SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
AKU AKAN SENTIASA JAGA KAMU


__ADS_3

Rokey membuka matanya pelan-pelan setelah tercium bau ubat-ubatan.Perutnya kembali mual.Rasa yang tidak tertahan.


Uuekkkk!!!


Rokey rasa ingin muntah. Namun tiada apa yang dikeluarkan dari isi perutnya.Disisi ranjang Asfra lagi ketiduran.Rokey begitu terkejut apabila mendapati Asfra disitu apatah lagi sedang menemani dirinya.


Wajah Asfra ditatap puas.Ada sedikit anak-anak rambut terjuntai menutupi bahagian matanya.Itu kali pertama dia melihat wajah Asfra tertidur seperti itu.Sungguh mengasyikkan.Hanya manusia bodoh saja yang tidak menghargai keindahan yang diberi oleh Tuhan.Dan orang itu termasuklah dirinya.


Malam,sewaktu Asfra menemani dia tidur pada malam yang lepas,dia tidak berpeluang untuk menatap wajah tampan Asfra.Apatah tubuh nya yang atletis itu.Dia tertidur pulas sehingga tidak menyedari bahawa Asfra sudah menghilang disisinya saat pagi menjelang tiba.


Tanpa dia sadari,dengan ringannya tangan Rokey menguak anak-anak rambut Asfra kebelakang.Kemudian dia mengusik sedikit alis kening Asfra.Tanganya begitu asyik mengusik wajah pria tampan disisi ranjangnya itu.


Tanpa dia sadar,Asfra sudah terjaga.Namun dia berpura-pura ketiduran agar Rokey puas bermain-main dengan wajahnya.Dia mula merasakan jari jemari Rokey menjalar ke batang hidungnya.Kemudian tangan lembut Rokey perlahan-lahan mengelus bibir Asfra pelan-pelan dan hati-hati agar tidak ketahuan oleh Asfra.


Niatnya yang hanya mengusik wajah Asfra seketika itu mengundang padah.Kerana tidak tertahan dengan tangan nakal Rokey,dia menangkap tangan Rokey agar tidak terus bermain-main di bibirnya.


Dia takut nanti dia terbawa dengan hasratnya.Sekiranya hal itu terjadi,dia tahu Rokey tidak akan mengizinkan mereka untuk bercinta.Walau pun mereka sah menikah.


"Key,gimana aku mau tidur dengan aman jika kamu terus-terusan mengganggu wajah aku."Ujar Asfra.Namun matanya masih tertutup.


Dengan cepatnya Rokey menarik tangannya kembali.Asfra mengakat kepalanya sembari bertopang dagu disisi ranjang menghadap tubuh Rokey yang sudah duduk di ranjang.


"Apa kamu tidak puas lagi untuk menatap wajah aku? Kenapa?kecewa ya?"Ujar Asfra dengan suara yang pelan.Dia menatap wajah Rokey sambil senyum tersuging ke atas.


"Enggak.Usah ngawur deh.Emang sapa yang kecewa."Ucap Rokey lalu membuang muka pada Asfra.Dia merutuk diri sendiri kerana tertangkap basah kerana ulahnya sebentar tadi.Wajahnya merah menahan malu.


"Kamu,gimana bisa ada disini?Apa kamu masih punya kerja lagi disini?"Tanya Rokey dalam keadaan malu-malu.Tapi dia masih lagi bisa menyembunyikan ekspresi wajahnya dengan tenang.


"Kenapa?Kamu gak suka aku disini?"

__ADS_1


Kata-kata Asfra tidak segera dijawab.Wajahnya ditundukkan menghadap sprei yang ada di atas ranjang.


"Atau kamu lebih suka Rikiy menjaga kamu disini berbanding daripada aku?Begitu ya?"


Ada sedikit kekecewaan dalam diri Asfra.Semenjak malam itu,sikap Asfra langsung berubah.Dia menjadi lebih perihatin terhadap Rokey.Malah siapa Rokey berteman dia juga harus tahu.


Walaupun niat dihati ingin menghalang Rokey daripada keluar bersama-sama teman terutamanya teman laki-laki,dia cepat-cepat mengurung niatnya.


Dia mahu menjaga hubungan mereka agar satu hari nanti dia dapat memenangi hati Rokey.


"Enggak..usah banyak bicara deh..Aku.....uuuekkk!


Mualnya datang lagi.Asfra panik seketika.Dia cepat bangun untuk membantu Rokey pergi ka wastefall yang tidak jauh dari sisi ranjangnya.


uuuekkk!!


Melihat keadaan Rokey seperti itu,lantas dia membopong tubuh Rokey lalu diletakkan kembali ke atas ranjang.Wajah Rokey memucat kembali.


"Tu kan.Sebelumnya gue bilang apa hari itu sama kamu."


"Bilang apa?Ngak ngerti!"Ucap Rokey sambil mengesat saki baki cairan yang ada ditepi bibirnya.


"Key,kamu amesia ya?Gue pernah bilang sama lho,waktu aku tiada,lho harus pandai jaga diri.Sekarang lho lihat.Apa yang terjadi.Malah jatuh lagi sakit setelah makan siang sama Rikiy.Elo tu kenapa Key.Udah ngak sayang sama diri lho."


Dahi Rokey dijentik dengan telunjuk menyebabkan gadis itu mengaduh kesakitan.


"As,apa apaan ni.Udah gak perduli sama gue ya?"Ucap Rokey sambil menggosok dahi yang sakit akibat dijentik oleh Asfra sebentar tadi.


"Kerana aku peduli loh,aku seperti ini.Apa elo mahu aku pulang.Kamu seperti ini salahnya siapa?emmm..Apa semua ini salah gue."Ujar Asfra sembari melipat kedua-dua tangannya kedada sambil berdiri menghadap Rokey yang sedang baring di ranjang.

__ADS_1


Rokey berasa kurang selesa ditatap intens oleh Asfra.Segera dia memalingkan mukanya ke sebarang arah daripada merenung wajah dingin Asfra.


Kedengaran kikikan ketawa Asfra memecah suasana kamar sakit dimana Rokey ditempatkan.Entah kenapa akhir-akhir ini dia selalu merasa ingin mengusik gadis yang ada dihadapannya ini.


"As,kamu.Aku benci sama kamu!"Ujar Rokey lalu membanting bantalnya kepada Asfra.


Dengan cepatnya Asfra menangkap tangan Rokey.


"Tapi aku sangat mencintai kamu. Sentiasa menyayangi kamu,lebih dari apa yang kamu tahu".Ucap Asfra sambil mengelus lembut jari jemari Rokey.


Rokey hanya diam disaat Asfra mengucapkan rasa cintanya kepada dia.Jika dulu dia menafikan kehadiran pria itu.Namun semakin lama dia berasa nyaman dengan kelakuan Asfra yang selalu perihatin dengannya.


"Key,kamu harus tahu dan sentiasa tahu bahawa aku itu sentiasa ada untuk kamu.Kamu jangan pernah lupakan hal itu."ucap Asfra lagi.


"As,aku... Sebenar nya....."


"Ya udah.Aku terlalu banyak bicara hari ini.Tentu kamu capek.Kamu istirehat dulu.Dan aku ijini kamu berteman dengan sesiapa asalkan tidak melampaui batas.Setelah itu kamu harus tahu mengurusi diri sendiri sesuai dengan apa yang kita sepakati.Sore nanti aku datang lagi."Ucap Asfra sembari mencium dahi Rokey.


Dada Rokey berdegup kencang.Lagi-lagi Asfra memperlakukannya dengan romantis.Dia sudah ngak bisa menolak sikap romantis dan perihatin Asfra kepada dirinya.


Sosok pria itu menghilang di sebalik pintu kamar dan meninggalkan haruman maskulin nya pada baju yang dikenakan oleh Rokey.Rokey tersenyum sendiri.Dia berasa sangat bahagia apabila Asfra semakin hari semakin dekat dengannya.


"As!Aku harap kamu dapat bersabar dengan aku.Mungkin satu hari nanti pengorbanan kamu itu tidak sia-sia.Jika bisa jangan pernah sesekali putus asa untuk tunggu aku."Bisiknya di dalam hati.


Tidak lama setelah itu,Linda muncul disebalik pintu setelah Asfra beredar meninggalkan dirinya keseorangan lagi di kamar sepi itu.Dan kini matanya terarah ke sosok teman yang pertama melawat dirinya setelah terlantar di rumah sakit kerana keracunan makanan.


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya?


****Happy reading gais

__ADS_1


__ADS_2