SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
DILEMA ASFRA DAN ROKEY


__ADS_3

Sejak peristiwa di ulang tahun Arumi dan pergaduhan di kelab malam,Rokey membawa diri ke Jepun.Dia memerlukan masa untuk menenangkan fikiran.Dia tidak punya teman untuk berbagi cinta dan kesedihannya.


Meskipun memiliki Andiia sebagai pendukung kuat,dia masih membutuhkan seseorang untuk menenangkan hati dan perasaannya.


*********


Di pagi yang dingin itu,Rokey membawa dirinya ke sebuah taman besar di Hokkaido.Tempat di mana setiap pengunjung dapat menikmati pemandangan indah warna daun dan bunga.


Rokey berjalan perlahan di sepanjang jalan.Setelah kelelahan, ia memutuskan untuk duduk di bangku di tempat itu.


Dia menutup matanya.Rokey mengambil napas dalam-dalam,dan biarkan angin menyerang tubuhnya yang tinggi itu.


Hatinya lega.Dia bisa tenang lagi.Tiba-tiba wajah Ruvian muncul di benaknya.Entah bagaimana khabarnya pria itu sekarang.Dia berharap agar pria itu menyesali tindakannya karena tidak jujur ​​padanya.


Rokey bertanya-tanya apakah Ruvian berhasil menemukannya sampai ke Jepang.Jika itu terjadi,dia berjanji akan memberi pria itu kesempatan kedua.


Kesempatan kedua untuk memperbaiki hubungan yang sudah lama hilang.Tapi itu tergantung pada tekad Ruvian.Jika dia tulus, dia akan mempertimbangkannya.Jika tidak, dia akan membiarkan pria itu menderita seperti apa yang dia rasakan enam tahun yang lalu.


Rokey bersandar ke belakang.Perlahan dia membuka matanya,tatapannya sesaat ketika dia melihatnya sesosok tubuh berdiri tegak di depannya.Wajah yang dia kenal baik.Pria itu tersenyum padanya.


"Asfra?"..Dia berbisik sendirian. Dia masih belum berbicara.


"Miss Rokey?Apakah wajah gue terlalu ganteng untuk lho kehilangan kata-kata?"


Tampaknya Asfra membungkukkan tubuhnya lebih dekat ke wajah Rokey.Rokey menyadari tindakan Asfra.Dia perlahan mendorong tubuh Asfra untuk mundur sikit kebelakang.Wajahnya merona merah kerana malu dengan sikapnya sendiri.


"Asfra?Kenapa kamu ada disini?"


"Kenapa tidak?Apakah Jepang ini milikmu?"


"Ngak juga sih. Gue hanya kaget aja lihat lho ada disini!Apakah lho punya bisnis di sini?"


Asfra duduk ke samping kursi Rokey.Dia terbatuk kecil.


"Apakah kamu baik-baik saja?" kata Rokey sebaik saja Asfra duduk dan terbatuk di sampingnya.

__ADS_1


"Gue baik-baik saja. Terima kasih."Jawab Asfra lagi.


"Lho belum lagi jawab pertanyaan gue.Apa lho punya bisnis penting disini?"


"Ya!memang ada sih.Tapi itu ngak sepenting apa yang gue cari disini?kata Asfra dengan menunjukkan senyum yang tersuging.


Rokey mengerutkan keningnya. Dia tidak bisa menebak apa masalah penting Asfra lainnya di Jepang.Suasana hening sesaat.


'Key?Apakah elo baik-baik saja?"Asfra mulai berbicara dengan serius.


"Loh,kenapa tanya kayak gitu?"Rokey menjawab dengan terkejut.


"Maaf,kalau gue mencampuri urusan lho."


"Urusan gue?Urusan gimana menurut lho?Gue ngak mengerti maksud lho apa."


"Sebenarnya gue sudah tahu tentang lho sama Ruv." Suasana hening sesaat.


"Gimana kamu bisa tahu?"Dada Rokey berdetak kencang.Dia tidak berpikir bahwa Asfra akan membahas soal hubungan dia dengan Ruvian.Dia menunggu kata-kata Asfra selanjutnya.


"Gue ngak sangka kalian berdua pernah bertunangan.Bahkan Ruv tidak pernah sekalipun mengatakan dia pernah punya tunangan."


Ada sedikit kekecewaan dari nada suara Asfra.Ketika dia ingin menangi hati Rokey,kisah-kisah lama tentang mereka Ruvian dan Rokey muncul kembali.


Kehidupan Asfra berubah setelah kehadiran Rokey.Meskipun mereka tidak sering bertemu,Asfra bisa merasakan kehangatan sikap Rokey.


Rokey seorang gadis yang baik.Pandai merawat diri,mandiri,tahu menjaga orang lain dan juga seorang teman yang bertanggungjawab.


Tapi mengapa Ruvian tidak menjaganya dengan baik.Jika Ruvian benar-benar mencintai Rokey,mengapa dia tidak mempertahankannya.


Tapi kenapa sekarang dia hanya peduli setelah kehadiran Rokey.Kenapa harus membuang waktu enam tahun,jika waktu itu dia bisa mencari Rokey hingga ke ujung bumi.


Bahkan Ruvian putus asa sebelum berjuang mendapatkan Rokey.Sekarang Rokey muncul dengan kehidupan yang baru.Dia dengan mudahnya ingin kembali menagih cinta Rokey.


Hatinya benar-benar sakit.Sakit dengan tindakan Ruvian.Meskipun mereka bukan saudara kandung , Asfra selalu mendukung Ruvian walau apa pun yang terjadi.Namun untuk situasi kini,dia harus mempertahankannya untuk dirinya sendiri.

__ADS_1


Tapi bagi Ruvian, Asfra bukan anak yang baik dan mendengar kata.Asfra sering bertentangan dengan kata-kata orang tua. Asfra selalu melakukan hal-hal yang tidak mereka sukai.Tetapi Asfra tidak pernah mengabaikan tanggung jawabnya sebagai seorang anak dan adik.


Asfra menghela nafas.Kerana memikirkan Ruvian,pikirannya agak terganggu.Terganggu dengan kehadiran Rokey disamping Ruvian.Dia kehilangan kata-katanya untuk berbicara.


"As?Are you ok?Apa ada yang mengganggu pikiran kamu?"Tanya Rokey disaat melihat Asfra terdiam seketika.


"Err...arrr...Eh.. Enggak,gapapa kok?Aku baik-baik saja."Jawab Asfra dengan ragu-ragu.


"Gue tahu As.Lho khawatir sama aku.Kenapa hemm?"Rokey menoleh untuk melihat Asfra dengan pandangan kosong sambil menggigit bibirnya.


"Key,apa lho akan kembali kepada Ruv?"


Rokey tidak menjawab pertanyaan Asfra.Hatinya masih berbelah bahagi.Dari satu sisi,dia mahu beri peluang kedua pada pria itu.Namun disisi yang lainnya,dia mahu melepaskan saja semua itu.Baginya,yang sudah berlalu,biarkan saja berlalu.


Dia tidak ingin memaksa seseorang untuk menerimanya.Atau sesuatu seperti terpaksa menerima semula.


Jika itu terjadi, dia juga akan dihancurkan.Selama enam tahun terakhir,dia berusaha mencegah hatinya terluka untuk kedua kalinya.


"Sepertinya kita berdua punya masalah sama ya?"Ujar Asfra sambil tersenyum tipis.


"Kok gitu?"Soal Rokey pula.Dia menatap wajah pria didepannya dengan kehairanan.


"Iya loh.Dari tadi lho khawatir tentang gue.Lalu dalam waktu yang sama juga gue khuatir terhadap kondisi elo.Bukankah itu terlihat sedikit lucu?"Ucap Asfra lagi.


Mereka berpandangan.Kemudian mereka sama-sama ketawa.Tertawa karena merasakan ada yang lucu tentang tingkah laku mereka sendiri.


"As! hal yang lalu itu, biarkan aja berlalu.Biar masa saja tentukan." kata Rokey lalu bangun dari kerusi kemudian berjalan meninggalkan Asfra disitu.


"Iya,lho benar Key,yang lalu biar saja berlalu".Kata Asfra dan mengekori langkah Rokey yang telah berjalan mendahuluinya.


*****Fuhh....cerita Rokey dan Asfra sudah sejauh ini.


*****Apakah Asfra berhasil mendapatkan perhatian Rokey?


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya teman.

__ADS_1


****Happy reading gais.


__ADS_2