
⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍
_____❣️❣️❣️❣️❣️____
Setelah melewati hari hari nya di dalam jeruji besi kurang lebih dua bulan lama nya dan menjalani beberapa kali sidang hingga akhir nya Zeno di nyatakan bebas karena pengakuan Anggi sebagai saksi yang menyatakan kalo Zeno tidak tau menahu dengan rekaman video tersebut.
Kepada hakim Anggi mengaku kalo yang merekam video tersebut adalah dirinya sendiri tanpa sepengetahuan Zeno dan hal itu Anggi lakukan karena atas perintah Alex, Anggi jua mengatakan kalo Alex lah yang menyebarkan video me sum Anggi dan Zeno.
Sedangkan untuk kepemilikan nar koba juga terbukti bukan milik Zeno karena tidak ada sidik jari Zeno di barang bukti tersebut dan tentu semua ini tidak luput dari campur tangan sang asisten Reza yang memang selalu bisa diandalkan.
Karena kesaksiannya itu Anggi di tahan dinyatakan bersalah dan langsung diamankan pihak kepolisian kedalam sel tahanan yang nanti akan di mintai keterangan nya lebih lanjut untuk di proses, melihat itu Zeno meminta untuk tidak memasukan Anggi kepenjara, Zeno juga tidak menuntut Anggi atas apa yang telah Anggi lakukan, tapi pihak kepolisian tetap membawa Anggi kekantor polisi untuk dimintai keterangan nya.
Zeno dan Reza tidak di perbolehkan mengikuti Anggi saat itu, ntah kenapa Zeno khawatir dengan keadaan Anggi saat itu. "Za, bagaimana? aku gak mau tau Anggi harus bisa di urus secepatnya aku takut Alex menyakiti Anggi karena kesaksian Anggi" kata Zeno yang terlihat gusar berkata pada Reza.
"sebaiknya kita pulang dulu! bersihkan badan dulu! orang tua kamu dan Kevin sudah menunggu di depan " kata Reza menepuk pundak Zeno yang baru saja selesai sidang dan di nyatakan bebas, membuat keluarga Zeno yang ikut menyaksikan proses sidang nya mengucapkan syukkur atas kebebasan Zeno.
_______*******_____
dua hari kemudian....
"astaga, Anggi kenapa bisa sampai seperti ini ?" tanya Zeno gusar saat melihat keadaan Anggi yang terlihat memprihatinkan dengan beberapa lebam di wajah serta di bagian tubub lain nya.
Zeno yang saat itu sedang sibuk mengurus pekerjaan yang lama ia tinggalkan tiba tiba ponsel nya berdering yang ternyata saat Zeno mengangkat nya panggilan dari pihak kepolisian yang memberitahu tentang kabar Anggi yang berkelahi sesama napi satu sel dengan Anggi berkelahi di dalam sel tahanan, jadi lah Zeno saat itu juga bersama Reza langsung pergi kekantor polisi yang kebetulan saat Zeno dan Reza datang melihat Anggi yang seperri nya tidak sadarkan diri dilarikan kerumah sakit.
__ADS_1
"Za kamu tau kan apa yang harus kamu lakukan ?" tanya Zeno dengan Reza, melihat keadaan Anggi seperti itu Zeno merasa ini semua pasti perbuatan Alex.
"ya, tentu" sahut Reza pada Zeno.
"segera singkirkan orang orang yang bekerja sama denganAlex!" perintah Zeno. Mungkin mereka lupa atau bahkan tidak tau siapa Zeno, dengan uang nya yang teramat banyak tentu saja membuat Zeno tidak terlalu sulit
melumpuhkan orang orang Alex.
Setelah itu Reza masuk kedalam kantor polisi mengurus masalah Anggi, sedangkan Zeno pergi ikut bersama Anggi masuk kedalam mobil ambulans, Zeno menggenggam tangan Anggi selama di perjalanan menuju rumah sakit, selama ia berada dalam jeruji besi Anggi ikut bersama Reza datang membesuknya dengan menyamar karena khawatir Alex akan mencelakainya bila melihat Anggi, Anggi juga selalu membawakan Zeno makanan yang ia masakan sendiri yang ternyata rasa nya enak, mengingat itu ntah kenapa Zeno khawatir takut Anggi kenapa-napa.
Zeno benar benar geram dengan Alex yang saat ini hilang bagaikan di telan bumi, bahkan urusan kantor di perusahaan nya sudah di serahkan nya pada orang kepercayaan nya Alex, tapi Zeno yakin secepat nya ia pasti akan mendapatkan Alex. "awas kamu Alex, aku pastikan aku akan mehabisi kamu" gumam Zeno dalam hati.
_______❣️❣️❣️❣️____
"bagaimana keadaan Anggi Zen ?" tanya Reza yang saat itu baru datang. Anggi sudah di pindahkan di ruang rawat inap dengan tangan yang sudah tidak di borgol karena masalah Anggi di tahan sudah di selesai di urus Reza, bahkan napi wanita yang memukul Anggi sudah Reza beri pelajaran.
"apa.kamu tidak pulang dulu untuk membersihkan badan? biar aku yang jaga Anggi dulu disini" kata Reza melihat sahabat sekaligus bos itu terlihat berantakan sudah pasti bos nya itu belum makan.
"pak Asep sudah di jalan mengantarkan pakaian ku, aku mau kedepan bentar cari makan sekalian buat Anggi nanti kalo dia sudah bangun, kamu jaga Anggi bentar!" kata Zeno yang setelah itu pergi.
Saat Zeno berada di dalam restoran menunggu makanan yang ia pesan datang, mata nya tidak sengaja menangkap sosok wanita yang sangat ia rindukan yang masih ada dalam hati nya, tanpa berpikir panjang Zeno melangkahkan kaki nya menuju ketempat wanita yang tidak lain adalah Bintang yamg saat itu terlihat sendirian, dengan rasa penyesalan yang teramat besar Zeno melangkah mendekati Bintang.
"Bintang..." seru Zeno.
"Zenoo.." Bintang nampak kaget melihat Zeno yang ternyata sudah bebas, saat Zeno ditahan Bintang pernah mengunjungi Zeno satu kali yang kebetulan saat itu Reza dan Anggi juga ada.
__ADS_1
"kamu bebas ? syukur alhamdulillah kamu sudah bisa bebas." kata Bintang merasa ikut bahagia atas kebebasan Zeno.
"iya alhamdulillah aku sudah bebas karena terbukti gak bersalah" jelas Zeno yang masih berdiri di dekat Bintang begitu juga Bintang karen kaget ia yang tdi nya duduk ikut berdiri.
"mmmmm gimana kabar kamu, kamu sama siapa disini ?" tanya Zeno.
"aku ba-" belum selesai Bintang bicara terpotong dengan kedatangan seseorang.
"Bee, sorry telat tadi ada sedikit macet " ucap Daffa menge cup kening Bintang yang sebelum nya sudah janjian.ketemuan dan makan bersama di restoran itu, Daffa tidak menyadari keberadaan Zeno.
Wajah Zeno langsung berubah melihat itu, mata Zeno.terpejam dengan tangan terkepal hanya untuk mencoba meredam emosi dan rasa cemburu nya. Bintang melihat perubahan Zeno merasa tidak enak hati tapi dia pun tidak tau harus seperti apa.
"ah iya gak apa apa, aku juga baru sampai" kata Bintang pada Daffa yang sudah menyadari kehadiran Zeno.
"oh ya Daffa kenalkan ini Zeno mantan suami aku dan Zeno kenalkan Daffa calon suami aku" kata Bintang pada Zeno dan Daffa.
*DEG*
Jantung Zeno berdetak kencang mendengar apa yang barusan Bintang katakan, dunia nya rasa mya bemar benar hancur.
~BERSAMBUNG~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
__ADS_1
💓 I LOVE YOU ALL 💓