Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 89


__ADS_3

โš ๏ธ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜ terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜˜


Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya ๐Ÿ˜˜๐Ÿฅฐโ˜บ๏ธ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA๐Ÿ˜๐Ÿ˜


______โณโณโณ____


Di club malam...


Seseorang wanita memperhatikan Zeno yang sedang minum minum bersama teman teman nya dari jauh, wanita itu mengambil hp nya kemudian menelpon seseorang. "dia ada di club sekarang." wanita yang bernama Anggi itu berbicara setelah sambung telpon nya terhubung, dia adalah wanita bayaran yang pernah di bawa Zeno ke villa Bilqis.


"baiklah, aku akan kesana!" kata Anggi setelah itu mematikan sambungan panggilan nya, setelah kemarin gagal karena Zeno tidak balik ke villa Bilqis lagi dan Bilqis juga sudah kembali keluar negeri jadi nya kemarin gagal, sekarang kali ini harus berhasil ucap Anggi dalam hati menyemangati diri nya sendiri.


"hai boleh gabung?" Zeno dan teman teman nya menoleh kearah suara se xy itu.


Zeno menatap Anggi tersenyum menyeringai. "of course!" kata Hanz mempersilahkan Anggi duduk bergabung dengan mereka.


Zeno tersenyum ketika mata nya bertemu dengan mata Anggi kemudian meminta Anggi duduk di samping nya. "temani aku malam ini!" kata Zeno pada Anggi.


Dan tentu saja dengan senang hati karena memang ini tujuan Anggi. "baiklah dengan senang hati." jawab Anggi.


"kemarin kamu baik baik saja ?" tanya Zeno yang sudah mabuk.


"yah seperti yang kamu lihat aku baik baik saja." jawab Anggi terkekeh.


Zeno tersenyum membuat Anggi serasa meleleh melihat senyuman itu. "ayo ikut aku!" kata Zeno membawa Anggi pergi dari situ, tanpa Zeno tau kalo ada yang mengikuti nya.


_____*****_____

__ADS_1


Dirumah Bintang....


"I miss you, I love you..." kata Daffa dengan lembut, mata nya menatap dalam mata Bintang dengan tangan menggenggam tangan Bintang yang dari tadi hanya diam tanpa kata tetapi mata nya ikut menatap mata Daffa dalam.


"Bee, sampai detik ini aku masih mencintai kamu, tidak ada nama nya bisa menggantikan nama kamu di hati ku" kata Daffa lagi.


Mata Bintang sudah berkaca kaca merasa bingung, bersalah, terharus karena Daffa masih mencintai diri nya yang sangatlah kotor ini. "Daff, kamu tidak bisa seperti ini, aku tidak sebaik yang kamu kira, aku sudah sangat kotor dan juga status ku sekarang, kamu laki laki lajang dan aku janda, kamu laki laki baik Daf kamu berhak mendapatkan wanita yang lebih baik tidak seperti aku ini" kata Bintang yang tak tahan lagi menahan air mata nya.


Melihat wanita yang di cintai nya menangis Daffa langsung menarik Bintang kedalam pelukan nya, memeluk nya dengan sangat erat begitu juga dengan Bintang membalas memeluk Daffa yang beberapa kali me nge cup pucak kepala nya."aku ini wanita kotor....."


Daffa mengurai pelukan nya kemudian meletakan jari telunjuk nya di bi bir se xy Bintang. "sssssssttttttt.....jangan pernah sebut diri kamu kotor!" kata Daffa pada Bintang.


Bintang merasa ini tidak benar, lebih tidak adil untuk Daffa yang notabane nya adalah laki laki baik, Bintang ingin Daffa tau siapa diri nya sebenar nya berharap setelah ini Daffa bisa membuang perasaan terhadap nya, karena Bintang juga masih trauma dengan nama nya cinta. "kamu tidak tau saja aku putusin kamu karena apa? aku memang kotor dan tidak pantas untuk kamu, aku ini seorang mantan pe......mmmmmmmmppphhh......" Bintang tidak bisa melanjutkan bicara nya karena Daffa men ci um bi bir nya.


Daffa tidak ingin Bintang melanjutkan omongan nya, tidak ingin mendengar Bintang menyebut diri nya sendiri dengan sebutan yang Daffa sudah tau karena Daffa sudah melidik nya dan sebagian Daffa dapat info dari Rendy yang ia paksa untuk menceritakan pada Daffa, meski sempat kaget dan kecewa namun rasa cinta nya pada Bintang lebih besar dari rasa kecewa itu karena bagaimana pun Daffa laki laki pertama yang menyentuh Bintang dan Daffa tidak akan mempermasalahkan masa lalu Bintang.


______******_____


Sedangkan Zeno membawa Anggi keapartemen yang dulu ia tempati bersama Bintang, Zeno membayangkan saat ini diri nya ber cin ta dengan Bintang karena begitu merindukan mantan istri tercinta yang sudah ia sakiti, kali ini Zeno akan bermain lembut karema meanggap Anggi adalah Bintang tapi setelah ini di ronde kedua Zeno akan meluapkan rasa amarah dan emosi nya di ronde kedua.pada Anggi, anggap saja Zeno sudah tidak waras lagi karena Bintang dan memang seperti nya Zeno tidak waras lagi, sedangkan orang yang mengikuti Zeno tadi tidak bisa masuk karena unit apartemen Zeno berbeda lantai dengan yang lain karena tidak bisa sembarang bisa masuk karena harus menggunakan kartu akses khusus yang hanya Zeno memilikinya karena apartemen ini adalah salah satu.milik Zeno jadi sengaja Zeno buat untuk privasi nya sendiri.


"sssssssstttthhhhhh....aaaaaaagghhh...." Zeno memainkan li dah nya di lubang ke nik mat an milik Anggi.


"aaaaaaggghhhhhh.... aaaagghhhhh... aaaggghhhhh....." de sah Anggi saat jari dan li dah Zeno dengan lihai nya bermain main di lubang ke nik mat an milik nya.


"Zeennn.... aaahhhh...."


"kenapa sayang .. ?" tanya Zeno dengan suara serak nya karena menahan gai rah, Zeni bemar benar membayangkan diri nya ber cin ta bersama Bintang.

__ADS_1


"aaaaaahhhhhhh... Zennhh... aaghh..."


"aaahhh.... aaahhh...aahhh... oooohh... mmmmppphhh.... aaaahhh....Zennhh.. aahhhh.. eenennaakkkk...." Anggi merucau tak karuan sembari men de sah merasakan sangat nik mat.


Zeno semakin semangat menggerakan jari nya semakin cepat. "AAAAGGGHHHH... NNOOOO.... ZZEEEENNNHHH...AAAAHHHHHHH...." Anggi berteriak tidak perduli karena Anggi tau tidak akan ada yang mendengar nya.


Kali ini Anggi merasakan nik mat sekaligus geli luar biasa hingga akhir nya."AAAAAAAGGGGGGHHHH......"


*ssssssssssssrrrrrrtttt...* teriakan Anggi di iringi dengan keluarnya air kencing Anggi.


"hhhhuuuhhh...aaaaahhhh....yyyaaaa sayaangg jangan di tahan!" kata Zeno men de sah sambil terus menggerakan cepat jari nya.


"ZZZZZZEEENNNNHHHH....SSSTTTOOPP....AAAHHHH....."


*sssssssrrrrrdttttt..* Anggi kembali terkecing.


*sssrrppp,,,ssssrrrpppp..* Zeno tanpa jijik men ji lat , me ngi sap milik anggi yang terkencing.


"aaaaaaggghhh....aaaagghhh...aaaghhhh" Anggi men de sah karena Zeno langsung memasukan senjata kedalam lubang milik nya, tanpa Zeno ketahui kegiatan nya sekarang sudah terekam di kamera kecil yang Anggi bawa dalam tas yang memang sudah di modifikasi lebih dulu untuk meletakan kamera kecil yang sepintas terlihat hanya seperti aksesoris permata tas .


~BERSAMBUNG~


๐Ÿ’“๐Ÿ’“ hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“๐Ÿ’“SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR๐Ÿ’“๐Ÿ’“


๐Ÿ’“ I LOVE YOU ALL ๐Ÿ’“

__ADS_1


__ADS_2