Secret Of Starlight

Secret Of Starlight
BAB 51


__ADS_3

⚠️ Autor minta maaf ya guys up nya gak bisa banyak, tapi autor usahain up nya setiap hari 😘


⚠️ terimakasih untuk yang sudah membaca dan masih setia menunggu autor up episode lanjutan jangan lupaLIKE, VOTE, BUNGA, KOPI, KOMEN.


_____❣️❣️❣️❣️❣️_____


"eeennngggghhhhhh" aku tersadar dari pingsan ku.


"Bintang alhamdulillah lo udah sadar, ini minum dulu!" Chelsi menyerahkan gelas berisi air.


Aku menyambutnya meminum sampai habis, kemudian menyerahkan kembali gelas yang sudah kosong ke Chelsi, aku melihat bukan hanya ada Chelsi saja tapi ternyata juga ada Andi mungkin Chelsi yang mengabari Andi.


Aku teringat rekaman cctv tadi, aku bangun mengambil ipad yang ada di nakas, ruang kerja ku Zeno buat seperti di ruang kerja kantor nya ada kamar privasi di dalam ruang kerja dan disini lah aku berada, mungkin Chelsi dan Andi atau karyawan butik yang membantu memindahkan aku kesini.


"Bintang lo mau ngapain? lo baru sadar dari pingsan lo Bintang, ingat lo sedang hamil!" kata Chelsi pada ku.


Aku tidak menghiraukan Chelsi yang mengingatkan aku, aku hanya fokus ke Zeno,, aku melihat menuruskan rekaman cctv yang ternyata Zeno benar benar bre ng sek, bukan hanya dengan Yesi tapi Inez sekertaris nya juga lebih parah nya lagi Zeno main sama Inez dan Reza sama seperti Yesi tadi.


"omg .... ba ji ng an " umpat Chelsi melihat rekaman itu sedangkan Andi memilih diam.


Aku membuka dan memeriksa sadapan hp Zeno yang aku sadap kebetulan ada Andi, aku minta tolong melacak lokasi mobil Zeno yang sudah terpasang gps, aku juga menelpon Zeno karena dari itu aku bisa mendengarkan rekaman suara suara yang ada di sekitar hp nya Zeno.


"dapat, ini lokasi nya " kata Andi.


Kemudian kami membuka suara rekaman dari hp Zeno dan kami mendengar suara suara beberapa orang men de sah, kesabaran ku sudah habis aku mengambil kunci mobil ku berjalan keluar tidak perduli dengan Chelsi dan Andi yang memanggil ku.


"sini kunci nya gue yang bawa keadaan lo sedang emosi, kita gak mau lo sampai kenapa kenapa" kata Andi yang berhasil mengambil kunci mobil di tangan ku saat aku ingin masuk mobil.

__ADS_1


Aku langsung masuk kemobil tidak ada prostes atau keberatan pada Andi karena apa yang di bilang Andi itu memang benar, sekarang aku benar benar murka dengan Zeno dan jijik, cinta seperti nya sudah tidak ada cinta tapi hanya ada rasa murka , marah yang ada.


Sesampai nya di apartemen kami langsung saja masuk lift jangan heran kami tau di lantai dimana Zeno berada, kami tau karena untung nya hp Zeno lokasi nya aktif jadi sangat memudahkan kami mendapatkan lokasi Zeno.


Sesampai nya di muka pintu apartemen aku menekan bel dengan tubuh gemetar karena dari tadi menahan amarah dan emosi, tidak lama pintu terbuka terlihat seorang laki laki yang hanya memakai handuk di pinggang nya memperlihatkan tubuh yang berotot dan wajah yang tampan tapi masih tetap tampan Zeno.


Laki laki itu terlihat bingung melihat kedatangan kami. "maaf kalian sia...." belum selesai laki laki itu bicara aku langsung menorobos masuk, laki laki itu ingin berteriak namun Andi sudah memukul bagian tengkuk nya hingga orang itu jatuh pingsan.


Aku masuk di ikuti Chelsi sedangkan Andi membawa laki laki itu masuk meletakan dj sofa yang ada diruang tamu yang sangat beramtakan dan basah, bukan hanya itu saja kami juga mencium bau pesing dan melihat ada alat isap yang biasa di pakai pengguna narkoba.


Andi mefoto itu ntah lah aku tidak tau tujuan Andi dengan mefoto ruang tamu yang berantakan itu yang aku tau aku ingin membunuh Zeno saat ini juga.


Aku dan Chelsi mendengar suara de sah an yang terdengar dari dalam kamar, aku langsung membuka pintu kamar secara kasar dan betapa terkejut nya aku bukan hanya aku saja Chelsi pun juga sama terkejut dan syok melihat kenyataan nya yang ada di depan mata di mana Zeno dan Yesi, Reza dan Inez yang sedang asik ber cem bu.


""BA NG SAT, BI AD AB .... ZENOOOOOOOO" bukan aku yang berteriak tapi Chelsi yang mengumpat berteriak.


Tanpa membuka suara aku berjalan kearah Zeno dan Yesi yang sama sama masih polos. "sa-sayang.. ak-aku bisa jelas..." Zeno bicara terbata bata belum selesai Zeno bicara aku sudah memotong nya dengan.


*PLAAKKK... PLAAAAK*. Aku menampar pipi kiri dan kanan Zeno yang langsung terdiam.


*PLLAAAK...PLAAKK...* Aku juga menampar pipi kiri kanan Yesi.


"MENJIJIKKAN, BRE NG SEK, LAKI LAKI BIA DAB" emosi ku sudah tidak bisa ku tahan lagi aku berkata kata kasar serta memukul Zeno secara brutal, aku bukan lah wanita yang suci dan terlalu baik hati, aku hanya lah wanita biasa yang bisa marah dan sabar pun ada batas nya, aku tidak perduli lagi kalo dengan seperti ini aku di bilang istri durharka, yang jelas saat ini hati ku sakit, hancur, marah, kecewa jadi satu.


Aku terus memukul Zeno yang dari tadi diam. "Bintang sabar lo saat ini hamil, tahan emosi lo Bintang" kata Chelsi berusaha menangkan ku membawa aku sedikit menjauh dari Zeno.


Dengan nafas yang terengah engah menahan sesak didada, aku melihat Zeno yang berdiri melilitkan handuk di pinggang nya ingin mendekati aku, aku menatap tajam Zeno dan berkata. "STOP BRE NG SEK, STOP DI SITU JANGAN DEKAT DEKAT GUE JIJIK SAMA LO BRE NG SEK" kata ku pada Zeno yang langsung menghentikan langkah nya.

__ADS_1


Aku menatap tajam dan menghina empat orang yang ada di hadapan ku dan berkata. "menjijikan, tidak bermoral, kalian semua sama seperti BINATANG" kata ku kasar, aku benar benar emosi.


"jangan sok suci lo mantan wanita ja la ng, kalo gak Zeno nikahin lo sampai sekarang lo masih menjadi ja la ng, setiap hari melayani laki laki yang berbeda"


"YESI..." Hardik Zeno menatap tajam Yesi yang masih di kasur.


Mendengar itu aku langsung menatap tajam Yesi mengambil pas bungas dan langsung melempar kearah Yesi. "Bintang..." Chelsi yang tadi ingin mencegah menangkap tangan ku kalah cepat dengan gerakan tangan ku.


Aku berjalan kearah Yesi ingin memukul menendang wajah nya serta menyumpal mulut nya dengan hells yang aku pakai ini rasa nya tapi Zeno langsung menahan memeluk ku erat.


"lepasin ba ng sat!" aku berontak.


"sayang please aku tau aku salah tapi aku mohon jangan bertindak yang membahaya kan kamu dan baby kita" kata Zeno mendengar baby kita ah hati ku semakin hancur.


"sakit an ji ng, dasar wanita ja la ng, pe la cur si al an" umpat Yesi yang kepala nya berdarah.


Mendengar umpatan Yesi wanita yang tidak tau diri itu aku langsung menginjak kaki Zeno menendang senjata milik nya berhasil lepas dari Zeno aku melepaskan hells yang aku pakai melempar langsung kearah Yesi.


~bersambung~


⚠️⚠️ sekedar info tentang aplikasi yang Bintang gunakan buat menyadap hp Zeno itu dulu nya ada dan bisa di download di hp dengan sangat mudah.


⚠️⚠️ sebuah aplikasi yang bisa menyadap pesan, whattsap, merekam panggilan, mengetahui lokasi, album foto, log panggilan bahkan bisa merekam suara keadaan saat itu hanya dengan author memanggil/ miscall no hp yang author sadap dan dari aplikasi ini author mendengar rekaman saat itu orang yang author cintai menghianati terdengar jelas suara........males lanjutin nulis nya mengingatkan rasa sakit nya karena gara gara masalah ini dulu author sempat despresi, so PESAN DARI AUTHOR JANGAN TERLALU BUCIN, JANGAN TERLALU LEMAH JADI WANITA DAN KARENA KEBUCINAN KITA SELALU MEMAAFKAN KESALAHAN PASANGAN KITA YANG BERAKHIR KITA TIDAK DI HARGAI DAN PASANGAN KITA TERUS MENGULANG KESALAHAN NYA KARENA KITA SELALU MEMAAFKAN KESALAHAN NYA DENGAN BEGITU MUDAH NYA😅😅


💓💓SALAM CINTA, SAYANG DAN DAMAI DARI AUTHOR💓💓


💓 I LOVE YOU ALL 💓

__ADS_1


__ADS_2