Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 86,


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


_______'โณโณโณ_____


Malam ini Bintang dan Bastian dinner disebuah restoran khas Eropa, Bintang terlihat cantik nan elegan dengan memakai dres ketat bewarna hitam sepanjang dibawah lutut dengan model lengan panjang namun terbuka bagian belakang menampakan punggung belakang Bintang yang putih mulus, di tambah dengan rambut yang di curly gantung dan make up natural semakin membuat penampilan Bintang terlihat sempurna.


Bastian merasa gusar, ingin rasa nya menerkam Bintang langsung mengulang kembali kegiatan panas mereka di atas ranjang seperti dulu tapi itu pasti nya tidak akan terjadi karena Bintang sekarang bukan lah Bintang yang dulu dan Bastian menghargai dan juga menjaga perasaan Bintang, dia juga tidak pernah menyinggung masa lalu Bintang saat mereka bertemu.


Dan saat ini Bintang dan Bastian berjalan beriringan masuk kerestoran khas Eropa itu mereka terlihat seperti pasangan yang sangat serasi, tanpa Bintang dan Bastian sadari ada paparazi yang mengambil gambar mereka berdua saat di parkiran tadi ketika Bastian membuka kan pintu mobil untuk diri nya turun yang seperti nya besok kehidupan Bintang dan Bastia akan terusik menjadi tidak tenang.


"makasih !" kata Bintang tulus tersenyum pada Bastian yang juga tersenyum, ia menarik kursi mempersilhkan Bintang duduk setelah itu Bastian juga duduk besebrangan dengan Bintang.


Seoranh pelayan resto datang membawakan buku menu, Bintang dan Bastian melihat lihat buku menu itu dan menyebutkan nama makanan yang mereka inginkan, setelah selesai memesan menu makan mereka dan pelayan resto juga sudah pergi Bintang dan Bastian sekarang mengobrol ringan, Bintang merasa Bastian orang nya asik bawaan nya yang santai membuat Bintang merasa enak tidak canggung bila bersama Bastian, meski Bastian tau siapa Bintang dahulu tapi laki laki itu tidak pernah menyinggung atau membicarakan hal itu pada Bintang bila mereka bertemu.


"rencana kamu sekarang apa ?" tanya Bastian pada Bintang, mereka berdua saling bertukar cerita ini itu sambil menunggu makanan merasa datang dan kadang Bastian dan Bintang tertawa saat cerita yang mereka ceritakan sedikit lucu.

__ADS_1


"gak ada sih, saat ini hanya ingin fokus dengan usaha butiq, karir dan yang utama mamah dan adik ku, karena hanya mereka yang aku miliki saat ini setelah kehilangan calon anak dan papah jadi gak ada rencana apa apa ikuti seperti air mengalir aja sih." kata Bintang tersenyum meski tadi sempat sedih saat ia bicara mengingat anak dan papah nya, namun Bintang tidak bisa membohongi laki laki yang ada di hadapan nya sekarang karena Bastian bisa menangkap terlihat raut wajah Bintang berubah terlihat sedih mengingat almarhum anak nya dan juga papah nya.


"tidak, aku tidak ingin lagi melihat wajah nya seperti itu, bahkan untuk sebentar saja aku tidak ingin, bre ng sek memang Zeno, kenapa bisa tega ngelakuin itu dan nyakitin hati istri yang sudah sempurna seperi Bintang" gumam Bastian dalam hati nya disaat melihat perubahan raut wajah Bintang yang tadi bicara bercerita dengan tangan terkepal karena emosi.


" ah , aku kira kamu akan ada rencana untuk menikah lagi atau cari kekasih, kalo iya aku akan jadi orang pertama mencalonkan diri untuk itu" kata Bastian terkekeh mencoba menghibur Bintamg yang sempat sedih ingat anak dan papah tapi satu sisi apa yang di katakan pada Bintang ini juga mewakilkan perasaan hati nya, hanyabsaja Bastian tidak ingin.gegabah yang akan membuat Bintang merasa tidak nyman dan berakhir nanti dengan hubungan mereka merenggang.


Bintang dan Bastian tidak tau saja kalo dari tadi ada sepang mata menatap tajam kearah mereka yang tidak lain orang itu adalah Zeno yang kebetulan saat ini sedang bertemu dengan rekan bisnis nya diresto tersebut.


Zeno tidak fokus bicara dengan rekan bisnis nya itu, fokus nya teralih kepada Bintang dan Bastian yang terlihat sangat akrab, melihat Bintang tertawa karena Bastian ada rasa sesak tiba tiba yang ia rasa kan dalam hati nya,, seharus nya Bintang tertawa kerena dirinya yang mebuat Bintang tertawa, seharus nya diri nya lah yang saat ini ada disana bersma Bintang dinner bukan Bastian dan sehabis pulang dinner akan berakhir dengan mereka berdua ber cin ta, saling men de sah nik mat seperti dulu saat dirinya bersama Bintang.


"terimakasih" kata Bastian di saat membukakan pintu mobil untuk Bintang turun,saat ini mereka sudah tiba di depan rumah Bintang, selesai dinner Bastian mengantar Bintang pulang.


"untuk meluangkan waktu nya dinner dengan aku" kata Bastian tersenyum.


Bintang terkekeh kemudian menggelengkan kepala. "ada ada aja kamu ini, aku mau kamu ajak dinner karena aku rasa kamu orang baik dan asik di ajak ngobrol, so gak ada salah nya menerima tawaran dinner dari teman ?" kata Bintang.


"hanya teman, gak bisa jadi pacar atau suami ?" tamya Bastian sambil bercanda namun dalam hati nya sungguh sungguh bertanya.

__ADS_1


"ck, apa sih ? ya sudah makasih dinner nya malam ini and kamu hati hati di jalan aku masuk dulu" kata Bintang pada Bastian.


"ok baiklah." kata Bastian, setelah melihat Bintang masuk kedalam rumah nya Bastian ingin masuk kedalam mobil namun tidak jadi karena seseorang memukul nya.


*BUGHH.. BUGHH. .BUGH..*




๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“



๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


__ADS_1


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2