Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 111


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


____โฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธ___


Mobil yang di kemudikan Reza memasuki area parkir rumah sakit. "ayo !" ajak Reza dengan Zeno setelah memarkirkan mobil.


"ngapain kesini ? maksud nya lo mau gue periksa ini senjata gue?" tanya Zeno.


"nah itu tumben pintar!" jawab Reza.


"bre ng sek lo, maksud lo biasa nya gue bo doh huh?" sarkas Zeno memicingkan mata nya.


Reza terkekeh. "gak, tapi lola alias otak lo loading lama" ejek Reza.


"bre ng sek, mau gue pecat lo?" ancam Zeno.


"cih, ngancam, yakin mau pecat gue ? " ejek Reza.


Zeno dan Reza hanya perlu mendaftar tanpa harus menunggu antrian karena dokter nya teman Zeno sewaktu sekolah dan yang pasti nya kekuasan Zeno Marcelio Oliver yang ia miliki yang memudahkan segalanya. "apa kabar Zen !" sapa dokter muda yang bernama Wahyu.


"baik, kamu ?" tanya Zeno.

__ADS_1


"aku alhamdulillah baik" jawab dokter wahyu.


"silahkan duduk tuan Zeno!" kata dokter wahyu, Zeno langsung saja duduk.


"keluhan apa yang tuan Zeno rasakan ?" tanya dokter Wahyu.


"ngomong nya biasa aja gak usah terlalu formal" jawab Zeno.


"mmmmhhh...aku merasa gatal di area sekitar senjata dan senjata ku, bahkan senjata ku sekarang seperti nya lecet karena mungkin aku gak sadar menggaruk nya gara gara gatal si al an ini" jelas Zeno yang sambil merutuki rasa gatal yang ia rasa.


"sudah berapa lama kamu merasa gatal nya ?" tanya dr Wahyu.


"sekitar satu minggu lebih, ntah lah aku lupa." jawab Zeno.


"sakit saat buang air kecil?"


"sebaiknya kita periksa dulu sekalian aku ambil darah kamu untuk lebih bisa memastikan penyakit nya!" kata dr Wahyu.


Setelah beberapa saat di periksa dan di ambil simpel.darah nya kini Zeno dan dr Wahyu kembali duduk di tempat sebelum nya. "Zeno kamu terakhir berhubungan kapan ?" tanya dr Wahyu.


Zeno menaikan alis nya sebelah mendengar pertanyaan aneh itu dari dr Wahyu. "sorry, maksud gue gini, mmhhh.. maaf sebelum nya tapi seperti nya kamu terkena penyakit ke la min tapi untuk lebih pasti nya kita tunggu hasil lab darah kamu keluar dua hari lagi dan kamu bisa kembali lagi kesini ! aku akan hubungi kamu nanti bila hasil lab nya sudah selesai" jelas dokter Wahyu panjang lebar.


Zeno termenung mendengar penjelasan dari dr Wahyu, sebenar nya Zeno bukan lah orang bo doh yang sebelum nya tidak paham tentang ini, jujur saja dalam hati nya memang sempat terpikir dan merasa takut diri nya yang terkena penyakit ke la min hanya saja Zeno selalu mesugestikan diri nya kalo diri nya baik baik saja. "kenapa? kenapa seperti ini ? apa ini cara tuhan menghukum aku atas semua kelakuan be jat dan dosa yang sudah aku lakukan selama ini?" batin Zeno.

__ADS_1


Lengkap lah sudah penderitaan Zeno rasakan, setelah kehilangan cinta nya Bintang kemudian terlambat menyadari perasaan cinta nya dan langsung di tinggal Anggi pergi selamanya sekarang diri nya didiagnosa kena penyakit ke la min dan ini benar benar mebuat seorang Zeno Marcelio Oliver yang sebelum nya tidak pernah tau yang nama nya terpuruk sekarang saat ini seorang Zeno Marcelio Oliver benar benar down.


"Zeno..." suara dr Wahyu membuat Zeno sadar dari lamunan nya.


"apa.ini parah ? bisa kamu jelaskan lebih jelas?" tanya Zeno.


"menurut gejala yang seperti kamu jelaskan tadi dan hasil dari pemeriksaan barusan kamu sepertinya terjangkit virus sifilis dan untuk lebih pasti nya kita tunggu hasil dari darah kamu yang sudah di ambil tadi" jelas dr Wahyu.


"ini risep obat untuk kamu, aku sarankan untuk saat ini jangan berhubungan dengan siapa pun dulu dan hindari stres berlebih" tambah nya lagi memberi kan selembar kertas pada Zeno.


"baiklah terimakasih" ucap Zeno mengambil kertas risep yang di beri dr Wahyu kemudian melangkah keluar dari ruangan itu.


"sudah selesai?" tanya Reza pada Zeno yang terlihat murung setelah keluar dari ruangan dr Wahyu, sebenar nya Reza ingin menanyakan hasil dari pemeriksaan namun melihat dari wajah sahabat nya itu Reza urungkan untuk bertanya dan menunggu Zeno sendiri yang menceritakan nya.


"kita nebus obat dulu!" ucap Zeno.


Saat Zeno dan Reza menunggu antrian menebus obat, mata Zeno tidak sengaja melihat mantan istri nya Bintang bersama suami nya Daffa di poli kandunga, "Bintang? apa mungkin Bintang hamil ?" tanya Zeno dalam hati. Raut wajah Bintang terlihat sangat bahagia melihat itu sisi hati Zeno terasa di cubit mengingat dirinya yang dulu pernah menjadi calon ayah, kenangan nya dulu bersama Bintang yang juga sempat hamil dan gara gara diri nya juga mereka harus kehilangan calon bayi nya karena Bintang yang keguguran, setetes air mata keluar membasahi pipi putih Zeno.


"maafkan aku yang terlalu banyak melakukan dosa ya allah" doa Zeno dalma hati nya meminta ampun saat mengingat kelakuan be jat nya.


~BERSAMBUNG~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2