhu.Kamu ngak bisa bohong sama aku."Kata Rokey dengan suara keras.
Yuri membisu.Dia berfikir sendiri, siapakah gadis yang bernama Awena itu sebenarnya.Bagaimana dia bisa mengendali orang-orang dari Kumpulan Ayura.Gang Ayura bukanlah sesuatu untuk dikalahkan di Jepang.Mereka amat kuat,berkuasa dimana-mana.
Kemudian beberapa tahun sebelum nya,seorang sosok gadis muncul dalam "underworld" terbilang dalam permainan billiard dari Eropa.Tetapi tampil lebih sedikit ketika tidak ada yang kritis menunggu.
Dari apa yang dia tahu ,jika emang benar rumor yang dikatakan.Hanya satu wanita dari 'underworld' yang bisa melakukan sesuatu seperti itu.
Namun bagi Yuri tidak percaya sama sekali jika Rokey adalah gadis itu.Dia kelihatan biasa saja.Tidak ada yang mencurigakan tentang penampilan Rokey.
"Kamu lagi mikirin apa?"Tanya Rokey setelah Yuri diam sesaat.
"Sejauh yang aku tahu, tempat terakhir aku pingsan adalah tempat aku berantam dengan orang-orang Ayura.Tapi bagaimana aku bisa bersama kamu?
Wajah Yuri diburu seribu satu tanda tanya.Apa yang di tahu,ada seorang cewek bersamanya waktu dia ingin lolos dari orang Ayura.Sebelum pingsan,dia sempat melihat cewek itu melawan mereka kembali.
"Apa kamu benar-benar lupa kejadian semalam?Kamu dorong aku ke lorong secara tiba-tiba,ambil kesempatan,kemudian kabur dari sana,biarpun waktu itu menawarkan bantuan buat kamu.Sampai kita terjebak kembali dengan grup itu.Mujur aja waktu itu, orang-orang aku tiba tepat waktunya.Jadi kita bisa lolos dari sana."
"Jadi semalam itu kamu?Aku fikir orang lain.."
"Ya!Itu aku.Jadi kamu tenang saja dulu.Nanti aku suruh bibik bawakan sarapan buat kamu.Jangan kemana-mana atau kabur dari tempat ini."Kata Rokey lagi.
__ADS_1
Tak lama kemudian,suara helikopter jelas kedengaran.Oleh kerana mereka di sebuah pulau, transport yang bisa digunakan cuma bot atau hanya helikopter.Demi keselamatan mereka, mereka hanya menggunakan helikopter pergi ke tempat itu.
"Kamu tunggu disini dulu.Aku ada urusan penting untuk dilakukan.Selepas kamu sarapan,aku hantar seseorang untuk jumpa kamu disini."Kata Rokey lalu keluar dari kamar Yuri.
Di ruangan utama, Taubha sudah menunggu dari tadi.Sejak dia didatangi oleh seorang di klub sore tadi,hatinya resah apabila pria yang kelihatan asal Jepang itu menyebut tentang keberadaan Yuri.
Dia diarahkan oleh seseorang untuk menjemput dia ketemu sama Yuri.Tiba di bandara,matanya ditutup dengan sehelai kain sehingga dia sendiri tidak tahu berapa lama perjalanan itu.
Bila sampai saja,dia diseret masuk ke sebuah tempat yang baunya sangat harum.Namun kain yang menutupi matanya belum juga dibuka.
Kemudian dia terdengar bunyi langkah kaki.Dari bunyi itu dia boleh meneka pemiliknya seorang wanita.Bunyi langkah yang santai dan tidak buru-buru bila berjalan.
"Tolong bukakan penutup nya"
Memang benar sangkaan Taubha.Pemilik langkah kaki itu adalah seorang wanita.Sebaik saja penutup mata dibuka,jelas Rokey berdiri dihadapan nya.Dia kaget sesaat.
"Nona,kamu, kamu gadis malam itu kan?"Kata Taubha sebaik saja dia dapat kenali wajah Rokey.Rokey tersenyum.
"Nampaknyà ingatan kamu bagus sekali ya?
"Cewek cantik kayak miss.Siapa-siapa juga bisa ingat."Kata Taubha dengan kata-kata manisnya.
Belum sempat dai berkata selanjutnya,pundaknya dicengkam Emmet.Emmet tidak suka perilaku Taubha terhadap Rokey.Rokey memberi sinyal untuk lepaskan Taubha.
Melihat apa yang berlaku, Taubha dapat berpikir bahwa Rokey adalah pemimpin di sana.Jika tidak,mana mungkin Emmet menurut katanya saja.
"Silakan duduk.Aku ada sedikit urusan sama kamu."Ujarnya Rokey lagi.
Wajah Rokey ditatap dengan seribu satu tanda tanya.Taubha berfikir sendiri,apakah yang Rokey mahukan.Dari apa yang penyampai berita tentang Yuri,Yuri ada bersama mereka.Namun bila tiba di tempat itu,Yuri tidak terlihat dimana-mana..
"Oh may God,Where are you Yuri?"Bisiknya didalam hati.
Taubha mulai merasa cemas.Apakah ini jebakan untuknya.Jebakan yang di buat khas untuknya agar percaya bahawa Yuri benar-benar ada dalam tahanan mereka.Kali ini Taubha merasakan dia benar-benar ngak bisa lolos dari tempat itu dan nyawanya juga ditangan mereka.Taubha menutup matanya,berharap agar sesuatu yang baik bisa terjadi..
*****Apakah yang terjadi kepada Yuri.
*****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan
komentar anda ya?
__ADS_1
*****Happy reading gais.