Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 110


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


____โฃ๏ธโฃ๏ธโฃ๏ธ___


Dokter menyatakan Anggi telah meninggal dunia, Anggi meninggal dunia karena di per ko sa secara brutal oleh anak buah Alex, bukan hanya di per ko sa tapi Anggi saat itu juga di berikan obat pera ng sang dan juga mendapatkan kekerasan dengan memasukan botol minuman kedalam lubang kenik mat an milik Anggi dan berbagai macam benda mereka masukan kedalam lubang kenik mat an milik Anggi yang saat itu sudah di pengaruhi obat pera ng sang sehingga menerima saja apa yang di lakukan oleh Alex dan anak buah nya.


Menyesal ya Zeno sangat merasa menyesal mengingat betapa diri nya menyakiti Anggi, beberapa kali membuat Anggi meneteskan air mata nya karena melihat Zeno bersama dengan perempuan lain, Zeno selalu menampikan perasaan nya saat itu dan sangat terlambat menyadari perasaan nya pada Anggi. "kenapa kamu harus pergi secepat ini ? kita belum memulai kehidupan yang lebih indah, apa karena kamu terlalu kecewa dengan aku hingga kamu secepat ini pergi ini meninggalkan ku ? maaf, maaf kan aku bahkan tidak pernah membuat kamu bahagia dan hanya membuat luka, perasaan yang sangat terlambat aku sadari dan ini sangat menyiksa, aku pasti merindukan kamu yang kadang bawel, ah aku juga pasti rindu masakan kamu yang enak itu, apa lagi makan siang bersama di kantor setelah ini tidak ada lagi yang datang membawa masakan enak untuk aku nanti di kantor" ucap Zeno bicara mengusap batu nisal sembari menghapus air mata nya yang jatuh di pipi.


"Alex, dia harus merasakan lebih dari yang kamu rasakan, aku akan membuat nya mendapatkan balasan yang lebih dari yang ia lakukan kekamu" sambung Zeno lagi.


Saat ini Zeno masih berada di pemakaman bersama Reza sedangkan ibu Anggi sudah lebih dulu pulang karena harus pergi kerumah sakit lagi, sedangkan adik nya Anggi belum tahu tentang kematian Anggi dan sengaja tidak beri tahu karena takut kondisi nya ngedrop ketika mendengar kabar kematian sang kaka.


******_______*****


Setelah kematian Anggi, Zeno benar benar berubah menjadi dingin, tidak ada lagi senyum dari bibir nya bahkan di kantor juga sama bersikap dingin yang sebelum nya dingin menjadi dingin lagi bahkan sekarang terkenal dengan sikap dingin dan galak nya karena tidak segan segan memarahi dan memecat karyawan yang melakukan kesalahan meski itu hanya masalah kecil.


Untuk Alex setelah pulang dari pemakaman Anggi, Zeno dan Reza mendapatkan laporan dari anak buah nya yang berhasil menangkap Alex dan saat itu mereka langsung menuju markas. Saat itu Zeno tidak langsung menghabisi Alex karena ingin membuat Alex menderita terlebih dulu.


Bukan hanya pukulan yang Zeno berikan pada Alex saat itu tetapi Zeno juga meminta beberapa laki laki yang suka jeruk makan jeruk untuk memper ko sa Alex dan itu terjadi beberapa hari bukan hanya sekali saja karena seperti janji nya Zeno akan membuat Alex merasakan lebih menderita dan sakit yang dari Anggi rasakan saat itu. Alex dan anak buah nya mendapatkan balasan yang sama yang Zeno berikan, setelah puas menyiksa Alex dan Anak buah nya Zeno pun membakar mereka hidup hidup dan tidak akan ada yang tau kematian Alex.

__ADS_1


*******___******


Satu bulan kemudian....


Akhir akhir ini Zeno merasakan senjata nya agak gatal, awal nya ia kira hanya gatal biasa tapi ntah kenapa semakin hari gatal yang ia rasakan semakin parah, bahkan senjata nya sedikit lecet dan perih saat ia buang air kecil.


"shiit... kenapa sakit gini sih" gumam Zeno dalam hati merasakan sakit perih saat kencing.


"lo kenapa ?" tanya Reza pada Zeno yang sejak tadi telihat gelisah sesekali menggaruk area se la ng kang an nya.


"gak tau ini kenapa senjata gue agak gatal" jelas Zeno.


Mendengar itu Reza jadi khawatir mengingat Zeno beberapa kali melakukan se ks dengan beberapa wanita malam. "udah lama apa baru baru aja ?" tanya Reza pada Zeno yang sedang di muka tv sesekali menggaruk, mereka saat ini sedang berada di apartemen Zeno yang baru.


Reza mendengus kesal, ntah kenapa semenjak kepergian Anggi sahabat nya itu jadi berubah, bukan hanya sikap nya saja yang berubah tapi pola pikir dan kenerja otak nya juga berubah, kerjaan nya hanya ngelamun, club, minum, bahkan urusan kantor diserahkan pada Reza, seperti sekarang otak yang biasa nya cepat tanggap menjadi loading mungkin kebanyakan ngelamun di tambah minum pikir Reza maka nya loading. "astaga Zeno kenapa otak lo jadi loading gini sih ? maksud gue baru atau sudah lama lo ngerasa gatal di senjata lo itu?" jelas Reza dengan gemas.


Sebenar nya bukan Zeno loading sih hanya saja rasa gatal yang ia rasa membuat nya risih dan tidak ngeh atau fokus dengan pertanyaan Reza tadi. "bre ng sek lo berani nya ngatain otak gue loading!" umpat Zeno pada Reza yang memasang wajah santai nya.


"kurang lebih seminggu deh , mmmmmhhh gak tau pokok nya udah berhari hari" jelas Zeno.


Reza menegang mendengar itu dan langsung menarik tangan Zeno. "ikut gue!! Reza langsung menarik tangan Zeno yang saat itu duduk di sofa.

__ADS_1


'hey, lo apa apaan sih ?" kesal Zeno menarik tangan nya.


"udah gak usah banyak tanya, ikut gue!" ucap Reza kembali menarik dan membawa paks Zeno.


_____*****____


Di tempat lain tepat nya di rumah Daffa dan Bintang. "aaaaaaaa.....saaaayyaaannngg" pekik Bintang di dalam kamar mandi.


Mendengar istri nya berteriak Daffa langsung menyudahi kegiatan nya di depan laptop dan langsung berlari masuk kedalam kamar mandi. "ada apa sayang ? kamu kenapa ?" tanya Daffa panik.


"ini !" Bintang memperlihatkan kepada Dafa benda kecil persegi panjang.


"tesk pack?" tanya Daffa bingung, satu detik kemudian wajah bingung Daffa berubah sumringah, mata nya berbinar berkaca kaca melihat dua garis bewarna merah.


"sayang..." Daffa langsung memeluk istri nya serta menci um beberapa kali kening dan pucak kepala Bintang.


"alhamdulillah ya allah, makasih sayang" ucap Daffa sangat bahagia.


~bersambung~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“

__ADS_1


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“


__ADS_2