
⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍
_____❣️❣️❣️❣️____
Setelah sampai di depan apartemen nya Zeno langsung memarkirkan mobil nya berjalan masuk kelift, setelah sampai di lantai di mana unit apartemen nya berada Zeno berjalan dengan langkah lebar nya.
Setelah sudah sampai di depan apartemen nya dan menekan pasword Zeno langsung masuk kedalam apartemen nya. "sayang..Bintang..." Zeno memanggil nama istri nya tapi tidak ada jawaban, Zeno masuk kedalam mencari Bintang, berharap Bintang berada di dalam kamar dan bisa bicara baik baik dengan Bintang.
Zeno mencari Bintang di setiap kamar dan ruangan di apartemen nya dan tidak ada keberadaan Bintang disana. Zeno mencoba menghubungi Bintang dengan menelpon nya namun tidak ada jawaban, Zeno juga menelpon Chelsi yang sama tidak ada jawaban.
"damn!" umpat Zeno saat menelpon Chelsi namun tidak ada jawaban.
Zeno dalam perjalan menuju rumah sakit, ia mencoba menghubungi Bintang dan Chelsi tapi sama tidak ada jawaban,Zeno menelpon no butik milik nya Bintang menanyakan keberadaan Bintang dan Chelsi disana, dan karyawan butik wanita itu bilang kalo Bintang sejak pagi tadi keluar dan sampai sekarang masih.belum balik.
Zeno tau pagi tadi Bintang keluar dari Butik pergi kekantor nya, sedangkan Chelsi ada di butik sedang ada tamu membicarakan tentang acara fashion shown hasil desain Bintang nanti dan itu arti nya Bintang tidak bersama Chelsi membuat Zeno semakin khawtir dan melajukan mobil nya dengan cepat menuju rumah sakit.
Zeno berjalan bergagas menuju kamar rawat mertua nya di rawat dan kebetulan bertemu Melati dilorong rumah sakit. "Melati!" sapa Zeno.
__ADS_1
"ah ka Zeno." kata Melati.
"kamu kenapa disini, kamu gak sekolah?"
Melati menggelengkan kepala nya."papah kondisi nya semakin menurun, sekolah aku gak fokus karena kepikiran papah"
"Kamu sudah mengabari ka Bintang, Bintang disini?" tanya Zeno.
"ka Bintang dari tadi aku telpon gak diangkat, kalian bertengkar lagi ?" tanya balik Melati.
"terus kamu mau kemana ini?" tanya Zeno mengalihkan pembicaraan karena tidak ingin Melati tau rumah tangga mereka sedang ada masalah.
"ya udah kalo gitu sini biar kaka yang nebus nya, kamu tunggu di kursi itu ya " kata Zeno mengambil kertas di tangan Melati dan menujuk salah satu kursi yang kosong, setelah itu pergi untuk segera menebus obat mertua nya walau hati nya saat ini sedang cemas memikirkan sang istri.
Untung nya Zeno tidak perlu mengantri karena kekuasaan yang ia miliki,setelah selesai membayar Zeno segera berjalan menuju dimana Melati menunggu. "ini obat nya, kaka langsung pamit ya sampaikan salam kaka pada mamah dan papah nanti kaka kesini sama Bintang" kata Zeno pada adik ipar nya yang terlihat muram.
"baiklah ka, terimakasih kaka sudah mengambilkan obat untuk papah" kata Melati.
"sama sama, ya udah kaka pamit dulu ya" kata Zeno mengusap pucuk kepala adik ipar nya.
__ADS_1
"kak,, kaka dan Bintang baik baik saja kan ?" tanya Melati pada Zeno yang hendak berbalik.
"hhmmmm" Zeno menganggukan kepala tersenyum pada Melati setelah itu pergi meninggalkak Melati.
_______⏳⏳⏳⏳_____
Setelah seharian mencari Bintang kemana mana namun tidak mendapati keberadaan Bintang, Zeno juga menelpon kembali Chelsi sahabat nya Bintang namun bukan informasi keberadaan Bintang yang ia dapat tapi malah dapat semprotan sumpah serapah dari Chelsi yang benar benar kesal dengan Zeno.
Zeno merehatkan otak dan badan nya yang lelah dengan memasuki club di mana Bintang dulu bekerja, ia hanya ingin minun saja di temani Reza. Saat ini Zeno duduk di box hanya sekedar minum di temani Reza.
Zeno meminum vodka yang ada di gelas menikmati musik yang di mainkan dj, beberapa wanita cantik dan se xy mendekat dan merayu namun Zeno tidak berminak kali ini ia hanya ingin minum saja.
Zeno mengedarkan pandangan melihat huru hara di club dan saat itu mata elang Zeno tidak sengaja melihat kearah salah satu box, mata nya menatap tajam bahkan gelas yang ada di tangan nya retak karena terlalu kuat Zeno genggam.
Melihat sang bos sekaligus sahabat nya seperti se tan bertanduk Reza mengikuti arah pandangan Zeno dan saat itu juga mata nya tebelalak dengan mulut terbuka lebar bahkan gelas di tangan nya hampir terjatuh karena betapa syok dan kaget nya melihat pemandangan itu.
~bersambung~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
__ADS_1
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓