
β οΈβ οΈ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornyaπ₯°π₯°π
~πππ~
Apa mungkin selama ini aku terlalu bodoh hingga aku sangat percaya kalo suami aku selama ini benar benar berubah bahkan akhir akhir ini Zeno semakin romantis dan hot dalam ber cin ta apa mungkin itu semua ia lakukan untuk menutupi perbuatan nya dan membuat aku semakin mempercayai nya, ntah lah aku tidak tau yang jelas saat ini hati ku sangat tidak enak.
Zeno terbangun ia melihat dan menatap ku. "sayang maaf aku ketiduran hari ini capek banget urusan kantor" Zeno duduk bangun dari tidur nya.
"sayang kamu kenapa kok bengong?" tanya Zeno membuat aku sadar dari lamunan ku.
"ini siapa ? Siapa Siii ? tolong kamu jelaskan siapa?" tanya ku pada Zeno yang terlihat kaget dengan pertanyaan ku.
Aku melihat ekpresi Zeno sempat kaget mendengar pertanyaan ku, Zeno tersenyum manis pada ku. "sayang kamu kenapa hhhmmmm? " tanya Zeno tersenyum membelai pipi ku dengan lembut. "apa istri tercinta ku saat ini sedang cemburu atau berpikiran yang enggak enggak sama suami nya sendiri hhhm?" tanya Zeno lagi menarik hidung gemas
"aku tanya Sii itu siapa ?" tanya ku lagi dengan ketus karena kesal pertanyaan ku gak di jawab, malah Zeno balik bertanya pada ku.
Zeno terkekeh. "dia itu hanya rekan bisnis aku sayang," jawab Zeno pada ku menggenggam tangan ku.
"benarkah?" tanya ku pada Zeno, aku tidak yakin dengan jawaban Zeno ntah kenapa hati ku merasa ada sesuatu yang tidak beres.
"tapi kenapa ya seperti terlihat wanita yang bekerja malam sama seperti aku dulu, tidak ada sama sekali terlihat wanita kantoran?." kata ku yang masih kurang puas dengan jawaban Zeno, aku memperlihatkan story nya ke Zeno
"sayang dengarkan aku!" Zeno menarik tangan ku dan menggenggam nya. "dia memang rekan bisnis aku, perusahaan dia dan aku bekerjasama dan kenapa istri aku ini jadi berpikiran buruk dengan orang hanya karena melihat luar nya saja ? mungkin saja kan dia lagi ngumpul sama teman teman nya di club dan bisa saja kan dia bersama kekasih nya di hotel yang jelas itu bukan urusan aku, urusan aku sama dia hanya sebatas kerjaaan dan urusan aku itu yaitu mengurus dan menjaga kamu istri tercinta aku yang cantik ini" kata Zeno panjang lebar pada ku, Zeno menarik ku kedalam pelukan nya.
"sayang apa kamu tidak percaya dengan aku ?" tanya Zeno pada ku dengan wajah sendu.
"bukan nya aku gak percaya, cuman mikir aja di luaran sana pasti banyak wanita yang meinginkan kamu dan uang kamu dengan berusaha menggoda kamu aku hanya takut saja kamu khilaf dan tergoda apa lagi kalo mengingat kamu yang dulu ibarat kata sekuat kuat nya batu karang lama lama pasti akan terkikis karena diterpa ombak dan seumpama seekor kucing, kucing mana yang menolak kalo di kasih ikan" kata ku panjang lebar pada Zeno.
"tidak ada yang bisa membuat aku tergoda terkecuali kamu dengan seperti ini saja aku sudah on lagi, lihat!" kata Zeno menunjuk milik nya.
"dasar mesum.... ya udah ah aku ngantuk" kata ku pada Zeno, aku berdiri menuju tempat tidur kami yang berukuran king size.
"sayang... " rengek Zeno manja. "Zeno junior bangun ini yang" kata nya lagi.
"kalo bangun ya tinggal tidurin lah" kata ku lagi, aku tidak mood untuk ber cin ta malam ini karena pikiran aku kacau.
"sayang....," Zeno berbaring merangkul ku dari belakang.
"hhhmmm.. aku capek kita tidur yah sayang!" kata ku pada Zeno, pertama kalinya aku menolak secara halus ajakan Zeno.
"baiklah sayang kalo kamu capek istrahat lah, aku kekamar mandi dulu nanti kalo kamu sudah tidak capek lagi maka kamu harus siap karena membiarkan aku yang bermain solo malam ini" kata Zeno me nge cup kening ku kemudian melangkahnkan kaki nya menuju kamar mandi.
__ADS_1
Melihat Zeno masuk kekamar mandi aku cepat cepat mengambil hp Zeno untuk mengirim no kontak Sii ke hp aku, setelah terkerim aku menghapus riwayat pesan dari hp Zeno agar tidak di ketahui Zeno.
Untung nya Zeno lebih lama berada di kamar mandi hingga aku lebih tenangs mengutak atik hp nya, setelah selesai aku meletakan kembali kan hp Zeno di posisi seperti semula, mendengar suara pintu kamar mandi yang terbuka aku menutup mata ku pura pura tertidur.
Aku tau Zeno melangkah mendekati aku, ia juga berbaring di samping aku. "sudah tidur sayang?" tanya Zeno, aku tidak menjawab dan pura pura tidur, Zeno me nge cup kening ku lama setelah itu ia berbaring disamping ku membawa ku kedalam pelukan nya hingga aku tertidur sungguhan.
Dua hari kemudian...
Dua hari ini aku merasa Zeno berubah lebih tepat nya dua hari ini Zeno selalu pulang larut malam dengan alasan ada pekerjaan yang harus ia selesaikan.
"oh ya sayang seperti nya aku malam ini pulang malam lagi, kamu makan duluan saja ntar malam, selesai kerjaan di kantor aku pasti langsung pulang" kata Zeno memberi tau, aku hanya mengangguk, Zeno men ci um bi bir dan kening ku sebelum ia berangkat kerja.
Aku merasa ada yang tidak beres aku berinisiatif untuk pergi kekantor Zeno siang ini sekalian membawakan untuk makan siang nya nanti, aku pergi menuju dapur untuk memasak makanan yang akan aku kebawa kentor Zeno.
Sesampai nya di kantor Zeno, aku mermarkirkan mobil ku ditempat parkir, security menunduk memberi hormat pada ku dan semua karyawan dikantor Zeno sudah mengenal aku istri nya Zeno.
Aku langsung saja menuju keruang kerja Zeno, Zeno sempat kaget melihat aku datang yang tiba tiba. "sayang kenapa gak bilang mau kesini?" tanya Zeno.
"emang nya harus bilang dulu kalo mau ketemu sama suami sendiri?" tanya ku pada Zeno.
"enggak gitu maksud nya, tapi kan misalkan aku nya lagi diluar bertemu klien atau sedang rapat kan kasian kamu nya kesini tapi aku nya gak ada." jelas Zeno.
__ADS_1
"aku kesini bawain makan siang nih, kita makan dulu ya sayang! beberapa hari ini kamu sangat sibut aku takut kamu makan nya gak teratur jadi tadi aku masakin kesukaan kamu" kata ku pada Zeno.
"mmmm makasih sayang kamu memang istri terbaik yang selalu memberi perhatian dan kasih sayang nya dengan tulus, aku merasa laki laki paling beruntung saat ini karena memiliki kamu" kata Zeno.
Aku dan Zeno makan siang dengan makanan yang aku masak tadi, kami makan di ruang kerja Zeno, kami makan sesekali di isi canda tawa dan saat aku dan Zeno asik bercanda aku melihat ada panggilan. di hp Zeno yang di letakan Zeno di atas meja.
Aku melihat nama pemanggil nya ***Sii***, aku yang masih penasaran langsung menyambar hp Zeno yang tadi nya Zeno juga ingin mengambil. "sayang sini biar aku angkat dulu!" kata Zeno pada ku yang terlihat gelisah.
"kamu diam ya sayang! biar aku yang angkat" kata ku dengan menekan kata diam dan sayang.
Aku meangkat panggilan dengan menggeser layar hp Zeno panggilan tersambung. "***hallo sayang kamu dimana ? jadi kesini gak dari tadi aku nungguin kamu diapartemen aku sudah memakai linggirie yang kemarin kamu request, aku sudah kirim foto nya lo tadi, kapan kesini kita gak banyak waktu kan karena istri kamu nanti curiga*** " terdengar suara perempuan dengan nada manja saat telpon tersambung, wanita itu bicara sudah seperti rel kereta api saja.
\****deg***\*
~bersambung~
ππ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nyaππ
ππSALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHORππ
__ADS_1
π I LOVE YOU ALL π