
⚠️ tinggalin jejak nya setelah membaca biar tambah semangat lagi authornya🥰😘 terimakasih juga yang udah doain kesembuhan author🥰😘
Semakin banyak Like, hadiah, vote dan komen dari kalian semakin semangat author menghalu menulis cerita novel nya 😘🥰☺️ Jadi jangan pelit pelit ya sayang sayang nya author kasih LIKE,HADIAH,VOTE dan KOMEN NYA😍😍
_____❣️❣️❣️❣️____
Pundak Bastian di tarik kasar seseorang dari belakang membuat Bastian menghentikan langkah nya dan berpaling untuk melihat siapa orang yang menarik pundak nya. "breng sek apa yang sudah lo perbuat dengan Bintang?" Daffa merebut Bintang yang ada dalam gendongan Bastian.
Daffa mendudukan Bintang di sebuah kursi yang ada disana. "breng sek !" Daffa memukul wajah Bastian membuat Bastian tersungkur dan hidung nya mengeluarkan darah, setelah itu Daffa pergi dengan menggendong Bintang.
"Bee, kamu kenapa sayang?" tanya Daffa yang saat itu melihat ada yang tidak beres dengan Bintang.
"mmmmmhhh... Daffa sayang, sentuh aku, ini ahhhhh.... sangat menyiksa rasa nya" kata Bintang dengan men ci um ci um leher Daffa.
Melihat ini Daffa sudah tau apa yang di lakukan Bastian dengan Bintang, untung nya Daffa tadi memaksa Bintang untuk mengatar nya, Daffa berjalan dengan cepat menuju mobil nya dengan Bintang yang ada dalam gendomgan nya, setelah itu Daffa memasukan Bintang kedalam mobik dan membawa Bintang dengan kecepatan tinggi menuju apartemen milik Daffa karena tidak mungkin Daffa membawa Bintang kerumah nya atau kerumah Bintang karena ada orang tua mereka dan Daffa tidak ingin orang tua mereka melihat keadaan Bintang seperti sekarang.
"Bastian bang sat, awas saja aku gak akan diam kalo ada yang menyakiti Bintang" rutuk Daffa dalam hati nya.
Sesampai nya di apartemen nya Daffa membawa Bintang yang dari tadi men ci um serta men ji lati leher dan daun telinga nya, saat Daffa meletakan Bintang di kasur nya Bintang menarik Daffa dan langsung me lu mat bi bir Daffa dengan sangat bergai rah semakin lama semakin menuntut dan Daffa pun ikut hanyut karena Bintang yang sejak tadi terus memancing nya, Daffa juga tidak melihat Bintang, padahal yang Daffa inginkan dia akan menyentuh Bintang kembali saat malam pertama mereka nanti namun apalah daya kalo sudah terjadi seperti ini.
"mmmmmhhhhh......" de sah Bintang dalam tautan bibirnya dengan Daffa.
"uuuuhhhh.....sssssstthhh......" de sah Bintang saat Daffa mulai menci um leher dan turun kegunung kembar nya.
__ADS_1
"aaahhhh... Daaafff...." Daffa mengi sap pu ti ng nya dan berhenti sejenak menatap wajah Bintang di lihat nya Bintang sangat tersiksa.
"Bee..." lirih Daffa melihat wanita yang sangat dicintai nya tersiksa, Daffa bersumpah dalam hati nya tidak.akan membiarkan satu orang pun yang bisa menyakiti Bintang nanti.
"Daff, ayo sentuh aku sayang!" kata Bintang.
Daffa kemabli mengi sap pu ti ng Bintang sambil me re mas - re mas dengan tangan kanan nya, sedangkan tangan kiri nya di gunakan Daffa mengocok lubang kenik ma tan Bintang menggunakan dua jari nya.
"aaahhh...." desah Bintang.
"aaahhh.... oooohh... yyaaaaaahhh...teruussss sayang...." racau Bintang.
"mmmmmpphhh......mmmppphhh...." Daffa melu mat bibir Bintang dengan liar yang di balas Bintang tak kalah liar dengan tangan Daffa yang masih me re mas dan mengocok lubang kenik ma tan milik Bintang.
"aaahhh....aahhh...aahhhh.."
"aahhh....ooohhh...mmmhhh...aahhhhh..Dafh"
"aaaahhhhhh......." cairan kenik matan keluar dari lubang milik Bintang yang langsung disedot Daffa di isap dan di ji lat nya.
Daffa mengarahkan senjata nya yang besar dan panjang besar tak kalah dengan senjata milik Zeno ke lubang ke nik matan milik Bintang.
jlleeebbb
__ADS_1
"aaahhhhhh...." de sah an keluar dari mulut Bintang dan Daffa.
"aaahhhh....aahhhh....Bee punya kamu masih sangat sempit ini sungguh nikmatt..aahhh..." racau Daffa.
"aaahhhh....ahhhh....oohhhh..Bee... aahhh..."
"Daffhh... ahhh.... ahhh...lebih cepat sayang...." de sah Bintang .
"aaahhh... ahhhh...aahhhh.... " de sah an saling bersahutan hingga memenuhi seisi kamar.
Hampir dua jam dengan berbagai macam gaya Daffa dan Bintang akhir nya sama sama sampai di puncak nya. "aaahhhh.... Dafff,, akkuuhhhh ... ahhhhhh" de sah Bintang.
*plllaakk... plllaakk.. plakkk* Daffa menampar bo ko ng Bintang yang sintal dan montok itu karena posisi Bintang me nung ging.
"yaaa sayang,,aaahhhh.... sama sama... aku juga mau keluar... ahhhh.."
"aahhh...aahhhh....aaaaaaaaahh... aahhhhhhhhhhhhhh....." Daffa dan Bintang sama sama mencapai.puncak nya.
~BERSAMBUNG~
💓💓 hai terimakasih sudah membaca dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian kasih LIKE, VOTE, KOMEN nya ya guys biar tambah semangat author nya💓💓
💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓
__ADS_1
💓 I LOVE YOU ALL 💓