SCRECT BEHIND MY LADY

SCRECT BEHIND MY LADY
RAFAEL CONFESSIONS


__ADS_3

Selama akhir pekan, Rokey sudah lelah mengelola pekerjaan di kantor milik kakeknya.Kini dia bisa lega kerana semua urusan perusahaan Assama Group semakin membaik.Dulu Rafael dingin sama dia. Tetapi kini hubungan mereka mula membaik.


Hubungan mereka terlihat rapat sehingga ada yang melihat mereka seperti bukan adik dan kakak.


Pada Rokey, Rafael tetap kakaknya.Biarpun mereka bukan saudara kandung.Rafael kini menjangkau umur duapuluh tujuh tahun.Sehingga kini dia tidak pernah serius tentang satu hubungan dengan mana-mana gadis.Entah apa yang bermain di fikiran Rafael, CEO Assama Group ini.


******


Pagi minggu amat cerah.Sudah lama Rokey tidak joging di tepi danau berdekatan dengan apartment nya.


Dengan mengenakan outfit sukan,Rokey mula berlari di kawasan sekitar danau.Tanpa dia sadari, Rafael ada juga disana.


Semenjak dia mula dekat dengan Rokey,dia menjadi seorang yang obsesi terhadap Rokey.Dia mudah cemburu jika ada cowok yang cuba dekatin Rokey.


Tanpa Rokey sadari, Rafael telah ikut dia lari dari belakang.Setelah satu pusing keliling danau,Rokey mula kelelahan.Dari belakang Rokey, kedengaran tapak kasut semakin lama semakin mendekat.


Sosok seorang pria berlari beriringan dengannya.Matanya diarahkan ke pemilik tubuh itu.Sosok pria yang dia ngak duga sama sekali.


"Asfra?..Asfra!!"Rokey menjerit kaget.Tanpa sadari tangannya memukul pundak kekar milik Asfra.Tubuh pria itu terdorong kesisi kerana tidak siap menerima pukulan bersahaja dari Rokey. Wajah Rokey terlihat bahagia setelah kedatangan pria tampan ini.


"Kenapa!Kangan sama gue ya?"Kata Asfra mula bercanda padanya.


"Ngawur lho deh."Wajahnya merona merah kerana menahan malu ditambahi pula panas setelah selesai berlari.


'Kapan lho kemari! dengar-dengar kamu baru aja pulang dari luar kota.Kok punya masa singgah doang?"Ujar Rokey lagi.


"Ya,lama ngak ketemu sama kamu,jadi aku kangen."Asfra senyum panjang.Dia dengan senang hati menggoda jiwa Rokey.


"Kamu emang siluman munsang tua ya.Baper!"Ucap Rokey dengan manjanya.


"Kok gitu.Ngak ahh!"Ujar Asfra setelah niatnya ketahuan dengan Rokey.


"Makanya pagi-pagi jangan terus makan permen terus.Emang lho senang goda gue."


Mereka kini cuma berjalan saja.Manik-manik jernih terlihat di dahi Rokey.Napasnya terengah-engah.


"Key!Kamu ok?"


"Ya.aku ok aja kok.Mungkin udah lama ngak joging kayak gini."Ujarnya lagi.

__ADS_1


"Pantes aja gitu.Lho emang nikah sama kerjaya lho ya.Sampai ngak punya waktu untuk diri sendiri."Wajah Rokey dijeling dengan ekor matanya.


Sudah dua bulan dia tidak menemui gadis itu dimana-mana.Di club milik Nick juga udah lama dia ngak terlihat.


Di perusahaan Gautao Holding,gadis itu juga tiada disana.Setelah dia selidik, ternyata Rokey berkerja di perusahaan milik kakek nya untuk seketika.


"Lho ngak ada urusan ya hari ini?"Tanya Rokey setelah mereka duduk di bangku tepi danau.


"Ngak!, Aku lagi senang.Pengen libur,tapi ngak punya teman. Emangnya kenapa nanya?"Soal Asfra sambil menatap wajah Rokey.


"Yuk,temanin aku sarapan.Lagian udah lama ngak ketemu sama lho."Rokey tersenyum senang sambil mengangkat salah satu alis keningnya.


Asfra senyum panjang.Dia pengen terus menerus menggoda jiwa gadis itu agar gadis itu turut terpesona dengan ketampanan dan gaya gentleman nya.


"Jika kangen sama gue,bilang aja kangen.Ngak usah goda gue gitu."Ujar Asfra terus menerus senyum menatap wajah Rokey.


"Emangnya gue ini kayak lho.Bicara manis terus menerus menggoda cowok gitu."kata Rokey lagi.


"Iya, Iyalah Key!Siapa yang ngak tergoda jika lho senyum kayak gitu."


"Argghh!! Udahlah.Gue capek dengarin omongan lho kayak gini terus."Rokey membuang wajahnya tanda geram dengan sikap Asfra.


Rokey jalan di hadapan sedikit dari Asfra.Dari belakang Asfra dan Rokey, Rafael mula jalan mendekati mereka.


Segala perbualan antara pria dan gadis itu di dengar olehnya.Rafael diburu api cemburu.Dia makin sakit hati bila dia tahu Asfra seakan mahu menggoda hati Rokey.


"Key!!Aku...."


Belum sempat Asfra menghabisi bicaranya, Rafael datang mendekat lantas menarik tangan Rokey.


Rokey yang berjalan di hadapan sedikit terpusing kebelakang.Di belakang, Rafael menatap tajam wajah Rokey.


"Rafa, apa-apaan ini!"Teriak Rokey sambil menarik kembali tangannya dari genggaman tangan Rafael dengan kasar.


"Wen,kasar banget ya lho sama aku."Teriak Rafael kembali.


"Gue ngak kasar.Gue kaget saja.Kok bisa lho ada disini."


"Emangnya gue ngak bisa kemari.Jika aku ngak kemari tentu tentunya lho pergi sama dia kan?"

__ADS_1


"Emang ada yang salah.Ngakkan? Terserah aku pengen ngajak siapa-siapa kok.Itu urusan gue tau."


"Wen kamu!Kamu ikut aku pulang sekarang."


Tangan Rokey diseret pergi.Rokey melawan disaat Rafael paksa dia pergi ke pakiran mobil.


Asfra hanya bisa melihat saja apa yang Rafael lakukan pada Rokey.Namun dalam senyap-senyap dia ekori keduanya dari belakang.


Di pakiran mobil,tubuh Rokey didorong kasar ke arah mobil.


"Rafa,kamu emang gila ya.Teganya lho kasar seperti ini sama gue."Jerit Rokey lagi.


"Harus bagaimana menurut lho aku bisa dapat sama kamu."


"Rafa,lho benar-benar gila".


"Ya,aku gila.Aku gila kerana sikap lho.Kamu sadar ngak aku itu suka sama kamu.Aku ngak suka lho dekatin cowok lain dan aku ngak suka cowok lain dekatin sama lho."


Wajah Rafael penuh dengan api cemburu.Nafasnya turun naik.Hatinya seakan dirobek oleh Rokey.Gadis itu benar-benar menguji sabar nya.Dia merasakan Rokey sengaja tidak mempedulikan perasaan nya.


"Rafa!Lho sadar ngak apa yang lho bicarakan.Gue ngak suka sikap lho kayak gini!"Wajah tegang Rafael ditatap dengan pandangan yang tajam.Dia benci diperlakukan sebegitu.


"Jadi menurut lho aku bisa seperti apa huhh?Apa seperti ini?"


Sebaik saja Rafael berkata begitu,dia merangkul leher jenjang Rokey lalu mencium bibir gadis itu.


Asfra mahupun Rokey,mereka sama-sama kaget dengan tingkah laku Rafael.Rokey ngak nyangka sama sekali Rafael bertindak sejauh itu.


Rokey mendorong tubuh Rafael ke belakang sembari menghadiahi penampar di mukanya Rafael.


"Gue kecewa sama lho Fa.Kamu itu sudah seperti kakak pada aku.Tapi kamu udah menghancuri kepercayaan itu.Sampai kapan pun gue ngak pernah terima semua ini.Asal lho ingat ya,lho udah khianati hubungan ini."Bentak Rokey dengan suara yang kasar.


Air mata Rokey mengalir deras.Hatinya seperti di robek-robek.Rasa sakit hatinya kembali lagi.Kali ini lebih parah dari enam tahun lalu.Pintu mobil dihempas kuat.


Akhirnya mobil yang disetir Rokey meluncur laju dari tempat itu.Selaju air matanya yang mengalir keluar dari matanya.


****Ada-ada lagi masalah mengundang diri Rokey.Gimana ya dia bisa merawat hati yang sakit.


****Jangan lupa ketik'like'dan tinggalkan komentar anda ya? Happy reading gais.

__ADS_1


__ADS_2