SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
KENANGAN TERINDAH


__ADS_3

Asfra mengendarai mobilnya menuju puncak.Dia ingin menghabiskan masa bersama-sama Rokey sebelum gadis itu pergi ke Italia keesokan harinya.


Tanpa persetujuan Rokey,dia senyap-senyap menculik istri tercinta ketempat yang indah untuk mencipta kenangan terindah disaat mereka bersama-sama.


Meskipun kenangan itu hanya seketika,tapi dia mahu mengabdikan dalam sanubari agar satu hari nanti dia bisa bertahan menanti kehadiran Rokey kembali kepadanya semula.


"As,kamu mau bawa aku kemana?Ini kayaknya bukan jalan menuju ke kantor?"Soal Rokey yang masih tercengang dengan keputusan Asfra yang mengendarai mobil menggunakan jalan lain.


"Kamu rasa kita mau kemana?Atau kamu mahu kemana?"Soal Asfra setelah Rokey sedar akan perjalanan mereka tidak sama seperti hari-hari biasa.


"As,aku belum lagi titipkan kerja kantor sama asisten aku.Aku harus segera kembali ke kantor."Ucap Rokey dengan suara yang mendatar.


"Istriku sayang?Malam ini aku mahu kita luangkan masa bersama.Tentang kerja kamu,aku sudah bagitahu kakakmu agar orang-orang kamu ngurusin semuanya.Kan ada nya Mr.Shawn di kantor.Apa kamu masih perlu khuatir lagi?"Ucap Asfra dengan hati yang senang.


"Ooo..Jadi ini semua udah diatur ya.Ternyata kamu hebat juga ya?"


"Hebat?Itu belum cukup hebat kok Key sayang.Banyak lagi yang aku mahu lakuin sama kamu.Aku mau malam ini kita senang-senangan.Gimana?"Ujar Asfra lalu menaikan alis keningnya sedikit keatas.


"Kamu kayaknya semakin baper ya?Semakin hari kamu itu semakin lucu.Kamu tau ngak?"Ucap Rokey sambil ketawa kecil.


"Aku baper itu kerana kamu Key.Hanya kamu aja yang bisa bikin aku seperti itu."Jawab Asfra dengan jujurnya.


Rokey kematian kata-kata.Asfta sememangnya pria bermulut manis.Jika bukan kerana Ruvian,sudah pasti dia terlebih dahulu jatuh cinta dengan pria yang berada disisinya itu.Namun malangnya,Ruvian terlebih dahulu merayu cintanya.


"Kenapa diam huhh? Apa kamu ngak ada yang bisa dibahaskan?"Tuturnya lagi.Lagi-lagi dia menggoda gadis itu dengan suara lembutnya.


"As, kamu!"


Rokey mencibir mulutnya tanda protes dengan tingkah laku Asfra.Dia kehabisan kata-kata untuk membalas kembali ungkapan yang terkeluar dari mulut Asfra.Akhirnya dia mengambil keputusan untuk berdiam diri saja.


Lebih kurang satu jam perjalanan, akhirnya mereka tiba di puncak.Kedinginan suasana di puncak amat menyegarkan tubuh badan yang kelelahan.Di tempat duduk sebelah pemandu,Rokey tertidur pulas kerana keletihan.

__ADS_1


Asfra melepaskan sabuk pengaman Rokey.Setelah itu barulah dia mengejutkan Rokey daripada tidurnya.Dengan mata yang sedikit terbuka,dia perlahan-lahan merenggangkan badannya yang sudah pegal akibat duduk terlalu lama di dalam mobil.


"As,kita dimana ya?"Soal Rokey sebaik keluar mobil.Badannya sedikit kedinginan kerana tadi dia cuma mengenakan rok.


"Dingin ya?"Ucap Asfra lalu meletakkan jasnya ke tubuh Rokey dan memperkemaskan lagi pakaian dan rambut Rokey yang sedikit berantakkan.Tanpa mengucapkan sebarang bicara,Rokey hanya tersenyum memandang wajah Asfra.


Asfra memeluk lengan Rokey agar tubuh gadis itu hangat sedikit dalam rangkulan nya.Mereka menuju kearah resepsionis untuk mendaftar masuk ke pusat peranginan di puncak itu.


"As,apa kita nginap disini?"Soal Rokey sedikit kaget.


"Iya kok sayang.Apa kamu ngak mahu temanin aku malam ini.Ya udah,jika ngak mau.Kita pulang aja"Ucap Asfra dengan wajah yang pura-pura kecewa.


"Enggak.Aku kan cuma pengen tau aja.Kan kita ngak bawa pakaiannya.Gimana bisa beresin diri sendiri."Soal Rokey dengan terus terang.


"Itu kamu ngak usah khuatir.Aku udah siapin semuanya.Tinggal cuma siap-siap aja."Ujar Asfra lalu memicit hidung Rokey yang kecil dan mancung itu.


"Mbak,semalam aku udah pesan kamarnya atas nama Asfra Kelov Lufta.Ada ngak mbak ya?"Kata Asfra kepada resepsionis yang bertugas.


Kelihatan pekerja resepsionis itu mencari sesuatu di komputernya.


"Kok satu kamar aja?Punyaku mana?"Tanya Rokey sebaik saja kunci kamar ditangan Asfra.


"Aduh!Sayang? Apa kamu mau ninggalin aku sendirian.Sedangkan aku mahu luangkan masa kita berdua.Buat apa kamarnya banyak-banyak jika bisa dikongsi berdua.Apa ada yang salah sama hubungan kita?"


Sekali lagi Rokey kalah dengan kata-kata manis Asfra.Pria itu sentiasa tahu caranya untuk mengenakannya semula.Tidur satu kamar dengan seorang laki-laki, membuatkannya sedikit gelisah.Dia tidak tahu apa yang Asfra rencanakan.


Tiba di kamar, suasana di dalamnya amat indah sekali.Ada taburan kelopak mawar diatas ranjang.Tiba-tiba wajah Rokey terasa hangat.Di dalam kepalanya membayangi apa yang akan bakal Asfra lakukan.


Mungkin Asfra mahu menuntut kewajiban seorang istri daripadanya malam ini.Degupan jantung Rokey kian melaju.Tubuhnya terasa dingin.


"Key,apa kamu mahu mandi dulu?"Ujar Asfra lalu meletakkan jasnya di tempat penyangkut baju.

__ADS_1


"Apa!Mandi?Enggak ahh!"Jerit Rokey dengan suara yang sedikit keras.


"Aduh! Rokey sayang.Kamu apa lagi sih.Kok mandinya juga jadi masalah?Apa kamu ngak rasa lelah pakei pakaian kerja kamu!"


Asfra sedikit pusing kerana ulah Rokey yang tiba-tiba berubah sejak mereka tiba di puncak tadi.Segala tingkah lakunya ada saja yang tidak kena.


"Apa kamu mahu aku masuk mandi sama-sama kamu ya?"Ucap Asfra sambil mengernyitkan matanya kearah Rokey.


"Ahh!Omes!"Jerit Rokey lagi lalu berlari menuju kamar mandi.Asfra hanya ketawa berdekah kerana puas mengusik gadis yang dia dambakan itu.


"As!Pakaianku mana?Handuknya juga!"Jerit Rokey dari kamar mandi.Asfra yang dari tadi ketawa bingkas bangun dan membuka almari yang ada di kamar itu.


"Sepasang gaun malam dan handuk kering diberikan kepada Rokey.Setengah jam kemudian, barulah Rokey siap-siap memberesin dirinya sendiri.


Setelah keluar dari kamar mandi,mata Asfra terbuka luas dengan apa yang dilihatnya kini.Tubuh Rokey terlihat amat pas dengan pakaian yang dikenakan.Begitu cantik,kain yang membaluti tubuhnya benar-benar mengikut lekuk tubuh Rokey.


Asfra menelan ludahnya.Matanya benar-benar terpaku dengan pesona Rokey malam itu.Tiba-tiba wajahnya terasa panas.


"Aku mandi duluan.Siap-siap dulu ya.Lepas ini kini pergi makan malam." Ucap Asfra lalu bergegas ke kamar mandi.


Rokey cuma tersenyum tipis disaat melihat wajah Asfra yang merah menahan malu.


"Pria baper kayak Asfra bisa malu segitu?"Celetuknya sendiri sembari menyisir rambutnya yang panjang.


Rokey merapikan sedikit rambutnya agar terlihat tampak kemas dan cantik meskipun simpulannya ringkas saja.


Sementara menanti Asfra selesai mandi,dia menikmati pemandangan waktu malam di balkon kamar sembari menghirup udara segar.Malam ini,malam terakhir buat dia dan Asfra bersama.Dalam diam-diam dia mahu mengabdikan malam ini agar dia sentiasa ingat akan pengorbanan yang Asfra telah lakukan.


*****Nampaknya Rokey dan Asfra melalui saat romantis bersama.


*****Ikuti kisah selanjutnya ya?Apa yang akan bakal terjadi diantara mereka.

__ADS_1


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya?


*****Happy reading gais.


__ADS_2