Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 44


__ADS_3

โš ๏ธโš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


________~~~~~________


...Povv Zeno...


...~~~~...


Setelah Bintang pamit untuk pulang aku kembali dengan pekerjaan ku duduk di kursi kebesaran ku namun tidak lama setelah itu pintu ruangan ku terbuka, aku kaget melihat Yesi yang bisa masuk keruangan ku dan baru aku ingat Reza dan Inez belum datang pantas saja Yesi bisa maasuk keruanhan ku, ah mereka berdua awas saja nanti kalo sudah kembali.


"Yesi...? ngapain kamu kesin?" tanya ku dengan nada yang terdengar tidak suka.


"ya aku nyariin kamu lah, aku kangen habis kamu gak bisa aku hubungin" kata Yesi yang langsung berjalan kearah dan duduk di pangkuan ku melingkarkan tangan nya di leher ku.


"kamu kan bisa hubungin Reza, no kamu di blok sama istri aku, tadi baru saja istri ku pulang lain kali jangan seperti ini lagi atau aku gak akan mau lagi berhubungan sama kamu" kata ku tegas pada Yesi.


"ok asal jangan hilang tanpa kabar seperti ini lagi" kata Yesi yang langsung mendaratkan ci um an di bi bir ku, jujur aku sudah males berurusan dengan wanita satu ini karena bagi ku sudah melewati batas dengan berani datang kekantor ku seperti ini.


Aku tadi nya tidak merespon ci um an Yesi karena aku ingat Bintang istri ku yang sedang hamil mengandung anak ku, jauh dalam hati ku untuk tidak lagi melakukan kesalahan dan menyakiti Bintang apa lagi sampai dia tau kelakuan seperti ini membayangkan nya saja aku tidak sanggup aku tidak ingin hal itu terjadi.


Tapi si al lagi lagi aku kalah dengan naf su si al an ini dan sekarang aku dan Yesi saling ber cem bu me lum at dengan rakus, aku me lum at bi bir Yesi dengan kasar penuh naf su, kali ini aku akan bermain kasar tidak ada kelembutan hanya ada naf su dan pelampiasan rasa ke sal ku dengan wanita satu ini.


"aaaaagghhhh.... Zeennhhhh...." de sah Yesi ketika ku me re mas kuat buah da da nya yang besar.


Plakk... plaakk....


Aku menampar buah da da Yesi kiri kana setelah itu me lum at, me ngi sap dan menggigut pu ti ng buah da da nya dengan lebih keras.

__ADS_1


"aaaaahhhhh.... Zeennhh,,, teruussshh saaayyyannngg... aagghh akkuu sukka" ru cau Yesi.


"ok baiklah aku akan lalukan lebih kasar lagi " batin ku.


Aku mendudukan Yesi di meja kerja ku dan ternyata perempuan satu ini benar benar gila dia sengaja kesini tidak memakai ****** ***** nya, aku langsung saja memasukan empat jari ku menggerakan nya keluar masuk dari lubang kenikmatan nya , jari ku bergerak dengan cepat aku terus menghujam dengan empat jari ku serta me ngi sap, menggigit kuat pu ti ng milik Yesi.


"oooouuuhh .... noo... oooohhh.... teruuuss Zennhhh.... kamu tau aku suka bermain keras..."


Aku tidak perduli rucauan Yesi, aku hanya fokus dengan kegiatan ku, aku rasa ada ide untuk hari ini. "yah nikmati lah... nanti ada kejutan untuk kamu" kata ku pada Yesi.


"aaaghhh...aaggghhh....eenngghh...aaaggghhh...oooohgghhhhh gggooooodddhh..." ru cau nya saat aku menambah kecepatan jari ku.


Aku tau Yesi hampir mendapatkan klik maks nya tapi aku berhenti begitu saja, aku bisa melihat tatapan Yesi menatap ku dengan kesal seolah tidak merelakan aku untuk berhenti.


"giliran kamu" titah ku pada Yesi.


"aaagghhh....." de sah an dari mulut Yesi keluar.


"aagghhhh..... aaaagggghhh... agghhh..." de sah an saling bersahutan keluar dari mulut ku dan Yesi namun setelah itu pintu terbuka sosok Reza datang dan Inez di belakang nya.


"cih baru datang kalian apa sudah puas, apa kalian mau saya pecat hah..." hardik ku pada Reza dan Inez yang terpaku melihat kegiatan ku namun aku tidak perduli aku terus melakukan kegiatan ku dengan Yesi.


"aaaghhh... Zennnhh... aagghhh..." de sah Yesi.


"Inez keluar, Reza kemari aku akan menghukum kamu dan Inez kamu keluar dan akan aku hukum nanti" kata ku pada Inez.


"ba-baik pak" kata Inez setelah itu keluar. dari ruangan.


"kamu saya hukum cepat kemari!" kata ku pada Reza.

__ADS_1


"sayang kejutan buat kamu sudah datang kamu suka hhhmmm" kata ku pada Yesi yang melirik aku kemudian Reza.


"oh baiklah mari kita nikmati permainan kita" kata Yesi yang berjongkok di hadapan ku dan Reza kemudian melepaskan pengait celana milik Reza.


Setelah itu Yesi me re mas milik ku dan Reza dengan bersamaan, aku melihat ekspresi wajah Reza sedikit terkejut mungkin ini pertama kali untuk nya.


Milik ku dan Reza di ku lum secara bergantian, "cih dasar ja la ng" kata ku dalam hati.


Setelah puas melakukan itu kini giliran aku dan Reza memasuki Yesi, Reza berada di bawah Yesi memasuki dedepan dan aku memasuki Yesi dari belakang


"AAAGGGHHHH....." le ng uh an kami bertiga bersamaan saat penyatuan.


"aaagghhh.... agghh... agghhhh... " de sah kami saling bersahutan, setelah satu jam setengah aku dan Reza mencapai klik maks ku.


Setelah selesai aku memunta Yesi pulang dengan alasan pekerjaan ku yang banyak, padahal aku hanya ingin menyelesaikan urusan dengan Reza.




๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“



๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“



๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“

__ADS_1


__ADS_2