Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 74


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


____โฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธ___


"pah, kenapa papah harus pergi secepat ini sih pah meninggalkan Bintang, Mamah, dan Melati. Bintang juga belum sempat membuat papah bangga, disaat Bintang baru memulai karir Bintang dan melangkah menuju kesuksesan tapi papah malah pulang lebih dulu pergi meninggalkan kami, bahkan Bintang tidak ada disamping papah saat saat terakhir papah, maafin Bintang ya pah" ucap Bintang berbicara sendiri sembari mengusap usap batu nisan sang papah.


"maafin Bintang karena terlalu sibuk dengan urusan masalah rumah tangga Bintang hingga Bintang kurang memperhatikan papah, mamah dan Melati, Bintang janji Bintang akan menjaga mamah dan Melati dengan baik, Bintang pastikan kebahagian mamah dan Melati yang utama, Bintang juga akan menjadi wanita yang kuat dan hebat seperti pernah papah bilang dulu ke Bintang"


"pah, Bintang pulang dulu ya pah, nanti Bintang kesini lagi, disana juga ada anak Bintang cucu papah, pasti papah bahagia kan?. Papah yang tenang ya pah disana, Bintang pulang dulu, asalamualikum papah." kata Bintang, air mata mengalir kembali membasahi pipih mulus nya.


___^^^^^^___

__ADS_1


Dirumah orang tua Bintang.


"sayang, please, kita harus bicara jangan seperti ini." kata Zeno setengah memohon berbicara pada Bintang yang saat ini ada di halaman rumah orang tua nya.


"tidak ada yang harus kita bicarakan lagi!" tegas Bintang.


"please!" mohon Zeno.


"aku tidak ingin bicara apa pun karena memang sudah tidak ada yang harus di bicarakan, kalo pun kamu tetap ingin bicara tunggulah disaat persidangan kita, kamu bisa berbicara disaat persidangan perceraian kita" kata Bintang dengan datar yang berlalu pergi meninggalkan Zeno.


"kamu pulang lah, aku tidak akan pulang kesana lagi" ucap Bintang meninggalkan Zeno.


Zeno membiarkan Bintang yang berjalan masuk kedalam rumah dimana masih ada beberapa keluarga yang belum.pulang, termasuk keluarga nya, Zeno membiarkan Bintang masuk tidak memaksa Bintang berujung perdebatan, Zeno takut nanti nya tidak bisa kontrol apa lagi saat ini dirumaj Bintang masih ada beberapa keluarga Bintang dan orang tua Zeno sendiri yang belum pulang di tambah saat ini masih suasana berkabung, tidak.ingin nanti nya orang lain mengetahui rumah tangga nya sedang bermasalah maka dari itu Zeno berdiam diri berdiri dengan sebilah roko di tangan nya.

__ADS_1


"ngelamun aja lo" Kevin muncul setelah Bintang masuk kedalam rumah, ya Kevin tidak sengaja mendengar perdebatan antara Zeno dan Bintang tadi.


Zeno hanya menatap sebentar sepupu nya itu setelah itu kembali menatap lurus kedepan. "malah dicuekin, tuh wajah udah kaya kenebo kering aja" canda Kevin pada sepupu tampan nya itu yang sekarang memasang wajah dingin nya, bukan karena Kevin tidak tau apa penyebab wajah sepupu tampan nya kenapa seperti itu.




๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“



๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1



๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2